Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

perumusan masalah dalam penelitian

Posted by Dek Rizky On April - 6 - 2010

Rumusan Masalah

sebaiknya dibuat dalam kalimat tanya

tujuan : untuk mengetahui hubungan x dan y

topik : singkat, jelas, sesuai dengan yang anda pilih, berkaitan satu dengan yang lain.

Setelah merumuskan masalah, kemudian mencari teori teori / konsep konsep / generalisasi yang dapat landasan agar peneliti mempunyai dasar yang kokoh untuk peneletian

Ada 2 macam sumber bacaan :

  1. Bersifat umum : buku teks, ensiklopedia, kamus
  2. bersifat khusus : jurnal penelitian, jurnal psikologi, buletin, laporan penelitian yang relevan, skripsi, thesis, disertasi

Pertimbangan pertimbangan memilih buku sumber :

  1. Buku bacaan relevan dengan masalah
  2. mutakhir

Jika sumber kepustakaan sudah terkumpul, maka dapat disusun dengan cara :

  1. Induktif 1 : dimulai dari fakta fakta kesimpulan umum
  2. deduktif : dari dalil dalil umum ke khusus
  3. interaktif : gabungan keduanya Read the rest of this entry »

Metodologi penelitian kuantitatif

Posted by Dek Rizky On April - 5 - 2010

Metodologi : ilmu tentang cara

Penelitian : kegiatan ilmiah untuk mencari jawaban permasalahn untuk memecahkan masalah

Ilmiah : pendekatan yang dilakukan dengan cara cara tertentu atau dengan prosedur tertentu agar dicapai pengetahuan yang benar dengan menggunakan sistematik, terkontrol berdsasar atas data empiris, tidak bersifat pribadi, perasaan, bias dan dapat disetujui oleh siapapun

kuantitatif  : berkaitan dengan angka / numerik / statistik

sifat sifat ilmiah

Kegiatan itu bertujuan termaksud penelitian

  1. sistematis  : Mulai dari perencanaan sampai akhir sudah direncanakan / urut
  2. Terkendali : tidak boleh ada faktor faktor di luar yang ikut mempengaruhi
  3. objektif : semua pengamatan / kegiatan dan pengambilan kesimpulan tidak didasari subjektivitas pribadi dan dipengaruhi oleh orang lain
  4. tahan uji : tidak terpengaruh oleh penelitian penelitian yang sifatnya mendua ->> penelitian yang dihasilkan tidak terpengaruh oleh penelitian lain

Pendekatan untuk memperoleh kebenaran :

  1. Secara non ilmiah : menggunakan cara yang tidak sesuai dengan kaidah pemikiran ilmiah. misal : pendekatan kebetulan
  2. secara ilmiah : menggunakan cara cara yang di gunakan oleh peneliti

Tugas ilmu dan penelitian

  1. Deskripsi : memberi gambaran / penjelasan apa adanya dari suatu permasalahan
  2. Eksplanasi : menjelaskan yang sudah berkenan dengan pertanyaan mengapa
  3. Prediksi : meramalkan berdasarkan data yang konkrit empiris. Contoh : BMG besok akan terjadi hujan di bogor
  4. Pengendalian : ilmu pengetahuan berusaha mengendalikan bencana alam
  5. Menyusun teori : ilmu pengetahuan menyusun teori baru

Macam macam penelitian dilihat dari bidangnya :

  • bidang psikologis -> bersifat psikologis
    menurut tujuannya :
  • eksploratif : menjelajahi dari berbagai bidang ilmu, mencari masalah untuk diteliti

Suatu peneltian harus dilakukan oleh orang orang yang memiliki persyaratan tertentu, yaitu :

  1. Kompeten ( kemampuan ) dalam bidang ilmu metodologi kuantitatif kualitatif, analisis data
  2. Obyektif : tidak dipengaruhi faktor subjektif individu
  3. Jujur :  tidak mengubah data, tidak membohongi data
  4. Faktual : peneliti harus bekerja dengan fakta fakta
  5. Terbuka : bersedia di kritik oleh siapapun. memberi kesempatan pada orang lain untuk melakukan penelitian yang sejenis

Macam macam penilitan di perguruan tinggi

  1. Paper / term paper / makalah : hasil penelitian yang dibuat oleh mahasiswa untuk memenuhi tugas dari seorang dosen mata kuliah tertentu
  2. Field study : penelitian di lapangan. atau tugas akhir
  3. thesis : lebih komplek dari field study => S2
  4. disertasi : s3

Permasalahan di dalam penelitian

  • mengidentifikasi masalah
  • memilih
  • merumuskan

Sumber ditemukan masalah :

  1. literatur / bacaan
  2. seminar
  3. pemegang otoritas : pidato rektor, dekan, ketua prodi
  4. pengamatan / observasi lapangan
  5. pengalaman pribadi
  6. imajinasi / kretivitas dari peneliti sendiri
  7. diperoleh informasi dari masyarakat

Pertimbangan dalam memilih masalah dapat dilihat dari

  1. Aspek yang berasal dari masalah
    • apakah masalah itu memberikan sumbangan bagi pendidikan / tidak
    • ada tidak berkaitan dengan masalah moral
    • apakah masalah itu pernah diteliti oleh peneliti lain / tidak
    • hasilnya menarik untuk di pecahkan / tidak
    • tersedia bahan ( data ) / tidak
    • tersedia referensi / tidak
  2. Aspek yang berasal dari peneliti
    • Kecocokan antara bidang ilmu dengan objek yang diteliti
    • kompetensi peneliti
    • biaya / dana
    • waktu yang tersedia
    • perlengkapan penelitian
    • kerja sama dengan lembaga lain
    • sesuai dengan minat / tidak

Ciri topik yang baik untuk diteliti :

  1. Urgent untuk diteliti
  2. menghasilkan suatu untuk ilmu pengetahuan
  3. memberikan sumbangan bagi masyakrakat
  4. topik yang aktual

Oral Seks mengakibatkan Kehamilan

Posted by Dek Rizky On February - 23 - 2010

Lho Kok bisa ya? oral-seks atau mengulum kemaluan lelaki, seorang remaja bisa hamil padahal dia cacat vaginanya? Nah tuh gimana coba?

Kejadian ini terjadi pada seorang remaja putri berusia 15 tahun dari daerah Lesotho, Afrika Selatan. Akibat menelan sperma pada tahun 1988, ia pun menjadi hamil. Kisahnya baru diketahui orang banyak akhir-akhir ini. Berikut petikan kisahnya seperti dikutip dari Lemondrop, Kamis (4/2).

Kejadian bermula ketika gadis 15 tahun yang bekerja di sebuah bar itu sedang melakukan seks oral bersama kekasihnya. Saat itu pula, tiba-tiba mantan kekasihnya datang lalu marah-marah.

Sang mantan tidak terima melihat kejadian tersebut di depan matanya. Ia langsung mengambil pisau dan perkelahian pun terjadi di antara mereka. Akibat perkelahian tersebut, si gadis terluka pada bagian lengan dan perutnya.

Gadis itu kemudian dilarikan ke rumah sakit karena luka di perutnya lumayan parah. Dokter langsung melakukan operasi untuk menutup perutnya yang robek. Namun sebelum menutup lubang di bagian perutnya, dokter menemukan banyak cairan di perutnya yang ternyata merupakan air liur.

Kondisi gadis tersebut berangsur-angsur membaik setelah dioperasi, ia pun bisa pulang 10 hari kemudian. Namun 278 hari atau sekitar 9 bulan kemudian, ia datang lagi ke rumah sakit karena sakit di perutnya. Berbeda dengan kedatangan sebelumnya, kali ini datang dengan perut yang membesar.

Sebelumnya dokter mengira ia sedang hamil, tapi si gadis membantah karena merasa tidak pernah melakukan seks melalui vagina. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter terkejut karena ternyata ada janin bayi di dalam rahim gadis itu dan terdengar suara detak jantung dari perutnya. Read the rest of this entry »

Agresi

Posted by Dek Rizky On January - 7 - 2010

B. PENGERTIAN Agresi
Pengertian agresi dan perbedaanya

Agresi adalah tingkah laku yang diarahkan kepada tujuan untuk menyakiti makhluk hidup lainnya yang ingin menghindari perlakuan semacam itu. Hal ini juga termasuk dalam agresi manusia yang dimaksud adalah siksaan yang diarahkan secara sengaja dari berbagai bentuk kekerasan terhadap orang lain (misalnya : Baron & Richardson, 1994 : Berkowitz, dalam proses perbitan ).

Agresi walaupun merupakan konsep yang sangat familiar tetapi tampaknya tidak mudah untuk mendefinisikannya. Agresi merupakan perilaku yang dimaksudkan menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun psikis (Baron & Byrne, 1994; Brehm & Kassin, 1993; Brigham, 1991). Dalam hal ini, jika menyakiti orang lain karena unsur ketidaksengajaan, maka perilaku tersebut bukan dikategorikan perilaku agresi. Rasa sakit akibat tidakan medis misalnya, walaupun sengaja dilakukan bukan termasuk agresi. Sebaliknya, niat menyakiti orang lain namun tidak berhasil, hal ini dapat dikatakan sebagai perilaku agresi. Read the rest of this entry »

MASA DEWASA LANJUT

Posted by Dek Rizky On January - 7 - 2010

MASA LANJUT USIA (SENESCENCE)

  • Merupakan periode penutup dalam rentang hidup seseorang.
  • Merupakan periode ketika sso telah “jauh” meninggalkan periode yg lebih menyenangkan dan penuh manfaat.
  • Merupakan periode kemunduran (fisik dan mental).
  • Merupakan kelompok minoritas.

TUGAS PERKEMBANGAN MASA LANSIA

  • Menyesuaikan diri dengan menurunnya kekuatan fisik dan kesehatan.
  • Menyesuaikan diri dengan masa pensiun dan berkurangnya income keluarga.
  • Menyesuaikan diri dengan kematian pasangan hidup.
  • Membentuk hubungan dengan orang-orang yang seusia.
  • Menyesuaikan diri dg peran sosial sec luwes

BEBERAPA PANDANGAN TTG LANSIA MENURUT ROGERS:
1. Model kronologis
2. Model pandangan hukum/yuridis
3. Model Biologis
4. Model pendekatan sosio kultural
5. Model Perkemb life-span perspective

Model kronologis

  • Model pendekatan yang banyak dipakai masyarakat umum untuk menentukan kelansiaan seseorang.
  • Menggunakan usia kalender sebagai dasar dalam menentukan kelansiaan sso.
  • Orang dengan usia yang sama belum tentu mengalami proses ketuaan (aging process) yang juga sama

Model pandangan hukum/yuridis

  • Secara umum penentuan ketuaan sso berdasar dari usia kalender.
  • Dewasa lanjut secara hukum tidak selalu diikuti dengan dewasa lanjut dari sudut pandang ybs.
  • Secara yuridis individu telah memiliki hak dan kewajiban sebagai lansia.

Model Biologis

  • Menentukan ketuaan seseorang berdasar pada perubahan fisiknya (perubahan fungsi dan struktur sel, juga organ-organ tubuh yang berkaitan dengan menopause, klimakterium, dsb).
  • Berdasar pada berkerutnya kulit tubuh individu

Model pendekatan sosio kultural

  • Berdasar pada pandangan masyarakat.
  • Berdasar pada kedudukan/peran sosial yang diberikan masyarakat kepada individu, sudah tergolong lansia atau belum (masing-masing komunitas memiliki standar sendiri). Read the rest of this entry »