Disleksia visual
dalam kelompok ini masih dibagi dalam dua golongan yaitu : mengalami kesulitan untuk diskriminasi huruf ( kesulitan membaca akibat kesalahan decoding ), kesulitan mengingat urutan visual, misal diminta menulis ibu tetapi menulis iub atau ubi.
Disleksia auditoris : disini juga dikelompokkan ke dalam empat golongan yaitu : kesulitan dalam diskriminasi auditoris, yaitu anak mengalami kesulitan dalam analisis fonetik, misalnya : anak tidak dapat membedakan kata, misalnya antara : katak, kakak, kapak dsb. Read the rest of this entry »