Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Masa Pranatal

Posted by Dek Rizky On March - 25 - 2009

Masa Pranatal

Ada baiknya anda memahami masa perkembangan tidak hanya saat setelah lahir, namun penting juga mengerti bahwa ada masa perkembangan pranatal. Masa Pranatal adalah masa pra lahir. Masa perkembangan pranatal yang terjadi pada 2 minggu pertama pembuahan. Dimulai dari pembentukan zigot, zigot berjalan dari tuba valopi ke uterus, terjadi pembelahan dan zigot terbagi menjadi lapisan luar dan lapisan dalam. Lapisan luar berkembang menjadi placenta atau ari – ari, tali pusar dan selaput pembungkus janin. Lapisan dalam berkembang menjadi manusia baru. Lapisan dalam sel yang akan berkembang menjadi embrio dinamakan dengan Blastoscyst. Sedangkan lapisan luar yang akan menjadi asupan gizi bagi embrio dinamakan Trophpblast. Implantation adalah pelekatan zigot ke dinding rahim, kira – kira setelah pembuahan. Periode ini dinamakan Periode Geminal. Read the rest of this entry »

Mungkin yang anda maksud ini :

Met test 2

Posted by Dek Rizky On November - 10 - 2010

Informasi : Pengetahuan tentang lingkungan, menyimpan dan mengingat informasi, ambisi intelektual ( achievement ) dan minat / kepedulian terhadap lingkungan

Pengertian : kemampuan penggunaan commmon sense / keseimbangan praktis , penilaian terhadap situasi sosial, penyesuaian sosial dan perkembangan hati, nurani dan moral, pemahaman terhadap aturan dan kebiasaan.

Hitungan : Kemampuan bekerja dengan angka angka, konsetrasi dan perhatian, dan kesiagaan mental, dan kontak dengan realitas

Persamaan : kemampuan dalam membentuk konsep verbal, penalaran abstrak logis, dan kemampuan asosiatif dan ketrampilan verbal

Rentangan angka : kemampuan daya ingat jangka pendek, konsentrasi dan perhatian , dan kesiagaan mental

Perbendaharaan kata : kemampuan dalam menunjukkan kecerdasan umum, kemampuan belajar, keluasan pengetahuan, kekayaan gagasan, perkembangan bahasa dan daya ingat dan mencerminkan taraf pendidikan dan lingkungannya

Simbol angka : kemampuan dalam mempelajari tugas baru yang bersifat asosiatif, kecepatan dan ketepatan koordinasi visual motorik, ketajaman persepsi, kelenturan berpikir dan daya ingat jangka pendek

Melengkapi gambar : kemampuan dalam membedakan detail penting dan tidak penting, ketajaman persepsi terhadap detail dan konsentrasi dan perhatian.

Rancangan balok : kemampuan dalam mengukur persepsi, kemampuan dalam memahami hubungan keruangan, koordinasi visual motorik dan kemampuan penalaran verbal.

Mengatur gambar : kemampuan dalam penalaran non verbal , antisipasi terhadap akibat suatu kejadian dan kemampuan dalam menggali intelijensi sosial

Merakit objek : kemampuan dalam daya orgasnisasi visual, koordinasi persepsi visual motorik, kemampuan sintesa, koordinasi cara kerja, cara berpikir, cara merespon terhadap kegagalan, frustasi, kecemasan dan kreativitas / fleksibelitas.

Kemampuan memusatkan daya pikir : Hitungan, melengkapi gambar, rentang angka

ORganisasi persepsi : simbol angka, merakit obejek, dan merancang balok.

Pemahaman verbal : Informasi, perbeendaharan kata, pengertian, persamaan

Pengantar Metodologi Penelitian Kualitatif

Posted by Dek Rizky On November - 5 - 2010

Paradigma Penelitian

Paradigma positivisme mengembangkan metode kuantitatif yang memandang gejala, lebih bersifat tunggal, statis dan konkrit. Paradigma postpositivisme mengembangkan metode kualitatif yang memandang realitas social sebagai sesuatu yang holistic / utuh, kompleks, dinamis dan penuh makna.

Metode kualitatif sering disebut : Metode penelitian natularistik -> karena penelitian dilakukan pada kondisi alamiah ( natural setting )

Metode etnographi : karena pada awalnya metode ini lebih banyak digunakan untuk penelitian barang antrophologi budaya

Metode kualitatif : karena data yang terkumpul dan analisisnya lebih bersifat kualitatif

Pengertian metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yangdigunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci. Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi ( menggunakan berbagai sumber berbagai teknik scara simultan untuk mendapatkan data yang pasti), analisis data bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makana daripada generalisasi

Perbedaan kualitatif dengan kuantitatif : aksioma ( pandangan dasar ) , karakteristik penelitian, proses penelitian.

Aksioma : kualitatif bersifat realitas yang ganda, holistic, dinamis, hasil konstruksi dan pemahaman. Hubungan peneliti dengan yang diteliti yang interaktif tidak dapat dipisakan. Hubungan variabel yang timbal balik dan interaktif. Kemungkinan generalisasi transferability hanya mungkin dalam ikatan konteks dan waktu. Peranan nilai nya terikat nilai.

Dalam penelitian kualitatif desain topik nya umum, fleksibel, berkembang, tampil dalam proses penelitian. Mempunyai tujuan untuk memperoleh pemahaman makna “verditehen”, menggambarkan realitas yang kompleks. Teknik penelitian nya dengan observasi, observasi partisipan, in depth interview, dokumentasi, triangulasi. Instrumennya peneliti sebagai instrumen, buku catatan , dan tape recoreder. Datanya deskriptif, dokumen pribadi , catatan laporan, ucapan responden, dokumen. dll. Sampelnya kecil, purposive, snowball. Berkembanga selaama proses penelitian. Analisis terus menerus sejak awal sampai dengan akhir, induktif, mencari pola, model atau tema. Hubungan dengan responden empati, akrab, kedudukan sama, setaraf, dan berjangka lama. Usulan desainnya singkat, literatur yang digunakan bersifat sementara, tidak menjadi pegangan utama, prosedur bersifat umum seperti akan merencanakan tour, masalah bersifat sementara dan akan ditemukan setelah studi pendahuluan, tidak dirumuskan hipotesis, fokus penelitian ditetapkan setelah diperoleh data awal dari lapangan. Kapan penelitian dianggap seleseai jika setelah tidak ada data yang dianggap baru. Kepercayaan terhadap hasil penelitian pengujuan kredibilitas, dependenbilitas, proses dan hasil.

Kapan metode kualitatif digunakan? Bila masalah penelitian belum jelas memahami makna dibalik data yang tampak, untuk memahami interaksi sosial, memahami perasaan orang, untuk mengembangkan teori, untuk memastikan kebenaran data, meneliti sejarah perkembangan.

Kompetensi peneliti kualitatif : memiliki wawasan yang luas dan mendalam tentang bidang yang akan diteliti, mampu menciptakan rapport kepada setiap orang yang ada pada kontesk sosial yang akan diteliti. memiliki kepekaan untuk melihat setiap gejala yang ada pada objek penelitian ( konteks sosial ), Mampu menggali sumber data dengan observasi partisipan dan wawancara mendalam secara triangulasi serta sumber sumber lain. Mampu menganalisi data secara induktif berkesinambungan mulai dari analisis deskriptif, domain, komponensial, dan tema kultural / budaya. Mampu menguji kredibilitas dependabilitas, konfirmabilitas, dan transferalita hasil penelitian. Mampu menghasilkan temuan pengetahuan, hipotesi atau ilmu baru. Mampu membuat laporan secara sitematis, jelas lengkap dan rinci

Sickness Illness disease

Posted by Dek Rizky On July - 18 - 2010

PENGERTIAN SAKIT (illness)

Sakit merupakan proses dimana fungsi individu dalam satu atau lebih dimensi yang ada mengalami perubahan atau penurunan bila dibandingkan dengan kondisi individu sebelumnya.

Sakit adalah keadaan dimana fisik, emosional, intelektual, sosial, perkembangan, atau seseorang berkurang atau terganggu, bukan hanya keadaan terjadinya proses penyakit.

Oleh karena itu sakit tidak sama dengan penyakit. Sebagai contoh pasien dengan Leukemia yang sedang menjalani pengobatan mungkin akan mampu berfungsi seperti biasanya, sedangkan pasien lain dengan kanker payudara yang sedang mempersiapkan diri untuk menjalani operasi mungkin akan merasakan akibatnya pada dimensi lain, selain dimensi fisik.

Perilaku sakit merupakan perilaku orang sakit yang meliputi: cara seseorang memantau tubuhnya; mendefinisikan dan menginterpretasikan gejala yang dialami; melakukan upaya penyembuhan; dan penggunaan sistem pelayanan kesehatan. Read the rest of this entry »

Soal UAS Kesehatan Mental

Posted by Dek Rizky On July - 18 - 2010
  1. Kesehatan jiwa adalah kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosi yang optimal diri seseorang dan perkembangan itu selaras dengan keadaan orang lain, merupakan pengertian kesehatan jiwa menurut …….
    1. a. UU No 3 1966
    2. UU No 4 1966
    3. UU No 3 1965
    4. UU No 4 1965
  2. Menurut model psikoanalisa, gangguan jiwa disebabkan karena tidak terselesaikannya konflik-konflik pada tahap perkembangan sebelumnya, penyimpangan perilaku pada masa dewasa dipengaruhi oleh perkembangan pada masa anak-anak perkmbangan kepribadian mempunyai beberapa fase yaitu, kecuali……
    1. Fase oral 0-1 tahun
    2. Fase anal 1-3 tahun
    3. c. Fase Genetalia 3-5 tahun
    4. Fase laten 5-12 tahun
  3. Ciri khas gangguan jiwa adalah sebagai berikut, kecuali……
    1. Klien tidak merasa dia sakit
    2. Klien curiga pada obat sebagai racun
    3. c. Klien mau minum obat
    4. Klien menyimpan obat untuk bunuh diri
  4. Ansietas adalah kekhawatiran yang tidak jelas dan menyebar berkaitan dengan perasaan yang tidak pasti dan tidak berdaya merupakan pendapat dari….
    1. a. Stuart (1995)
    2. David.A.Tomb. (1993)
    3. Laria (1998)
    4. As Hornby
  5. Terapiutik merupakan kata sifat yang dihubungkan dari pertumbuhan  dapat diartikan bahwa komunukasi terapiutik adalah komunikasi direncanakan secara sadar,tujuan dan kegiatanya difokuskan untuk penyembuhan klien ,merupakan pendapat dari….
    1. As Hornby
    2. Stuart
    3. David.A.Tomb
    4. Laria
  6. Hubungan terapiutik perawat klien berbeda dengan hubungan sosial sehari-hari. Dalam melakukan  komunikasi terapiutik ada 4 tahapan yang dilakukan yaitu sebagai berikut,kecuali…
    1. pra interaksi
    2. Orientasi
    3. c. Re Orientasi
    4. Tahap kerja
  7. Menetapkan iklim rasa saling percaya,merumuskan kontrak (memperkenalkan diri,penjelasan,tanggung jawab,harapan,tujuan)merupakan fase hubungan komunikasi antara perawat-klien pada fase….
    1. Pra interaksi
    2. b. Orientasi
    3. Re orientasi
    4. Tahap kerja
  8. Sifat hubungan terapiotik pada tujuan hubungan perawat denagn klien diantaranya sebagai berikut….
    1. a. Ketidak sadaran diri
    2. Identitas pribadi
    3. Kemampuan untuk membentuk suatu keintiman
    4. Meningkatkan fungsi dan kemampuan terhadap kebutuhan
  9. Kemauan dalam hidupan klien agar dapat merasakan pikiran dan perasaan tanpa kita terlarut didalamnya adalah menurut pengertian dari dimensi respon…..
    1. Keiklasan dan kesejatian
    2. Menghargai
    3. c. Impati
    4. Kongkrit

10.  Dimensi respon membawa klien pada tingkat pemikiran diri tinggi dilanjutkan dengan dimensi tindakan sebagai berikut,kecuali…. Read the rest of this entry »

Mungkin yang anda maksud ini :