Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Psikologi faal?

Posted by Dek Rizky On April - 5 - 2010

Mengapa perlu belajar faal?

  • body and mind, relation?
  • what role does the mind play?
  • does it control the nervous system?
  • It is a part of nervous system?

Akar sejarah

  1. Filsafat
    • bagaimana kita mepersepsi dan memahami realitas di sekitar kita? mind – body question?
    • metode ilmiah
  2. Biologis
    • metode eksperimen faal
    • kerangka kerja untuk mengintegrasikan penemuan dari banyak spesies : seleksi alam, evolusi, genetik
  3. Psikologi
    • Metode observasi dan analisis perlakuan
    • Pertanyaan teoritis

2 different approach of philosophy

  1. Dualism
    • realitas terbagi 2 : material dan spiritual
    • manusia : tubuh dan jiwa, yang terpisah.
      Jiwa mengendalikan tubuh, jiwa letaknya di otak karena mata telinga di kepala.
  2. Monism
    • Monism adopted by modern science
    • Kepercayaan bahwa realitas terdiri dari satu kesatuan, dimana mind adalah fenomena yang dihasilkan dari kerja / aktivitas fisik
    • Mind => sebuah konsekuensi fungsi fisik dan interaksinya dengan lingkungan Read the rest of this entry »

Psikologi terapi

Posted by Dek Rizky On January - 5 - 2010

Psikologi terapi : berpandangan humanistik, yakin bahwa dalam diri setiap orang itu terdapat potensi potensi untuk menjadi sehat dan tumbuh secara kreatif, memberikan pengaruh dan sikap yang keliru dari orang tua menyebabkan potensi yang keliru. Pengaruh yang merugikan itu dapat diatasi apabila individu tersebut mampu mandiri.

Teori fenomenologis : memberikan tekanan pada perasaan, pribadi yang terkait dengan ekspresi ikatan batin. Pandangan orang di identifikasikan dengan metode psikoterapi yang diciptakan dan dikembangkan disebut dengan non directive / client centered therapy ( tidak mengarahkan dan berpusat pada klien ) Read the rest of this entry »

Statistika

Posted by Dek Rizky On November - 1 - 2009

Statistik

Statistik dibagi menjadi 2 macam :

  1. Parametrik : untuk banyak subjek
  2. Non parametric : untuk sedikit subjek

Statistik sebagai alat untuk menghitung, menganalisis data, mengubah data.

Beberapa teori tentang kuantitas subjek

  1. Batas banyak dan sedikit adalah 12 orang
  2. Batas banyak sedikit adalah 30 orang ( umum )
  3. Batasnya 100 orang

Parametrik

  • Kurva normal, banyak dan sedikit jumlah sama.

Non parametric

  • Kurva tidak normal, tergantung kuantitas subjek

Populasi dan sample

  • Populasi : kumpulan subjek dalam 1 tempat ( bagian keseluruhan )
  • Sample : bagian dari populasi syarat -> populasi harus homogeny

Konsep sample dan populasi

  • Homogen : sample diambil sebagian kecil
  • Heterogen : sample tidak dapat diambil

S. Deskriptif : Statistik yang mengambil dari populasi

S. inferensial : dengan menghitung sample yang mewaikili populasi ( kesimpulan pada popuilasi )

Data
1. Ordinal
2. Nominal
3. Rasio
4. Interval

Data sederhana : diskip dan kontinyu

  • Diskrip : data dengan 2 pilihan / pasti , tidak bias dipecah pecah
  • Continue : data yang menggunakan penyerdehanaan ( contoh : umur, BB , dll )
    Contoh : 1. Jumlaah IQ 110 /120/100 deskrip, 2. Jenis iq superior average continue

Teknik sampling

Teknik mengambil sample

  1. Pendekatan random
    • Semua subjek punya peluang / hak yang sama jika memakai pendekatan ini harus memiliki kerangka subjek
      • Stratifikasi : bertingkat, sebagai cara untuk melihat suatu subjek tersebut homogen atau tidak
      • Proporsional : mengambil subjek dari segala stratifikasi , namun secara proporsional
      • Quota : mengambil berapa pun jumlah sample tanpa memperdulikan populasi, jumlah yang bias diterima dengan angka
      • Area : suatu tempat yang memiliki situasi berbeda
      • Cluster : penunjukan populasi yang relative kecil dan ada kesamaan
  2. Pendekatan Non random
    • Semua subjek punya peluang yang tidak sama
      • Purposive : teknik yang memiliki tujuan dan spesifik
      • Insidental : tidak berpatokan pada apapun ( asal asalan )
    • Paling utama memakaii pendekatan random, kalau tidak nilai kesimpulan akan lebih rendah

Statistik inferensial :
Mengapa hipotesis. Hipotesis dibagi menjadi dua :
1. Ho ( null ) : menggambarkan bahwa tidak ada keywords, hipotesis tidak ada
2. Ha ( alternative ) : menggambarkan bahwa ada perbedaan dan ada hipotesis
Keywords : perbedaan, pengaruh, hubungan

Uji hubungan
Variabel x : bebas => secara tidak langsung adalah “penyebab”
Y => tergantung => secara tidak langsung adalah akibat

Locus control internal : cara individu melihat dirinya sendiri
Locus control eksternal : cara individu melihat dari luar dirinya Read the rest of this entry »

Pembentukan kepribadian

Posted by Dek Rizky On October - 28 - 2009

Murray setuju dengan freud, bahwa kepribadian teridiri dari id,ego dan super ego.

Menurut murray :

Id : gudangnya impuls yang bersifat primitif dan disini sumber energi dan sumber segala motiv motiv yang dibawa sejak lahir. Berisi impuls impuls ke arah yang baik dan kearah yang jahat. Kekuatan kecenderungan kecenderungan berbeda beda antar individu , karena ada individual differences. Jadi tugas yang dihadapi dalam mengarahkan kecenderungan ID berlainan taraf kesulitannya.

Ego : ego tidak hanya menekankan / menaikkan impuls impuls / motiv tertentu , tetapi ego harus mengatur , mejadwal, mengontrol cara cara menyalurkan motiv motiv lain. Ego sejalan dengan teori psikoanalisis yang ego dipandang sebagai organisator dan integrator central tingkah laku. Sehingga keberhasilan ego mirip faktor penentu bagi penyesuaian diri individu. Read the rest of this entry »

Perbedaan psikodiagnostika dan assesment psikologi

Posted by Dek Rizky On October - 23 - 2009

Asesmen Psikologis dan Psikodiagnostika

Asesmen Psikologis

Istilah psikotes (atau psychological testing) kadang-kadang digunakan masyarakat untuk menggambarkan berbagai aktivitas dalam proses seleksi yang menggunakan pendekatan psikologis. Perlu diluruskan di sini bahwa psikotes sebenarnya hanyalah salah satu bagian dari proses tersebut. Keseluruhan rangkaian kegiatan itu lebih tepat disebut sebagai ASESMEN PSIKOLOGIS atau PEMERIKSAAN PSIKOLOGIS.

Menurut Gregory (1992) asesmen adalah etimasi mengenai tingkat maupun besarnya kecenderungan atribut psikis seseorang.

Asesmen (assessment) adalah kegiatan mengukur dan mengadakan estimasi terhadap hasil pengukuran atau membanding-bandingkan dan tidak sampai ke taraf pengambilan keputusan.

Asesmen psikologi selanjutnya disebut pemeriksaan psikologi ketika melakukan proses untuk mendapatkan gambaran atau pemahaman tentang seseorang individu yang selanjutnya akan digunakan dalam pengambilan keputusan.

Aspek yang digali dalam asesmen psikologis
[ad#kliksaya]

Pertama, aspek kecerdasan umum atau sering disebut inteligensi umum. Untuk mudahnya, bisa dikatakan inteligensi adalah kemampuan dasar seseorang untuk memahami dunia sekitar, yang pemahamannya itu bisa diaplikasikan untuk meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu isi tes atau tugas untuk menggali inteligensi umum biasanya mendorong seseorang menangkap hal-hal penting dari sesuatu dan mengerahkan daya analisis untuk menangkap hubungan di antara sejumlah komponen-komponennya. Read the rest of this entry »