Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Jenis jenis test psikologi

Posted by Dek Rizky On October - 26 - 2009

Bentuk test :

  • test objektif
  • test proyektif

Aspek yang diungkap :

  • tes kemampuan
  • tes kepribadian

Batasan waktu :

  • Speed test
  • Power test

Banyak testi :

  • individual
  • kelompok

Cara menjawab :

  • verbal test
  • performance test

Peristiwa kejiwaan :

  • Tes pengamatan
  • tes intelegensi
  • Tes ingatan
    [ad#kliksaya]

Tipe tes psikologi yang utama

  • Tes intelegensi ( intelegence tests )
  • Tes Bakat ( aptitude tests )
  • Tes prestasi ( achievement  test )
  • Tes kreativitas ( creativitiy test )
  • test kepribadian ( personality test )
  • Inventory minat ( interest inventory )
  • Prosedur perilakuan ( behavioral procedures )
  • tes neuropsikologi ( neuropsychological test )

Penggunaan test psikologi : Read the rest of this entry »

Psikologi Industri dan Organisasi

Posted by Dek Rizky On October - 23 - 2009

Psikologi Industri dan organisasi ( PIO ) : mempelajari perilaku ( tampak dan tidak tampak ) dan proses mental manusia dewasa di setting industri dan organisasi.

Dasar dasar perilaku.

4 dasar yang membuat karakteristik manusia berbeda beda :

  1. Karakteristik biografis.
    • Umur ( Turn over -> Pergantian, absensi, produktivitas, dan satisfication )
      • Turn over -> semakin tua semakin kecil untuk keluar perusahaan, karena 1. ada upah yang lebih tinggi, 2. semakin panjang / lama kebutuhuan yang dibiayai, 3. Jika pensiun akan ada tawaran yang menarik
      • Absensi ->bisa dihindari / tidak bisa dihindari ( sakit )
      • Produktivitas. Semakin tua, produktivitas semakin menurun.
      • Job satisfication ( kepuasan kerja ). Sikap seseorang terhadap kerja, upah dan supervisor.
    • Gender
      • Problem solving
      • analytical skills
      • Competitive drive ( persaingan )
      • Motivation
      • Sociability
      • Learning ability

      Berdasarkan penelitian psikologis : 1. perempuan lebih patuh terhadap bos / aturan, 2. laki laki lebih agresif, lebih punya harapan sukses, 3. tidak ada perbedaan signifikan antara gender, produktivitas , turn over

    • Status
      • Tidak ada hal yang signifikan dengan produktivitas kerja.
      • Menikah -> absensi turun, turn over berkurang, lebih puas dengan pekerjaan.
    • Jumlah tanggungan
      • Semakin banyak tanggungan, absen semakin banyak
    • Tenure ( status pegawai )
      • Pegawai tetap, pegawai outsourcing, seniority ( masa kerja panjang ) bukan prediktor yang baik untuk profuktivitas.
        [ad#kliksaya]
  2. Kemampuan
    • Intelektual

Psikologi Perkembangan Kognisi dan Bahasa

Posted by Dek Rizky On April - 21 - 2009

Perkembangan Kogntif dan Bahasa Anak

A. Perkembangan Kognitif Anak

Menurut PIAGET perkembangan ini dibagi dalam 4 tahap:
1. Sensori Motor (usia 0-2 tahun)
Dalam tahap ini perkembangan panca indra sangat berpengaruh dalam diri anak.
Keinginan terbesarnya adalah keinginan untuk menyentuh/memegang, karena didorong oleh keinginan untuk mengetahui reaksi dari perbuatannya.
Dalam usia ini mereka belum mengerti akan motivasi dan senjata terbesarnya adalah ‘menangis’.
Menyampaikan cerita/berita Injil pada anak usia ini tidak dapat hanya sekedar dengan menggunakan gambar sebagai alat peraga, melainkan harus dengan sesuatu yang bergerak (panggung boneka akan sangat membantu). Read the rest of this entry »

Psikoterapi

Posted by Dek Rizky On November - 3 - 2010

Psikoterapi

  • Interaksi sistematis
  • Prinsip psikologis
  • Perilaku, perasaan dan pemikiran
  • Perilaku dan pemecahan masalah, pertumbuhan pribadi
  • Interaksi verbal
  • Menamkan harapan akan kemajuan

Terapi psikodinamika

Sigmund freud : membantu klien mendapatkan insight, dimana ada ID seharusnya ada ego.

Metode :

Terapi :

Terapi perilakuan

Aplikasi prinsip belajar, fokus pada perubahan perilaku, bukan kepribadian dan masalah, singkat spesifik dan teratur

Metode

  • disentisasi sitematik
  • pemamaparan bertahap
  • modelling
  • prinsip operant conditioning
  • token economy
  • aversive conditioning
  • pelatihan ketrampiilan sosial
  • self control

Terapi humanistik

  • fokus pada klien yang subjective
  • here and now
  • masa lalu mempengaruhi masa kini
  • membangun humanistik

Perkembangan Emosi, Kognisi dan Sosial

Posted by Dek Rizky On April - 6 - 2010

By
Wiwien Dinar Pratisti
Fakultas Psikologi
Universitas Muhammadiyah Surakarta

pengantar

  • Why introduce into science an unneeded term, such as emotion, when there are already scientific terms for everything we have to describe?
  • I predict: the “will” has virtually passed out of our scientific psychology today; the emotion is bound to do the same.
  • In 1950 American Psychologist will smile at both these terms as curiosities of the past (pendapat yang kontra dengan pembahasan tentang emosi)
  • The emotions have always been of central concern to men.
  • In every endeavor, in every major human enterprise, the emotion are somehow involved.
  • Almost every great philosopher from Aristotle to Spinoza, from Kant to Dewey, from Bergson to Russell has been concerned with the nature of emotion and has speculated and theorized about its origins, expressions, effects, its place in the economy oh human life.
  • Theologians have recognized the significance of certain emotions in connection with religious experience and have made the training of emotions a central, if implicit, part of religious training.
  • Writers, artists, and musicians have always attempted to appeal to the emotions, to affects and move the audience through symbolic communication.
  • And the development in the last half century of psychoanalysis, clinical psychology, and psychosomatic medicine has brought the role of emotion in health and disease sharply to our attention (pendapat yang mendukung pentingnya mempelajari emosi) Read the rest of this entry »