Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Persepektif – persepektif teoritis psikologi klinis

Posted by Dek Rizky On April - 26 - 2009

Persepektif – persepektif teoritis psikologi klinis

Empat persepektif utama :

  1. Sistem biopsikososiopolitik
  2. stres dan coping
  3. Waktu dan perkembangan sepanjang siklus kehidupan. Development -> patterned change prosess. Development. Tahap – tahap perkembangan, perkembangan emosi dan seksual, perkembangan kognitif dan perkembangan sosial dan moral. variable penting : waktu dan perubahan -> risk dan protective factors.
  4. self. Corsini ( 1999 ) : totalitas dari semua karakteristik, atribut yang disadari maupun tidak, mental maupun fisik, yang dimiliki seseorang. Dalam bidang klinis : semua individu memiliki ide tentang seperti apakah dirinya, apa yang dapat dilakukannya, dan apa yang tidak dapat dilakukannya.

Sistem biopsikososiopol

  • Entitas yang dikaji adalah seperangkat unit yang saling berinteraksi dan bukan entitas yang terpisah; dan terorganisasi menjadi hierarki
  • Kontribusi : pandangan bahwa jika satu bagian / hubungan dalam satu sistem berubah maka fungsi seluruh sistem ikut berubah Read the rest of this entry »

Perkembangan kognitif

Posted by Dek Rizky On July - 13 - 2010

Kognisi adalah pengertian yang luas mengenai berpikir dan mengamati

dua kecenderungan individu hidup :

  • adaptasi ( asimilasi dan akomodasi )
  • organisasi -> mengintegrasikan proses proses menjadi sistem sistem yang koheren

Perkembangan kognitif menurut piaget

Klik disini

Lazarus mengemukakan teori tentang emosi yang menekankan pada appraisal atau penafsiran atau pengertian mengenai informasi yang datang dari beberapa sumber. Teori ini menyatakan bahwa emosi yang dialami itu merupakan hasil penafsiran atau evaluasi mengenai informasi yang datang dari situasi lingkungan dan dari dalam

Appraisal
dibedakan menjadi dua :

Primary appraisal :

  • bila sesuatu dirasa mengganggu maka akan ditaksir sebagai sesuatu yang tidak nyaman
  • jangka panjang atau pendek
  • akan ada respon yang stresfull atas apa yang terjadi
    ada 3 komponen :

    1. goal of relevance ( tujuan yang relevan )
    2. goal congruence ( tujuan yang cocok/sesuai/ harmonis /sebaliknya )
    3. type of ego involvement ( tipe ego yang muncul )

Secondary appraisal :

Coping options ( tindakan yang mencegah kerusakan atau yang menghasilkan manfaat atau kerusakan )

ada 3 komponen

  1. a blame or a credit ( menyalahkan atau menghargai )
  2. coping potential
  3. future expectations ( perubahan ke arah +- )

Issue seputar emosi

Posted by Dek Rizky On July - 13 - 2010

Apakah emosi itu?
Drever (1952) dalam Dictionary of Psychology:
Banyak definisinya, tetapi para psikolog sepakat bahwa emosi merupakan suatu keadaan yang kompleks dari organisme, yang ditandai oleh:

  • adanya perubahan keadaan di dalam tubuh (misalnya: nafas, detak jantung, sekresi kelenjar)
  • adanya perubahan keadaan mental ( kegembiraan, kegelisahan)
  • adanya perasaan yang sangat kuat,
  • biasanya menunjukkan impuls terhadap perilaku tertentu
  • Bila intensi emosi tinggi akan disertai dengan gangguan fungsi intelektual, disosiasi, dan kecenderungan terhadap tindakan yang kurang tepat

Lazzarus

Emosi : Internal experience, mental experience, dan affective experience

Unsur emosi : kognisi, afeksi dan perilaku

Issue Terkait Emosi

  • Bahasa emosi
  • Perbedaan antara emotion state & traits
  • Perbedaan antara emosi akut, suasana hati, dan psikopatologi
  • Perbedaan refleks sensori motorik, dorongan psikologis, dan emosi
  • Apakah aktivitas fisiologis diperlukan untuk menyatakan emosi?

Obseravable variable: action, physiologycal reaction, what people say, and environmental events and contexts

Non observable variable : action tendencies, subjective emotional experiences, person environment relitionship, coping processes, appraisal processes

Struktur mood : high positif affect, strong engagement, high negative affect, unpleasentness, low positif affect, disengagement, low negatiif affect, pleseantness

Perkembangan Emosi, Kognisi dan Sosial

Posted by Dek Rizky On April - 6 - 2010

By
Wiwien Dinar Pratisti
Fakultas Psikologi
Universitas Muhammadiyah Surakarta

pengantar

  • Why introduce into science an unneeded term, such as emotion, when there are already scientific terms for everything we have to describe?
  • I predict: the “will” has virtually passed out of our scientific psychology today; the emotion is bound to do the same.
  • In 1950 American Psychologist will smile at both these terms as curiosities of the past (pendapat yang kontra dengan pembahasan tentang emosi)
  • The emotions have always been of central concern to men.
  • In every endeavor, in every major human enterprise, the emotion are somehow involved.
  • Almost every great philosopher from Aristotle to Spinoza, from Kant to Dewey, from Bergson to Russell has been concerned with the nature of emotion and has speculated and theorized about its origins, expressions, effects, its place in the economy oh human life.
  • Theologians have recognized the significance of certain emotions in connection with religious experience and have made the training of emotions a central, if implicit, part of religious training.
  • Writers, artists, and musicians have always attempted to appeal to the emotions, to affects and move the audience through symbolic communication.
  • And the development in the last half century of psychoanalysis, clinical psychology, and psychosomatic medicine has brought the role of emotion in health and disease sharply to our attention (pendapat yang mendukung pentingnya mempelajari emosi) Read the rest of this entry »