Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Teknik teknik seleksi

Posted by Dek Rizky On July - 16 - 2010

Yaitu menggunakan

  1. Tes pengetahuan akademik, yang bertujuan untuk mengetahui tingkat penguasaan materi pengetahuan akademik calon pekerja. Materi tes yang diberikan harus disesuaikan dengan bidang pendidikan dan tingkat pendidikan. Di samping itu pula diberikan materi tes yang berhubungan dengan bidang pekerjaan yang ditawarkan.
  2. Tes psikologis
    • Test bakat ( aptitude test ) yaitu mengukur kemampuan potensi ( IQ ) , bakat khusus seperti bakat ketangkasan mekanik, kemampuan juru tulis, kemampuan daya abstraksi, kemampuan berhitung, kemampuan daya analis, kemampuan perencanaan, kemampuan sintesa, kemampuan persepsi calon pekerja.
    • Test psiikologi yang digunakan antara lain : otis employment test, the adaptability test, the wesman personnel classification test, test of cognitive ability, test of mechanical ability
    • Test kecenderungan untuk berprestasi ( achievement test ), tes ini untuk mengukur ketrampilan dan pengetahuan calon pekerja, baik secara oral maupun tertulis
    • Test minat bidang pekerjaan ( vocational interest ) , tes ini mengukur suatu ajabatan atau bidang pekerjaan. Melalui test ini dapat diketahui apakah pilihan pekerjaan calon pekerja sesuai dengan minatnya. Minat di bidang pekerjaan yang dimaksud adalah :
      • outdoor ( peneliti lingkungan, bertani, beternak, pengawas hutan )
      • mechanical ( ahli tehnik, montir , operator ),
      • computational ( akuntan, kasir, pemegang buku )
      • scientific ( dokter, insinyur, ahli kimia, pilot, perawat, ahli ilmu pengetahuan )
      • persuasif : aktor , artis, penyiar radio, pelayan toko, pengarang, ahli hukum
      • artistik : pelukis, arsitek, perancang, penata rambut
      • literaty : penulis, novel, sejarawan, pengajar, wartawan. editor, ahli perpustakaan, kritikus drama
      • musical : penyanyi, pemain alat musik, pagelaran konser
      • social service : perawat, pramuka, penyuluh dan pekerja sosial
      • clerical : akuntan, juru arsip, sekertaris, ahoi statistika, pengelola lalu lintas

      Test yang digunakan adalah Kuder preference record vocational test

    • Test kepribadian ( personality test ) test ini mengukur kedewasaan emosi, kesukaan bergaul, tanggung jawab, penyesuaian diri, objektivitas diri, simptom ketakutan. Test yang digunakan antara lain adalah the minnesota multiphasic, personality inventory, baum test, warteg test, draw man test, HTP test
    • wawancara : pertemuan antara dua orang atau lebih  secara berhadapan ( face to face ) dalam rangka untuk mencapai tujuan tertentu, yaitu untuk mengetahui dan memperdalam data pribadi calon pekerja
    • Test kesehatan
    • biografi
    • home visit

Metode Assessmen Psikologi

Posted by Dek Rizky On September - 7 - 2009

Metode assessmen Psikologi sebagai berikut

Metode Assessment

  • Pengukuran assessment center disusun dengan merujuk pada aspek aspek requirements yang akan diukur. Pada dasarnya alat pengukuran tersebut terdiri atas :

Sejarah Singkat Perkembangan Psikologi Sosial

Posted by Dek Rizky On April - 12 - 2009

Sejarah singkat Perkembangan Psikologi Sosial

1908 sampai 1924 Masanya William Mc Dougall seorang biologi sosial yang memberikan teori pengaruh sosial dikarenakan naluri atau insting dan kemudian pada tahun 1924 dipatahkan oleh Floyd Allport mengatakan perilaku sosial tidak hanya dipengaruhi oleh insting, tetapi dari berbagai faktor, seperti kehadiran orang lain. Pada 1935 adalah zamanya Muzafir Sherif dan Kurt Lewin.

Metode Penelitian dalam research psikologi sosial. Research adalah upaya terstruktur dalam pengumpulan data – data informasi yang akan diolah dan dianalisa dan disintesakan melalui suatu metodologi ilmiah sehingga mendapatkan kesimpulan, dimana kesimpulan tersebut merupakan jawaban atas berbagai pertanyaan. Read the rest of this entry »

Skala stimulus & Validitas

Posted by Dek Rizky On January - 10 - 2011

P = f/n

S = bb + {( 0,50 – Pkb)/p } x i

Pkt = 1/2 p + pkb

Validitas di konsepskan sebagai sejauh mana tes mampu mengukur atribut yang seharusnya di ukur. Suatu alat ukur yang tinggi validitasnya akan menghasilkan eror pengukuran yang kecil artinya skor setiap subjek yang diperoleh alat ukur tersebut tidak jauh berbeda dari skor sesungguhnya.

Ada 3 konteks validitas dalam psikologi :

  1. Validitas penelitian
    Derajat kesesuaian hasil penelitian dengan keadaan aktual.
    Ada 2 sisi validitas ini :
    Validitas Internal : Mempersoalkan kesesuaian data hasil penelitian dengan keadaan aktual -> disimpulkan dari data data yg didapat; di perlukan instrument pengambilan data harus andal
    Validitas Eksternal : mempersoalkan kesesuaian data generalisasi hasil penelitian dengan keadaan aktual, diperlukan teknik samplingnya harus andal
  2. Validitas soal
    Derajat kesesuaian antara suatu soal dengan perangkat soal lain
    Ukuran valid soal adalah korelasi antara skor pada perangkat soal
    Isi valid soal adalah daya pembeda soal
    Valid soal bukan validitas tes
  3. Validitas test
    Derajat fungsi mengukur suatu test / derajat kecermatan ukur suatu tes
    ukuran validitas tes adalah arah isi, arah rekaan teoritis dan arah kriteria alat ukur
    Ada 3 kriteria : Content validity, construct validity, and criterion validity

Tipe Validitas

  1. Validitas isi
    Menunjukkan sejauh mana item item dalam tes mencakup keseluruhan kawasan isi yang hendak di ukur.
    Dilakukan dengan melihat apakah item item telah ditulis sesuai dengan blue print
  2. Validitas konstrak
    Menunjukan sejauh mana test mengukur konstrak / trait yang hendak di ukur

perumusan masalah dalam penelitian

Posted by Dek Rizky On April - 6 - 2010

Rumusan Masalah

sebaiknya dibuat dalam kalimat tanya

tujuan : untuk mengetahui hubungan x dan y

topik : singkat, jelas, sesuai dengan yang anda pilih, berkaitan satu dengan yang lain.

Setelah merumuskan masalah, kemudian mencari teori teori / konsep konsep / generalisasi yang dapat landasan agar peneliti mempunyai dasar yang kokoh untuk peneletian

Ada 2 macam sumber bacaan :

  1. Bersifat umum : buku teks, ensiklopedia, kamus
  2. bersifat khusus : jurnal penelitian, jurnal psikologi, buletin, laporan penelitian yang relevan, skripsi, thesis, disertasi

Pertimbangan pertimbangan memilih buku sumber :

  1. Buku bacaan relevan dengan masalah
  2. mutakhir

Jika sumber kepustakaan sudah terkumpul, maka dapat disusun dengan cara :

  1. Induktif 1 : dimulai dari fakta fakta kesimpulan umum
  2. deduktif : dari dalil dalil umum ke khusus
  3. interaktif : gabungan keduanya Read the rest of this entry »