Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Psikologi Perkembangan

Posted by Dek Rizky On April - 6 - 2009

Silabus Psikologi Perkembangan

  • Cakupan Psikologi Perkembangan
  • Perkembangan – Pertumbuhan
  • Hukum – Prinsip Perkembangan
  • Periodisasi Perkembangan
  • Masa kehamilan dan pengaruhnya
  • Perkembangan masa anak : Fisik, Psikomotorik, bahasa, emosi, sosial, moral, seks, minat, kepribadian, dan kognisi
  • Tugas Perkembangan anak
  • Hambatan perkembangan anak

Cakupan Psikologi Perkembangan

  • Mengulas perkembangan individu sejak konsepsi sampai dengan menjelang remaja
  • Obyeknya adalah perkembangan manusia sebagai individu
  • Rentang usia perkembangan yang dilihat sejak terjadinya konsepsi sampai lanjut usia
  • Tinjauannya pada perkembangan yang berlaku universal ( umum )
  • Pengenalan metode dalam penelitian psikologi perkembangan

Perkembangan ( development ) dan Pertumbuhan ( growth ) Read the rest of this entry »

Met test 2

Posted by Dek Rizky On November - 10 - 2010

Informasi : Pengetahuan tentang lingkungan, menyimpan dan mengingat informasi, ambisi intelektual ( achievement ) dan minat / kepedulian terhadap lingkungan

Pengertian : kemampuan penggunaan commmon sense / keseimbangan praktis , penilaian terhadap situasi sosial, penyesuaian sosial dan perkembangan hati, nurani dan moral, pemahaman terhadap aturan dan kebiasaan.

Hitungan : Kemampuan bekerja dengan angka angka, konsetrasi dan perhatian, dan kesiagaan mental, dan kontak dengan realitas

Persamaan : kemampuan dalam membentuk konsep verbal, penalaran abstrak logis, dan kemampuan asosiatif dan ketrampilan verbal

Rentangan angka : kemampuan daya ingat jangka pendek, konsentrasi dan perhatian , dan kesiagaan mental

Perbendaharaan kata : kemampuan dalam menunjukkan kecerdasan umum, kemampuan belajar, keluasan pengetahuan, kekayaan gagasan, perkembangan bahasa dan daya ingat dan mencerminkan taraf pendidikan dan lingkungannya

Simbol angka : kemampuan dalam mempelajari tugas baru yang bersifat asosiatif, kecepatan dan ketepatan koordinasi visual motorik, ketajaman persepsi, kelenturan berpikir dan daya ingat jangka pendek

Melengkapi gambar : kemampuan dalam membedakan detail penting dan tidak penting, ketajaman persepsi terhadap detail dan konsentrasi dan perhatian.

Rancangan balok : kemampuan dalam mengukur persepsi, kemampuan dalam memahami hubungan keruangan, koordinasi visual motorik dan kemampuan penalaran verbal.

Mengatur gambar : kemampuan dalam penalaran non verbal , antisipasi terhadap akibat suatu kejadian dan kemampuan dalam menggali intelijensi sosial

Merakit objek : kemampuan dalam daya orgasnisasi visual, koordinasi persepsi visual motorik, kemampuan sintesa, koordinasi cara kerja, cara berpikir, cara merespon terhadap kegagalan, frustasi, kecemasan dan kreativitas / fleksibelitas.

Kemampuan memusatkan daya pikir : Hitungan, melengkapi gambar, rentang angka

ORganisasi persepsi : simbol angka, merakit obejek, dan merancang balok.

Pemahaman verbal : Informasi, perbeendaharan kata, pengertian, persamaan

Sickness Illness disease

Posted by Dek Rizky On July - 18 - 2010

PENGERTIAN SAKIT (illness)

Sakit merupakan proses dimana fungsi individu dalam satu atau lebih dimensi yang ada mengalami perubahan atau penurunan bila dibandingkan dengan kondisi individu sebelumnya.

Sakit adalah keadaan dimana fisik, emosional, intelektual, sosial, perkembangan, atau seseorang berkurang atau terganggu, bukan hanya keadaan terjadinya proses penyakit.

Oleh karena itu sakit tidak sama dengan penyakit. Sebagai contoh pasien dengan Leukemia yang sedang menjalani pengobatan mungkin akan mampu berfungsi seperti biasanya, sedangkan pasien lain dengan kanker payudara yang sedang mempersiapkan diri untuk menjalani operasi mungkin akan merasakan akibatnya pada dimensi lain, selain dimensi fisik.

Perilaku sakit merupakan perilaku orang sakit yang meliputi: cara seseorang memantau tubuhnya; mendefinisikan dan menginterpretasikan gejala yang dialami; melakukan upaya penyembuhan; dan penggunaan sistem pelayanan kesehatan. Read the rest of this entry »

Soal UAS Kesehatan Mental

Posted by Dek Rizky On July - 18 - 2010
  1. Kesehatan jiwa adalah kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosi yang optimal diri seseorang dan perkembangan itu selaras dengan keadaan orang lain, merupakan pengertian kesehatan jiwa menurut …….
    1. a. UU No 3 1966
    2. UU No 4 1966
    3. UU No 3 1965
    4. UU No 4 1965
  2. Menurut model psikoanalisa, gangguan jiwa disebabkan karena tidak terselesaikannya konflik-konflik pada tahap perkembangan sebelumnya, penyimpangan perilaku pada masa dewasa dipengaruhi oleh perkembangan pada masa anak-anak perkmbangan kepribadian mempunyai beberapa fase yaitu, kecuali……
    1. Fase oral 0-1 tahun
    2. Fase anal 1-3 tahun
    3. c. Fase Genetalia 3-5 tahun
    4. Fase laten 5-12 tahun
  3. Ciri khas gangguan jiwa adalah sebagai berikut, kecuali……
    1. Klien tidak merasa dia sakit
    2. Klien curiga pada obat sebagai racun
    3. c. Klien mau minum obat
    4. Klien menyimpan obat untuk bunuh diri
  4. Ansietas adalah kekhawatiran yang tidak jelas dan menyebar berkaitan dengan perasaan yang tidak pasti dan tidak berdaya merupakan pendapat dari….
    1. a. Stuart (1995)
    2. David.A.Tomb. (1993)
    3. Laria (1998)
    4. As Hornby
  5. Terapiutik merupakan kata sifat yang dihubungkan dari pertumbuhan  dapat diartikan bahwa komunukasi terapiutik adalah komunikasi direncanakan secara sadar,tujuan dan kegiatanya difokuskan untuk penyembuhan klien ,merupakan pendapat dari….
    1. As Hornby
    2. Stuart
    3. David.A.Tomb
    4. Laria
  6. Hubungan terapiutik perawat klien berbeda dengan hubungan sosial sehari-hari. Dalam melakukan  komunikasi terapiutik ada 4 tahapan yang dilakukan yaitu sebagai berikut,kecuali…
    1. pra interaksi
    2. Orientasi
    3. c. Re Orientasi
    4. Tahap kerja
  7. Menetapkan iklim rasa saling percaya,merumuskan kontrak (memperkenalkan diri,penjelasan,tanggung jawab,harapan,tujuan)merupakan fase hubungan komunikasi antara perawat-klien pada fase….
    1. Pra interaksi
    2. b. Orientasi
    3. Re orientasi
    4. Tahap kerja
  8. Sifat hubungan terapiotik pada tujuan hubungan perawat denagn klien diantaranya sebagai berikut….
    1. a. Ketidak sadaran diri
    2. Identitas pribadi
    3. Kemampuan untuk membentuk suatu keintiman
    4. Meningkatkan fungsi dan kemampuan terhadap kebutuhan
  9. Kemauan dalam hidupan klien agar dapat merasakan pikiran dan perasaan tanpa kita terlarut didalamnya adalah menurut pengertian dari dimensi respon…..
    1. Keiklasan dan kesejatian
    2. Menghargai
    3. c. Impati
    4. Kongkrit

10.  Dimensi respon membawa klien pada tingkat pemikiran diri tinggi dilanjutkan dengan dimensi tindakan sebagai berikut,kecuali…. Read the rest of this entry »

Mungkin yang anda maksud ini :

retardasi mental

Posted by Dek Rizky On July - 13 - 2010

Pendahuluan

Retardasi mental ialah keadaan dengan intelegensia yang kurang ( sub normal ) sejak masa perkembangan ( sejak lahir atau sejak mas anak ) . Biasanya terdapat perkembangan mental yang kurang secara keseluruhan, terapi gejala utama ialah intelegensi yang terbelakang. Retardasi mental disebut juga oligofrenia atau tuna mental

Retardasi mental bukan suatu penyakit walaupun retardasi mental merupakan hasil dari proses patologik di dalam otak yang memberikan gambaran keterbatasan terhadap intelektual dan fungsi adaptif. Retardasi mental dapat terjadi dengan atau tanpa gangguan jiwa atau gangguan fisik lainnya.

Hasil bagi IQ bukanlah merupakan satu satunya patokan yang dapat dipakai untuk menentukan berat ringannya retardasi mental. SEbagai kriteria dapat dipakai juga kemampuan untuk dididik atau dilatih dan kemampuan sosial atau kerja. Tingkatannya mulai dari taraf ringan, sedang sampai berat, dan sangat berat.

Klasifikasi retardasi mental menurut DSM IV – TR yaitu :

  1. Retardasi mental berat sekali
    IQ dibawah 20 – 25. sekitar 1 sampai 2 % dari orang yang terkena retardasi mental.
  2. retardasi mental sedang
    IQ sekitar 20 – 25 sampai 35-40. sebanyak 4% dari orang yang terkena
  3. Retardasi mental sedang
    IQ sekitar 35 – 40 sampai 50 – 55. sekitar 10% dari yang terkena
  4. Retardasi mental ringan
    IQ sekitar 50-55 sampai 70 sekitar 85% dari yang terkena

Etiologi

Penyebab kelaian mental ini adalah faktor dari keturunan atau tak jelas sebabnya. Keduanya di sebut retardasi mental primer, sedangkan yang sekunder di sebabkan oleh faktor luar yang mempengaruhi terhadap otak bayi dalam kandanguan anak

Retardasi mental menurut penyebabnya yaitu :

  • Akibat infeksi dan/atau intoksikasi
    Dalam kelompok ini termasuk keadaan retardasi mental karena kerusakan jaringan otak akibat infeksi intrakranial, karena serum, obat atau zat tosik lainnya
  • akibat rudapaksa atau sebab fisik lain
    rudapaksa sebelum lahir serta juga trauma lain, seperti sinar x, bahan kontrasepsi dan usaha melakukan abortus dapat mengakibatkan kelainan dengan retardasi mental. Rudapksa sesudah lahir tidak begitu sering mengakibatkan retardasi mental
  • Akibat gangguan metabolisme, pertumbuhan gizi
    semua retardasi mental yang langsung disebabkan  oleh gangguan metabolisme, pertumbuhan atau gizi
  • akiabt penyakit itaj yang nyata ( postnatal )
    retardasi mental akibat neoplasma ( tidak termasuk pertumbuhan sekunder karena rudapaksa atau perdagangan ) dan beberapa reaksi sel sel optik yang nyata, tetapi belum diketahui betul etiologinya
  • akibat kelainan kromosom
  • akibat prematur
  • akibat gangguan jiwa yang berat
  • akibat deprivasi psikososial

Kriteria diagnostik retardasi mental menurut DSM – IV – TR yaitu :

  1. Fungsi intelektual yang secara signifikan dibawah rata rata
  2. gangguan terhadap fungsi adaptif paling sedikit 2 misalnya
  3. Ohsetnya sebelum berusia 18 tahun