Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Skala stimulus & Validitas

Posted by Dek Rizky On January - 10 - 2011

P = f/n

S = bb + {( 0,50 – Pkb)/p } x i

Pkt = 1/2 p + pkb

Validitas di konsepskan sebagai sejauh mana tes mampu mengukur atribut yang seharusnya di ukur. Suatu alat ukur yang tinggi validitasnya akan menghasilkan eror pengukuran yang kecil artinya skor setiap subjek yang diperoleh alat ukur tersebut tidak jauh berbeda dari skor sesungguhnya.

Ada 3 konteks validitas dalam psikologi :

  1. Validitas penelitian
    Derajat kesesuaian hasil penelitian dengan keadaan aktual.
    Ada 2 sisi validitas ini :
    Validitas Internal : Mempersoalkan kesesuaian data hasil penelitian dengan keadaan aktual -> disimpulkan dari data data yg didapat; di perlukan instrument pengambilan data harus andal
    Validitas Eksternal : mempersoalkan kesesuaian data generalisasi hasil penelitian dengan keadaan aktual, diperlukan teknik samplingnya harus andal
  2. Validitas soal
    Derajat kesesuaian antara suatu soal dengan perangkat soal lain
    Ukuran valid soal adalah korelasi antara skor pada perangkat soal
    Isi valid soal adalah daya pembeda soal
    Valid soal bukan validitas tes
  3. Validitas test
    Derajat fungsi mengukur suatu test / derajat kecermatan ukur suatu tes
    ukuran validitas tes adalah arah isi, arah rekaan teoritis dan arah kriteria alat ukur
    Ada 3 kriteria : Content validity, construct validity, and criterion validity

Tipe Validitas

  1. Validitas isi
    Menunjukkan sejauh mana item item dalam tes mencakup keseluruhan kawasan isi yang hendak di ukur.
    Dilakukan dengan melihat apakah item item telah ditulis sesuai dengan blue print
  2. Validitas konstrak
    Menunjukan sejauh mana test mengukur konstrak / trait yang hendak di ukur

perumusan masalah dalam penelitian

Posted by Dek Rizky On April - 6 - 2010

Rumusan Masalah

sebaiknya dibuat dalam kalimat tanya

tujuan : untuk mengetahui hubungan x dan y

topik : singkat, jelas, sesuai dengan yang anda pilih, berkaitan satu dengan yang lain.

Setelah merumuskan masalah, kemudian mencari teori teori / konsep konsep / generalisasi yang dapat landasan agar peneliti mempunyai dasar yang kokoh untuk peneletian

Ada 2 macam sumber bacaan :

  1. Bersifat umum : buku teks, ensiklopedia, kamus
  2. bersifat khusus : jurnal penelitian, jurnal psikologi, buletin, laporan penelitian yang relevan, skripsi, thesis, disertasi

Pertimbangan pertimbangan memilih buku sumber :

  1. Buku bacaan relevan dengan masalah
  2. mutakhir

Jika sumber kepustakaan sudah terkumpul, maka dapat disusun dengan cara :

  1. Induktif 1 : dimulai dari fakta fakta kesimpulan umum
  2. deduktif : dari dalil dalil umum ke khusus
  3. interaktif : gabungan keduanya Read the rest of this entry »

Statistika

Posted by Dek Rizky On November - 1 - 2009

Statistik

Statistik dibagi menjadi 2 macam :

  1. Parametrik : untuk banyak subjek
  2. Non parametric : untuk sedikit subjek

Statistik sebagai alat untuk menghitung, menganalisis data, mengubah data.

Beberapa teori tentang kuantitas subjek

  1. Batas banyak dan sedikit adalah 12 orang
  2. Batas banyak sedikit adalah 30 orang ( umum )
  3. Batasnya 100 orang

Parametrik

  • Kurva normal, banyak dan sedikit jumlah sama.

Non parametric

  • Kurva tidak normal, tergantung kuantitas subjek

Populasi dan sample

  • Populasi : kumpulan subjek dalam 1 tempat ( bagian keseluruhan )
  • Sample : bagian dari populasi syarat -> populasi harus homogeny

Konsep sample dan populasi

  • Homogen : sample diambil sebagian kecil
  • Heterogen : sample tidak dapat diambil

S. Deskriptif : Statistik yang mengambil dari populasi

S. inferensial : dengan menghitung sample yang mewaikili populasi ( kesimpulan pada popuilasi )

Data
1. Ordinal
2. Nominal
3. Rasio
4. Interval

Data sederhana : diskip dan kontinyu

  • Diskrip : data dengan 2 pilihan / pasti , tidak bias dipecah pecah
  • Continue : data yang menggunakan penyerdehanaan ( contoh : umur, BB , dll )
    Contoh : 1. Jumlaah IQ 110 /120/100 deskrip, 2. Jenis iq superior average continue

Teknik sampling

Teknik mengambil sample

  1. Pendekatan random
    • Semua subjek punya peluang / hak yang sama jika memakai pendekatan ini harus memiliki kerangka subjek
      • Stratifikasi : bertingkat, sebagai cara untuk melihat suatu subjek tersebut homogen atau tidak
      • Proporsional : mengambil subjek dari segala stratifikasi , namun secara proporsional
      • Quota : mengambil berapa pun jumlah sample tanpa memperdulikan populasi, jumlah yang bias diterima dengan angka
      • Area : suatu tempat yang memiliki situasi berbeda
      • Cluster : penunjukan populasi yang relative kecil dan ada kesamaan
  2. Pendekatan Non random
    • Semua subjek punya peluang yang tidak sama
      • Purposive : teknik yang memiliki tujuan dan spesifik
      • Insidental : tidak berpatokan pada apapun ( asal asalan )
    • Paling utama memakaii pendekatan random, kalau tidak nilai kesimpulan akan lebih rendah

Statistik inferensial :
Mengapa hipotesis. Hipotesis dibagi menjadi dua :
1. Ho ( null ) : menggambarkan bahwa tidak ada keywords, hipotesis tidak ada
2. Ha ( alternative ) : menggambarkan bahwa ada perbedaan dan ada hipotesis
Keywords : perbedaan, pengaruh, hubungan

Uji hubungan
Variabel x : bebas => secara tidak langsung adalah “penyebab”
Y => tergantung => secara tidak langsung adalah akibat

Locus control internal : cara individu melihat dirinya sendiri
Locus control eksternal : cara individu melihat dari luar dirinya Read the rest of this entry »