Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Soal UAS Kesehatan Mental

Posted by Dek Rizky On July - 18 - 2010
  1. Kesehatan jiwa adalah kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosi yang optimal diri seseorang dan perkembangan itu selaras dengan keadaan orang lain, merupakan pengertian kesehatan jiwa menurut …….
    1. a. UU No 3 1966
    2. UU No 4 1966
    3. UU No 3 1965
    4. UU No 4 1965
  2. Menurut model psikoanalisa, gangguan jiwa disebabkan karena tidak terselesaikannya konflik-konflik pada tahap perkembangan sebelumnya, penyimpangan perilaku pada masa dewasa dipengaruhi oleh perkembangan pada masa anak-anak perkmbangan kepribadian mempunyai beberapa fase yaitu, kecuali……
    1. Fase oral 0-1 tahun
    2. Fase anal 1-3 tahun
    3. c. Fase Genetalia 3-5 tahun
    4. Fase laten 5-12 tahun
  3. Ciri khas gangguan jiwa adalah sebagai berikut, kecuali……
    1. Klien tidak merasa dia sakit
    2. Klien curiga pada obat sebagai racun
    3. c. Klien mau minum obat
    4. Klien menyimpan obat untuk bunuh diri
  4. Ansietas adalah kekhawatiran yang tidak jelas dan menyebar berkaitan dengan perasaan yang tidak pasti dan tidak berdaya merupakan pendapat dari….
    1. a. Stuart (1995)
    2. David.A.Tomb. (1993)
    3. Laria (1998)
    4. As Hornby
  5. Terapiutik merupakan kata sifat yang dihubungkan dari pertumbuhan  dapat diartikan bahwa komunukasi terapiutik adalah komunikasi direncanakan secara sadar,tujuan dan kegiatanya difokuskan untuk penyembuhan klien ,merupakan pendapat dari….
    1. As Hornby
    2. Stuart
    3. David.A.Tomb
    4. Laria
  6. Hubungan terapiutik perawat klien berbeda dengan hubungan sosial sehari-hari. Dalam melakukan  komunikasi terapiutik ada 4 tahapan yang dilakukan yaitu sebagai berikut,kecuali…
    1. pra interaksi
    2. Orientasi
    3. c. Re Orientasi
    4. Tahap kerja
  7. Menetapkan iklim rasa saling percaya,merumuskan kontrak (memperkenalkan diri,penjelasan,tanggung jawab,harapan,tujuan)merupakan fase hubungan komunikasi antara perawat-klien pada fase….
    1. Pra interaksi
    2. b. Orientasi
    3. Re orientasi
    4. Tahap kerja
  8. Sifat hubungan terapiotik pada tujuan hubungan perawat denagn klien diantaranya sebagai berikut….
    1. a. Ketidak sadaran diri
    2. Identitas pribadi
    3. Kemampuan untuk membentuk suatu keintiman
    4. Meningkatkan fungsi dan kemampuan terhadap kebutuhan
  9. Kemauan dalam hidupan klien agar dapat merasakan pikiran dan perasaan tanpa kita terlarut didalamnya adalah menurut pengertian dari dimensi respon…..
    1. Keiklasan dan kesejatian
    2. Menghargai
    3. c. Impati
    4. Kongkrit

10.  Dimensi respon membawa klien pada tingkat pemikiran diri tinggi dilanjutkan dengan dimensi tindakan sebagai berikut,kecuali…. Read the rest of this entry »

Mungkin yang anda maksud ini :

Teknik teknik seleksi

Posted by Dek Rizky On July - 16 - 2010

Yaitu menggunakan

  1. Tes pengetahuan akademik, yang bertujuan untuk mengetahui tingkat penguasaan materi pengetahuan akademik calon pekerja. Materi tes yang diberikan harus disesuaikan dengan bidang pendidikan dan tingkat pendidikan. Di samping itu pula diberikan materi tes yang berhubungan dengan bidang pekerjaan yang ditawarkan.
  2. Tes psikologis
    • Test bakat ( aptitude test ) yaitu mengukur kemampuan potensi ( IQ ) , bakat khusus seperti bakat ketangkasan mekanik, kemampuan juru tulis, kemampuan daya abstraksi, kemampuan berhitung, kemampuan daya analis, kemampuan perencanaan, kemampuan sintesa, kemampuan persepsi calon pekerja.
    • Test psiikologi yang digunakan antara lain : otis employment test, the adaptability test, the wesman personnel classification test, test of cognitive ability, test of mechanical ability
    • Test kecenderungan untuk berprestasi ( achievement test ), tes ini untuk mengukur ketrampilan dan pengetahuan calon pekerja, baik secara oral maupun tertulis
    • Test minat bidang pekerjaan ( vocational interest ) , tes ini mengukur suatu ajabatan atau bidang pekerjaan. Melalui test ini dapat diketahui apakah pilihan pekerjaan calon pekerja sesuai dengan minatnya. Minat di bidang pekerjaan yang dimaksud adalah :
      • outdoor ( peneliti lingkungan, bertani, beternak, pengawas hutan )
      • mechanical ( ahli tehnik, montir , operator ),
      • computational ( akuntan, kasir, pemegang buku )
      • scientific ( dokter, insinyur, ahli kimia, pilot, perawat, ahli ilmu pengetahuan )
      • persuasif : aktor , artis, penyiar radio, pelayan toko, pengarang, ahli hukum
      • artistik : pelukis, arsitek, perancang, penata rambut
      • literaty : penulis, novel, sejarawan, pengajar, wartawan. editor, ahli perpustakaan, kritikus drama
      • musical : penyanyi, pemain alat musik, pagelaran konser
      • social service : perawat, pramuka, penyuluh dan pekerja sosial
      • clerical : akuntan, juru arsip, sekertaris, ahoi statistika, pengelola lalu lintas

      Test yang digunakan adalah Kuder preference record vocational test

    • Test kepribadian ( personality test ) test ini mengukur kedewasaan emosi, kesukaan bergaul, tanggung jawab, penyesuaian diri, objektivitas diri, simptom ketakutan. Test yang digunakan antara lain adalah the minnesota multiphasic, personality inventory, baum test, warteg test, draw man test, HTP test
    • wawancara : pertemuan antara dua orang atau lebih  secara berhadapan ( face to face ) dalam rangka untuk mencapai tujuan tertentu, yaitu untuk mengetahui dan memperdalam data pribadi calon pekerja
    • Test kesehatan
    • biografi
    • home visit

Metodologi penelitian kuantitatif

Posted by Dek Rizky On April - 5 - 2010

Metodologi : ilmu tentang cara

Penelitian : kegiatan ilmiah untuk mencari jawaban permasalahn untuk memecahkan masalah

Ilmiah : pendekatan yang dilakukan dengan cara cara tertentu atau dengan prosedur tertentu agar dicapai pengetahuan yang benar dengan menggunakan sistematik, terkontrol berdsasar atas data empiris, tidak bersifat pribadi, perasaan, bias dan dapat disetujui oleh siapapun

kuantitatif  : berkaitan dengan angka / numerik / statistik

sifat sifat ilmiah

Kegiatan itu bertujuan termaksud penelitian

  1. sistematis  : Mulai dari perencanaan sampai akhir sudah direncanakan / urut
  2. Terkendali : tidak boleh ada faktor faktor di luar yang ikut mempengaruhi
  3. objektif : semua pengamatan / kegiatan dan pengambilan kesimpulan tidak didasari subjektivitas pribadi dan dipengaruhi oleh orang lain
  4. tahan uji : tidak terpengaruh oleh penelitian penelitian yang sifatnya mendua ->> penelitian yang dihasilkan tidak terpengaruh oleh penelitian lain

Pendekatan untuk memperoleh kebenaran :

  1. Secara non ilmiah : menggunakan cara yang tidak sesuai dengan kaidah pemikiran ilmiah. misal : pendekatan kebetulan
  2. secara ilmiah : menggunakan cara cara yang di gunakan oleh peneliti

Tugas ilmu dan penelitian

  1. Deskripsi : memberi gambaran / penjelasan apa adanya dari suatu permasalahan
  2. Eksplanasi : menjelaskan yang sudah berkenan dengan pertanyaan mengapa
  3. Prediksi : meramalkan berdasarkan data yang konkrit empiris. Contoh : BMG besok akan terjadi hujan di bogor
  4. Pengendalian : ilmu pengetahuan berusaha mengendalikan bencana alam
  5. Menyusun teori : ilmu pengetahuan menyusun teori baru

Macam macam penelitian dilihat dari bidangnya :

  • bidang psikologis -> bersifat psikologis
    menurut tujuannya :
  • eksploratif : menjelajahi dari berbagai bidang ilmu, mencari masalah untuk diteliti

Suatu peneltian harus dilakukan oleh orang orang yang memiliki persyaratan tertentu, yaitu :

  1. Kompeten ( kemampuan ) dalam bidang ilmu metodologi kuantitatif kualitatif, analisis data
  2. Obyektif : tidak dipengaruhi faktor subjektif individu
  3. Jujur :  tidak mengubah data, tidak membohongi data
  4. Faktual : peneliti harus bekerja dengan fakta fakta
  5. Terbuka : bersedia di kritik oleh siapapun. memberi kesempatan pada orang lain untuk melakukan penelitian yang sejenis

Macam macam penilitan di perguruan tinggi

  1. Paper / term paper / makalah : hasil penelitian yang dibuat oleh mahasiswa untuk memenuhi tugas dari seorang dosen mata kuliah tertentu
  2. Field study : penelitian di lapangan. atau tugas akhir
  3. thesis : lebih komplek dari field study => S2
  4. disertasi : s3

Permasalahan di dalam penelitian

  • mengidentifikasi masalah
  • memilih
  • merumuskan

Sumber ditemukan masalah :

  1. literatur / bacaan
  2. seminar
  3. pemegang otoritas : pidato rektor, dekan, ketua prodi
  4. pengamatan / observasi lapangan
  5. pengalaman pribadi
  6. imajinasi / kretivitas dari peneliti sendiri
  7. diperoleh informasi dari masyarakat

Pertimbangan dalam memilih masalah dapat dilihat dari

  1. Aspek yang berasal dari masalah
    • apakah masalah itu memberikan sumbangan bagi pendidikan / tidak
    • ada tidak berkaitan dengan masalah moral
    • apakah masalah itu pernah diteliti oleh peneliti lain / tidak
    • hasilnya menarik untuk di pecahkan / tidak
    • tersedia bahan ( data ) / tidak
    • tersedia referensi / tidak
  2. Aspek yang berasal dari peneliti
    • Kecocokan antara bidang ilmu dengan objek yang diteliti
    • kompetensi peneliti
    • biaya / dana
    • waktu yang tersedia
    • perlengkapan penelitian
    • kerja sama dengan lembaga lain
    • sesuai dengan minat / tidak

Ciri topik yang baik untuk diteliti :

  1. Urgent untuk diteliti
  2. menghasilkan suatu untuk ilmu pengetahuan
  3. memberikan sumbangan bagi masyakrakat
  4. topik yang aktual

Oral Seks mengakibatkan Kehamilan

Posted by Dek Rizky On February - 23 - 2010

Lho Kok bisa ya? oral-seks atau mengulum kemaluan lelaki, seorang remaja bisa hamil padahal dia cacat vaginanya? Nah tuh gimana coba?

Kejadian ini terjadi pada seorang remaja putri berusia 15 tahun dari daerah Lesotho, Afrika Selatan. Akibat menelan sperma pada tahun 1988, ia pun menjadi hamil. Kisahnya baru diketahui orang banyak akhir-akhir ini. Berikut petikan kisahnya seperti dikutip dari Lemondrop, Kamis (4/2).

Kejadian bermula ketika gadis 15 tahun yang bekerja di sebuah bar itu sedang melakukan seks oral bersama kekasihnya. Saat itu pula, tiba-tiba mantan kekasihnya datang lalu marah-marah.

Sang mantan tidak terima melihat kejadian tersebut di depan matanya. Ia langsung mengambil pisau dan perkelahian pun terjadi di antara mereka. Akibat perkelahian tersebut, si gadis terluka pada bagian lengan dan perutnya.

Gadis itu kemudian dilarikan ke rumah sakit karena luka di perutnya lumayan parah. Dokter langsung melakukan operasi untuk menutup perutnya yang robek. Namun sebelum menutup lubang di bagian perutnya, dokter menemukan banyak cairan di perutnya yang ternyata merupakan air liur.

Kondisi gadis tersebut berangsur-angsur membaik setelah dioperasi, ia pun bisa pulang 10 hari kemudian. Namun 278 hari atau sekitar 9 bulan kemudian, ia datang lagi ke rumah sakit karena sakit di perutnya. Berbeda dengan kedatangan sebelumnya, kali ini datang dengan perut yang membesar.

Sebelumnya dokter mengira ia sedang hamil, tapi si gadis membantah karena merasa tidak pernah melakukan seks melalui vagina. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter terkejut karena ternyata ada janin bayi di dalam rahim gadis itu dan terdengar suara detak jantung dari perutnya. Read the rest of this entry »

Masa Dewasa (ADULT )

Posted by Dek Rizky On January - 6 - 2010

Adult sendiri berasal dari kata Latin bentuk past participle dari kata kerja Adultus yang berarti “telah tumbuh menjadi kekuatan dan ukuran yang sempurna atau telah menjadi dewasa”.
Makna dari istilah adult adalah: individu telah menyelesaikan proses pertumbuhan fisiknya, dan siap menerima peran dan kedudukan di masyarakat bersama dengan orang dewasa lainnya.

Fase-fase Masa Dewasa

  • Masa Dewasa Dini/Early Adulthood (18 – 40 tahun):

Pada masa ini perubahan-perubahan fisik relative sudah tidak sepesat masa sebelumnya (puber dan remaja), bahkan di awal usia dewasa dini (sekitar 18 tahun) kondisi fisik cenderung sudah menetap, dalam arti bila terjadi perubahan tidak signifikan lagi.
Pada masa ini yang sedang terjadi adalah masa reproduktif, yang mulai sempurna di awal usia dua puluhan, dan akan mengalami penurunan kualitas di usia pertengahan tiga puluhan.

  • Masa Dewasa Madya/Middle Age (40 – 60 tahun)

Pada masa ini mulai terjadi penurunan kemampuan fisik dan psikologis yang akan tampak semakin menonjol pada setiap individu.
Pada sebagian individu, khususnya pada masa awal dewasa madya (40-50tahun) kondisi ini menimbulkan sikap penolakan (denial) yang ditunjukkan dengan sikap “over acting”, untuk menunjukkan kepada orang lain, bahwa dirinya masih “potensial” dan tetap muda seperti dua puluh tahun lalu, dengan berusaha mencari “pasangan” baru yang berusia jauh di bawah individu ybs (usia dua puluhan), atau menutupi kerut-kerut wajah dengan menebalkan kosmetik yang digunakan.

  • Masa Dewasa Lanjut/Old Age (60 – meninggal)

Masa ini sering diistilahkan senescence atau usia lanjut. Pada masa ini baik kemampuan fisik maupun psikologis cepat mengalami penurunan, dan cenderung untuk terus menerus menurun. Read the rest of this entry »