Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Lomba Essai Psikologi Islami, Kajian, Seminar, dan Diskusi Mahasiswa

Posted by Dek Rizky On September - 21 - 2010

Ehm… sekilas info :

Terima kasih untuk teman/teman Undip yang sudah mengabarkan berita ini kepada saya, dengan senang hati saya akan mempublish setiap ada event/seminar/kajian dan sebagainya. Untuk lebih memudahkan saya, alangkah baiknya kabar tersebut sudah berupa draft untuk siap di publish, sehingga saya tidak perlu menulis ulang 😛 Ok? ini ada lomba essai psikologi islami untuk se Jawa Bali.

Dibawah ini copas langsung dari sumbernya.

Membangun keluarga yang bahagia dengan anak-anak yang saleh-salehah adalah dambaan setiap orang. Banyak upaya dapat dilakukan untuk mencapainya, salah satunya dengan dimilikinya pengetahuan psikologi yang berdasarkan nilai-nilai Islam sebagai landasan pendidikan dan pengasuhan anak dalam keluarga.

Melanjutkan sukses Seminar dan Lomba Essai Psikologi Islami tahun 2009, Kelompok Studi Pengembangan Psikologi Islami (Kesppi) Undip kembali mengundang teman-teman mahasiswa/i untuk menggali wawasan konsep dan aplikasi Psikologi Islami dengan mengikuti Lomba Essai Psikologi Islami demi mewujudkan keluarga Indonesia bahagia dengan anak yang saleh-salehah

Lomba Essai Psikologi Islami
” Konsep dan Aplikasi Psikologi Islami dalam Pembangunan Karakter Anak Saleh-Salehah”

Persyaratan:

  1. Mahasiswa/i (terutama Psikologi) se-Jawa dan Bali
  2. Lomba bersifat perorangan
  3. Naskah yang dikirim adalah asli karya peserta, bukan jiplakan, terjemahan maupun saduran, dari sebagian maupun keseluruhan dari karya yang telah ada sebelumnya, serta belum pernah dipublikasikan atau diikutsertakan dalam lomba sejenis.
  4. Naskah dikirim dalam bentuk:
    • Soft copy dengan format .doc (Ms. Word 1997-2003). Naskah dikirim ke alamat kesppi@yahoo.co.id dengan penulisan file Nama Lengkap_Judul
    • Hard copy sebanyak 2 rangkap, bersama slip bukti biaya pendaftaran, fotokopi KTM dan KTP yang masih berlaku, formulir, dan CV. Formulir dan format CV dapat diunduh dari blog Kesppi: kesppi.wordpress.com
    • Naskah dikirim ke alamat Kampus Fak. Psikologi, Universitas Diponegoro Jalan Prof. Soedharto, SH Tembalang, Semarang
    • Naskah dimasukkan dalam amplop coklat dengan tulisan Lomba Essai dan Diskusi Mahasiswa di pojok kiri amplop
  5. Biaya pendaftaran lomba esai sebesar Rp20.000,00 melalui rekening BRI no. Rek 33.7415.590890.0004 atas nama Masitha Fahmi Wardhani.
  6. Format penulisan:
    • Essai ditulis di kertas A4 70 gr sebanyak 5 – 10 halaman.
    • Jenis huruf Times New Roman; ukuran huruf 12; spasi 1,5 dengan margin kiri, atas, kanan, bawah: 3, 3, 3, 3
  7. Essai yang masuk menjadi hak milik panitia dan tiga (3) pengirim essai terbaik akan diundang untuk menjadi pemakalah utama dalam Diskusi Ilmiah Mahasiswa tanggal 24 Oktober 2010.
  8. Batas akhir pengumpulan: 13 Oktober 2010. Pengumuman pemenang dan undangan menjadi pemakalah dalam Diskusi Ilmiah Mahasiswa: 20 Oktober 2010. Batas akhir konfirmasi kehadiran: 22 Oktober 2010.

Hadiah bagi pemenang:

  • Esai terbaik 1: Rp700.000,00 + sertifikat
  • Esai terbaik 2: Rp600.000,00 + sertifikat
  • Esai terbaik 3: Rp500.000,00 + sertifikat

Jadwal:

  • 13 Okt 2010 Batas Pengumpulan Essai
  • 20 Okt 2010 Pengumuman Pemenang
  • 22 Okt 2010 Batas Konfirmasi Kedatangan
  • 23 Okt 2010 Pelatihan Kesppi’s Family Week
  • 24 Okt 2010 Seminar dan Presentasi Makalah

Informasi:
Amalia 085741897591
Eprin 085727902526
Aftina 085641360406
kesppi.wordpress.com
kesppi@yahoo.co.id

untuk mendownload formulir dan format curriculum viate (CV) klik link disini(39mb) (sorry ya temen2 kesppi, link nya gw koreksi ) atau disini ( 500kb )

Sumber http://kesppi.wordpress.com

Persyaratan ideal pewawancara

Posted by Dek Rizky On November - 1 - 2009

Persyaratan ideal pewawancara

  • Menguasai isu / topik yang digali
  • Mampu menggali secara terstruktur dan terarah
  • Mampu bertanya secara jelas, mudah dipahami , tidak berbeli belit
  • Bersedia mendangarkan dan mampu memberi rasa aman dan nyaman kepada yang diwawancarai
  • Empatik , mampu membaca apa yang tersirat dan tersurat dari orang yang diwawancarai
  • Berpikiran terbuka, welcome terhadap pandangan pandangan subjek
  • Tahu informasi apa yang harus dicari / digali, mampu mengenali jalannya wawancara
  • Cukup kritis terhadap jawaban subjek sehingga mampu mengembangkan pertanyaan berikutnya
  • Mampu mengingat dengan baik apa yang telah dibicarakan sehingga pembicaraan selalu nyambung
  • Mampu menyerap dan menginterpretasi jawaban jawaban subjek sehingga dapat mengembangkan pertanyaan lebih lanjut

Peran wawancara

  • Peran wawancara adalah bertindak sebagai moderator untuk menjaga agar diskusi tetap berjalan dengan menanyakan pertanyaan pertanyaan yang berhubungan sampai ia mendapatkan jawaban tepat dari responden

Apa yang sebaiknya dilakukakn pewawancara?

  • Usaha keras untuk membimbing responden dari satu topik kettopik yang lain
  • Sabar dalam mendengarkan, sediakan sedikit waktu untuk berhenti untuk mendorong responden berpikir dan memberi keterangan tentang isyu isu yang didiskusikan
  • Ciptakan humor yang menyenangkan agar pemberi informasi dapat rileks dalam mendiskusikan isu isu sensitif Read the rest of this entry »

Apa yang menarik perhatian para pewawancara kerja?

Posted by Dek Rizky On July - 16 - 2010

Penelitian terhadap para eksekutif personalia yang terkemuka untuk bisa mengungkapkan faktor faktor yang bisa mempengaruhi keberhasilan suatu wawancara di ilhami oleh robert half, inc, perusahaan yang merekrut eksekutif di bidang keungan, akuntansi, dan pengolahan data yang terbesar di dunia.

subject penelitian terdiri dari 100 orang direktur personalia dan manajer, separuh bekerja di berbagai perusahaan fortune 500 dan separuhnya dipilih dari buku panduan “who’s who in the american society for personnel administration”

hasil dari penelitian menunjukkan bahwa :

  1. para pewawancara sangat memperhatikan penampilan pakaian yang rapi dan serasi
  2. para pewawancara menyukai calon pegawai yang bersemangat dan mudah memberi tanggapan
  3. mengajukan pertanyaan tentang pekerjaan
  4. tidak menanyakan secara langsung tentang gaji atau fasilitas menguntungkan lain pada awal wawancara
  5. walaupun anda sangat membutuhkan pekerjaan itu, jangan menunjukkannya
  6. Jangan membesar besarkan keterampilan atau keberhasilan anda
  7. Para pewawancara lebih menyukai calon karyawan yang pandangan matanya menatap mereka secara langsung
  8. Para pewawancara menyukai calon karyawan yang telah mengetahui seluk beluk perusahaan
  9. para calon karyawan yang tampak sangat yakin akan dirinya jauh lebih besar kemungkinannya meninggalkan kesan positif bagi pewawancara dari pada mereka yang bertindak malu malu

Perusahaan perekrutan karyawan mencatat bahwa hasil penelitiannya tersebut tidak menjamin sepenuhnya karyawan akan diterima, namun akan memperbesar kemungkinan untuk diterima.

Mencocokkan karyawan dengan organisasi dan pekerjaanya

Mencocokkan kemampuan dan ketrampilan karyawan sesuai dengan persyaratan kerja merupakan inti dari proses penyaringan, seleksi dan penempatan.

Psikologi industri dan organisasai dewasa ini lebih menekankan pada kesesuaian antara keperluan, nilai, dan harapan karywana dengan apa yang ditawarkan organisasi serta pekerjaan

Wanous, 1980, mengemukakan suatu cara untuk mencocokkan individu dengan pekerjaan dan organisasi, yang disebutnya sebagai model pasangan ( matching model ) . Sudut praktis model ini adalah tinjauan awal pekerjaan nyata ( RJP, realistic job preview ), yaitu memberikan informasi secara langsung tentang organisasai dan pekerjaan dicapai dengan menggabungkan wawancara film, satu hari bekerja, sampel pekerjaan, atau diskusi kelompok dengan pegawai yang sudah ada.

Konsep tersebut berasal dari hasil penelitian terhadap organisasi yang seringkali mengalami kegagalan dalam usaha memenuhi harapan yang di utarakan selama proses perekrutan dan penyaringan tradisional ( pada saat pelamar menampilkan sisi terbaiknya ).

kesenjangan antara harapan kerja dan kenyataan kerja, dapat menimbulkan perasaan ketidakpuasan terhadap perusahaan dan pekerjaan,  dan peningkatan jumlah keluar masuknya karyawan, ongkos prekrutan, penyaringan dan seleksi.

Dengan RJP, bila calon karyawan kurang merasa tidak yakin perusahaan akan memberikan harapannya, maka mereka dapat mengundurkan diri. Kedua, calon karyawan yang memtuskan untuk menerima pekerjaan akan mengurangi rasa kekecewaannya di kemudian hari.