Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Assesment and diagnosis abnormalitas

Posted by Dek Rizky On November - 3 - 2010

Pengumpulan Inform

  • Symtoms and hystory
    1. Current symtoms : gejala, keparahan, kronis, akut kapan di mulai, pengaruhnya terhadap kegiatan sehari hari
    2. Coping style : strategi adaptif maladaptif
    3. Self concept and concept symptoms : SC kuat lemah, keyakinan klien tentang apa yg keliru dan treatmen yang tepat.

    Kronis : ada riwayatnya, akut : tiba tiba parah, dan outside : sejak kapan

  • Recent event : kejadian akhir akhir ini. stressor dalam kehidupan client
  • Sejarah gangguan : gejala serupa pada masa lalu
  • Sejarah keluarga : apakah keluarga klien memiliki gangguan / gejala psikis

Psychological and neuropsychological fact

  • Psychal condition : kondisi medis yang mempengaruhi gejala
  • Drug and alcohol use :
  • Intelectual and logmative : apakah ada significant cognitive deficits?

Faktor social

  • Social resources : jumlah teman, anggota keluarga, duukungan sosial
  • Sosiokultural background : asal budaya,

alkulturasi : seberapa individu mengidentifikasi budaya asli dengan budaya yang dominan

Perkembangan emosi kognisi dan sosial

Posted by Dek Rizky On July - 13 - 2010

Pengantar

  • Peran emosi tidak hanya sebagai dependent variable melainkan berperan juga sebagai independent variable
  • Sebagai dependent variable: bahwa emosi merupakan dampak dari peristiwa sebelumnya, misalnya pola asuh orang tua akan mempengaruhi perkembangan emosi seorang anak, penghargaan (appraisal) yang diberikan lingkungan akan berpengaruh terhadap emosi seseorang, hasil olah pikir seseorang (fungsi kognitif) akan berpengaruh terhadap emosinya.

Peran emosi sebagai independent variable
Dapat dilihat pada topik berikut ini:

  • Kontribusi emosi terhadap kesehatan somatik (somatic health)
  • Kontribusi emosi terhadap kehidupan subjektif (subjective well-being)
  • Kontribusi emosi terhadap fungsi sosial (social functioning)

Kontribusi emosi terhadap kesehatan somatik (somatic health)

  • Pengaruh langsung
  • Pengaruh tidak langsung

Pengaruh langsung emosi terhadap kesehatan somatik

  • Stressor akan menyebabkan kondisi ketidakseimbangan secara fisiologis. Ketidakseimbangan kondisi fisiologis akan menyebabkan meningkatnya ketidaksehatan. Ketidaksehatan yang meningkat akan mempengaruhi predisposisi konstitusional. Predisposisi konstitusional akan menimbulkan ketidaksehatan secara spesifik
  • Any stressor ? physiological disequilibrium ? increased illness susceptibility ? constitutional predisposition ? specific illness

Pengaruh tidak langsung emosi terhadap kesehatan somatik

  • Relasi seseorang dengan lingkungan akan menimbulkan penghargaan (appraisal). Penghargaan akan menumbuhkan emosi tertentu dan strategi koping. Strategi koping juga berperan terhadap munculnya emosi tertentu. Strategi koping yang dipilih oleh seseorang akan menimbulkan ketidaksehatan tertentu. Di sisi lain, emosi tertentu akan menimbulkan gangguan fisiologis yang mengarah pada ketidaksehatan tertentu.

Pengaruh tidak langsung emosi terhadap kesehatan somatik
Person-environment relationship ? appraisal
specific emotion ? specific pattern of physiological disturbances

Appraisal

  • copyng specific illnes
  • Kontribusi emosi terhadap kehidupan subjektif (subjective well-being)
  • Appraisal (penghargaan) akan mempengaruhi emosi akut maupun mood (suasana hati) yang pada akhirnya akan mempengaruhi kehidupan subjektif seseorangKehidupan subjektif akan terlihat pada kemampuan unjuk diri (self –presentation), strategi koping (coping strategy)

Kontribusi emosi terhadap fungsi sosial (social function)

  • Banyak penelitian dilakukan oleh Psikolog tentang hal itu, terutama mengenai sejauhmana peran emosi negatif (misalnya kecemasan dan stress) terhadap performansi seseorang.
  • Negative emotion (emosi negatif, misal: kecemasan dan stres) akan berdampak pada strategi koping yang digunakan oleh seseorang. Strategi koping yang digunakan sering disebut dengan self-handicapping strategies.
  • Positive emotion (emosi positif, misalnya rasa cinta atau kasih sayang, bahagia) akan menimbulkan sikap prososial dan performansi positif.

Aplikasi Praktis

Posted by Dek Rizky On April - 6 - 2010

pengantar

  • Peran emosi tidak hanya sebagai dependent variable melainkan berperan juga sebagai independent variable
  • Sebagai dependent variable: bahwa emosi merupakan dampak dari peristiwa sebelumnya, misalnya pola asuh orang tua akan mempengaruhi perkembangan emosi seorang anak, penghargaan (appraisal) yang diberikan lingkungan akan berpengaruh terhadap emosi seseorang, hasil olah pikir seseorang (fungsi kognitif) akan berpengaruh terhadap emosinya.

Peran emosi sebagai independent variable

  • Dapat dilihat pada topik berikut ini:
  • Kontribusi emosi terhadap kesehatan somatik (somatic health)
  • Kontribusi emosi terhadap kehidupan subjektif (subjective well-being)
  • Kontribusi emosi terhadap fungsi sosial (social functioning) Read the rest of this entry »

Persepektif – persepektif teoritis psikologi klinis

Posted by Dek Rizky On April - 26 - 2009

Persepektif – persepektif teoritis psikologi klinis

Empat persepektif utama :

  1. Sistem biopsikososiopolitik
  2. stres dan coping
  3. Waktu dan perkembangan sepanjang siklus kehidupan. Development -> patterned change prosess. Development. Tahap – tahap perkembangan, perkembangan emosi dan seksual, perkembangan kognitif dan perkembangan sosial dan moral. variable penting : waktu dan perubahan -> risk dan protective factors.
  4. self. Corsini ( 1999 ) : totalitas dari semua karakteristik, atribut yang disadari maupun tidak, mental maupun fisik, yang dimiliki seseorang. Dalam bidang klinis : semua individu memiliki ide tentang seperti apakah dirinya, apa yang dapat dilakukannya, dan apa yang tidak dapat dilakukannya.

Sistem biopsikososiopol

  • Entitas yang dikaji adalah seperangkat unit yang saling berinteraksi dan bukan entitas yang terpisah; dan terorganisasi menjadi hierarki
  • Kontribusi : pandangan bahwa jika satu bagian / hubungan dalam satu sistem berubah maka fungsi seluruh sistem ikut berubah Read the rest of this entry »