Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Penegasan Kawasan Ukur

Posted by Dek Rizky On January - 10 - 2011

Manusia : memiliki dua dimensi yaitu dimensi fisik dan psikis

Masing masing dimensi ini memiliki atribut

Atribut fisik : tinggi badan, berat badan, suhu badan dll

batasan batasannya jelas dan mudah di terima secara universal

Atribut psikis : kecemasan, kecerdasan, emosi, motivasi, imajinasi, dll

  • Abstrak
  • Batasanya tidak selalu jelas dan tidak mudah diterima
  • Konsep dan teori lebih dari satu
  • Indikator perilakunya sering tumpang tindih dengan atribut lain

Untuk menjelaskan atribut psikologis tersebut dibuatlah suatu konstrak teoritis / hipotesis

Konstrak teoritis : deskripsi hipotetik, yang sengaja dibuat untuk menjelaskan fenomena psikologis dalam diri manusia. contoh : teori kecemasan, motivasi, keccerdasaan. Biasanya menjelaskan definisi, pengertian dan faktor faktor

Konstrak hipotesis inilah yang akhirnya akan melahirkan indikator indikator perilaku yang dipergunakan untuk mengukur atribut psikologis.

Konsep ada 2 jenis :

  1. Konsep yang jelas hubungannya dengan fakta / realita. contoh : konsep meja digunakan sebagai abstraksi dari semua karakteristik meja yang dapat diamati, yaitu mempunyai permukaan datar, memiliki kaki dan digunakan untuk aktivitas tertentu manusia
  2. Konsep yang lebih abstrak / lebih kabur hubungannya dengan realita /fakta. Konsep ini memiliki tingkat abstraksi yang lebih tinggi, dan sering disebut konstruk karena di kondisikan dari konsep yang lebih rendah tingkatannya. contoh : Kecerdasan, intensi prososial, kecemasan dll

Peranan konsep sangat besar karena di adalah yang menghubungkan dunia teori dan dunia observasi, antara abstraksi dan realita. Dalam ilmu psikologi lebih penting lagi karena realitas, psikologis banyak yang tidak dapat ditangkap oleh panca indera.

Proposisi

Hubungan yang logis antara 2 konsep, biasanya disajikan dalam bentuk kalimat pernyataan yang menunhukkan hubungan antara 2 konsep. Contoh : Perilaku manusia merupakan fungsi dari kepentingannya.

Teori : serangkaian asumsi, konsep, konstruk, definisi dan proposisi untuk menerangkan suatu fenomena sosial atau alami yang menjadi pusat perhatian penelitian

Variabel : operasionalisasi dari suatu konsep menjadi sesuatu yang memiliki variansi nilai. Caranya dalah dengan memilih dimensi tertentu konsep yang memiliki variansi nilai. Contoh : Badan -> tinggi badan, berat badan, bentuk badan

Hipotesa : Kesimpulan sementara sebagai hasil dari deduksi teori / proposisi yang perlu diuji kebenarannya. Contoh : Ingin menerangkan mengapa perilaku agresif lebih menonjol pada suatu lingkungan masyarakat tertentnu. Untuk itu diperlukan teori agerasi yang salah satu proposisinya menyatakan bahwa frustasi menyebabkan tindakan agresi. Dalam penelitian proposisi ini dijabarkan menjadi hipotesa. Misal : tindakan agresi lebih tinggi pada kelompok masyarakat yang kepadatan penduduknya lebih tinggi.

Definisi operasional : Unsur penelitian yang memberitahukan bagaimana caranya mengukur suatu variabel, atau semacam petunjuk pelaksanaan cara mengukur variabel. Contoh : tingkat kecerdasan seseorang ditunjuk kan oleh skor yang diperoleh dari tes kecerdasan.

Langkah awal perencanaan skala psiikologi adalah penegasan batas batas atribut yang hendak di ukur ( identifikasi tujuan dan kawasan ukur ) yang dilakukan dengan pemilihan konsep / konstrak hipotetik tertentu agar didapatkan indikator indikator perilaku yang tepat

Atribut psikologis -> konsep hipotesis (dimensi aspek) -> komponen faktor -> operasional ->Indikator perilaku (tidak)-> Item skala (ya)

perumusan masalah dalam penelitian

Posted by Dek Rizky On April - 6 - 2010

Rumusan Masalah

sebaiknya dibuat dalam kalimat tanya

tujuan : untuk mengetahui hubungan x dan y

topik : singkat, jelas, sesuai dengan yang anda pilih, berkaitan satu dengan yang lain.

Setelah merumuskan masalah, kemudian mencari teori teori / konsep konsep / generalisasi yang dapat landasan agar peneliti mempunyai dasar yang kokoh untuk peneletian

Ada 2 macam sumber bacaan :

  1. Bersifat umum : buku teks, ensiklopedia, kamus
  2. bersifat khusus : jurnal penelitian, jurnal psikologi, buletin, laporan penelitian yang relevan, skripsi, thesis, disertasi

Pertimbangan pertimbangan memilih buku sumber :

  1. Buku bacaan relevan dengan masalah
  2. mutakhir

Jika sumber kepustakaan sudah terkumpul, maka dapat disusun dengan cara :

  1. Induktif 1 : dimulai dari fakta fakta kesimpulan umum
  2. deduktif : dari dalil dalil umum ke khusus
  3. interaktif : gabungan keduanya Read the rest of this entry »

Statistika

Posted by Dek Rizky On November - 1 - 2009

Statistik

Statistik dibagi menjadi 2 macam :

  1. Parametrik : untuk banyak subjek
  2. Non parametric : untuk sedikit subjek

Statistik sebagai alat untuk menghitung, menganalisis data, mengubah data.

Beberapa teori tentang kuantitas subjek

  1. Batas banyak dan sedikit adalah 12 orang
  2. Batas banyak sedikit adalah 30 orang ( umum )
  3. Batasnya 100 orang

Parametrik

  • Kurva normal, banyak dan sedikit jumlah sama.

Non parametric

  • Kurva tidak normal, tergantung kuantitas subjek

Populasi dan sample

  • Populasi : kumpulan subjek dalam 1 tempat ( bagian keseluruhan )
  • Sample : bagian dari populasi syarat -> populasi harus homogeny

Konsep sample dan populasi

  • Homogen : sample diambil sebagian kecil
  • Heterogen : sample tidak dapat diambil

S. Deskriptif : Statistik yang mengambil dari populasi

S. inferensial : dengan menghitung sample yang mewaikili populasi ( kesimpulan pada popuilasi )

Data
1. Ordinal
2. Nominal
3. Rasio
4. Interval

Data sederhana : diskip dan kontinyu

  • Diskrip : data dengan 2 pilihan / pasti , tidak bias dipecah pecah
  • Continue : data yang menggunakan penyerdehanaan ( contoh : umur, BB , dll )
    Contoh : 1. Jumlaah IQ 110 /120/100 deskrip, 2. Jenis iq superior average continue

Teknik sampling

Teknik mengambil sample

  1. Pendekatan random
    • Semua subjek punya peluang / hak yang sama jika memakai pendekatan ini harus memiliki kerangka subjek
      • Stratifikasi : bertingkat, sebagai cara untuk melihat suatu subjek tersebut homogen atau tidak
      • Proporsional : mengambil subjek dari segala stratifikasi , namun secara proporsional
      • Quota : mengambil berapa pun jumlah sample tanpa memperdulikan populasi, jumlah yang bias diterima dengan angka
      • Area : suatu tempat yang memiliki situasi berbeda
      • Cluster : penunjukan populasi yang relative kecil dan ada kesamaan
  2. Pendekatan Non random
    • Semua subjek punya peluang yang tidak sama
      • Purposive : teknik yang memiliki tujuan dan spesifik
      • Insidental : tidak berpatokan pada apapun ( asal asalan )
    • Paling utama memakaii pendekatan random, kalau tidak nilai kesimpulan akan lebih rendah

Statistik inferensial :
Mengapa hipotesis. Hipotesis dibagi menjadi dua :
1. Ho ( null ) : menggambarkan bahwa tidak ada keywords, hipotesis tidak ada
2. Ha ( alternative ) : menggambarkan bahwa ada perbedaan dan ada hipotesis
Keywords : perbedaan, pengaruh, hubungan

Uji hubungan
Variabel x : bebas => secara tidak langsung adalah “penyebab”
Y => tergantung => secara tidak langsung adalah akibat

Locus control internal : cara individu melihat dirinya sendiri
Locus control eksternal : cara individu melihat dari luar dirinya Read the rest of this entry »