Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Clinical observation assessment

Posted by Dek Rizky On April - 26 - 2009

Clinical observation assessment

  • Goals :
  • Collect informational that is not available in any other way
  • Supplement other data as part of a multiple assessment approach

Benefits of observational assessment

  • Supplementing self – reports
  • Highlighting situational determinants of behavior : signs vs samples
  • Minimizing inference
  • Enhancing ecological validity

Observational method

  • Selection : people , classes of behavior, events, situations, time
  • Provocation : provoke or wait
  • Recording : observer memory, record sheet, audio or videotape, physiological monitoring system, timers, counters
  • Encording : most difficult : a system for encoding raw observations into usable form must be developed

Approach to observational assessment

  • Naturalistic vs controlled observation
  • Participants vs non participants : Complete observer, Observer as participant, participant as observer, complete participant Read the rest of this entry »

Psikologi Abnormal

Posted by Dek Rizky On November - 3 - 2010

Psikologi abnormal adalah suatu cabang ilmu psikologi yang membahas deskripsi, penyebab, dan penanganan pola perilaku abnormal berupa gangguan mental dan gangguan psikologis.

Kriteria orang abnormal : Perilaku yang tidak biasa, seperti memakai bikini di pasar. Perilaku yang tidak di terima secara sosial. misal homo seksual, transeksual, lesbi. Persepsi yang salah terhadap realitas. misal delusi dan halusinasi. Stress. misal fobia dan kecemasan. Perilaku maladaptif, dan perilaku yang berbahaya.

Persepektif historis tentang perilaku abnormal

Demonologi : ilmu yang mengkaitkan bahwa perilaku yang tidak normal di kaitkan dengan setan dan supranatural.

Exorcism : Paham yang mempercayai bahwa orang tidak normal itu disebabkan oleh setan, dan cara pengusiran setan menggunakan ukiran kayu.

Ilmu sihir : Jika seseorang terapung di anggap sebagai tanda tidak bersih dan yang tenggelam dianggap bersih.

Persepektif kontemporer tentang perilaku abnormal

Perspektif biologis : Orang di katakan abnormal bila ada gangguan di struktur otak, ketidak seimbangan neurotransmitter dan gangguan dari genetika.

persepektif psikologis : psikodinamika,behaviorisme, humanistik, dan kognitif lihat di sini

perspektif sosiokultural :

persepektif biopsikososial

DSM IV : Diagnostic and statistic manual of mental disorder

PPDGJ : Pedoman penggolongan dan diagnosis gangguan jiwa

aksis I : Gangguan klinis, kondisi lain yang menjadi fokus perhatian klinis

Aksis II : gangguan kepribadian, retardasi mental

Aksis III : Kondisi medik Umum

Aksis IV : Masalah psikososial dan lingkungan

Aksis V : Penilaian fungsi secara global

Metode assessment : Observasi, interview, dan test psikologi..

Teori Intelegensi

Posted by Dek Rizky On October - 26 - 2009

Definis Intelegensi :

  • Sulit membuat definisi yang komprehensif
  • Test intelegensi dibuat untuk menguukur inteligensi bukan mendefinisikannya
  • Definisi operasional membatasi pemahaman lebih lanjut tentang inteligensi
  • Kesepakatan ahli
    • Kapasitas untuk belajar dari pengalaman
    • kapasitas untuk belajar dari lingkungan

Perbandingan

Orang awam :

  • Kemampuan problem solving praktis
  • kemampuan verbal
  • kompetensi sosial

para ahli :

  • Intelegensi verbal
  • kemampuan problem solving
  • intelegensi praktis

Teori intelegensi

Read the rest of this entry »

Asumsi terhadap assessmen psikologi

Posted by Dek Rizky On October - 23 - 2009

asumsi terhadap assesmen psikologi

  • Tiap individu memiliki sifat dan keadaan psikis tertentu
  • Setiap sifat dan keadaan bisa diukur dan dihitung
  • Asesmen dapat memberikan jawaban mengenai momen momen penting kehidupan seseorang
  • Metode pengukuran memiliki kekuatan dan kelemahan
  • Tes terhadap perilaku tertentu mirip prediksi terhadap kemunculan perilaku di masa depan
  • testing dan assessment dapat berlangsung dalam situasi yang jelas dan bias

Proses dalam Assessmen psikologi

  • Perencanaan prosedur pengumpulan data
  • pengumpulan data
  • Interpretasi data
  • Mengkomunikasikan data

Penerapan asesmen psikologi
Konteks penerapan assesment psikologi :

Perbedaan psikodiagnostika dan assesment psikologi

Posted by Dek Rizky On October - 23 - 2009

Asesmen Psikologis dan Psikodiagnostika

Asesmen Psikologis

Istilah psikotes (atau psychological testing) kadang-kadang digunakan masyarakat untuk menggambarkan berbagai aktivitas dalam proses seleksi yang menggunakan pendekatan psikologis. Perlu diluruskan di sini bahwa psikotes sebenarnya hanyalah salah satu bagian dari proses tersebut. Keseluruhan rangkaian kegiatan itu lebih tepat disebut sebagai ASESMEN PSIKOLOGIS atau PEMERIKSAAN PSIKOLOGIS.

Menurut Gregory (1992) asesmen adalah etimasi mengenai tingkat maupun besarnya kecenderungan atribut psikis seseorang.

Asesmen (assessment) adalah kegiatan mengukur dan mengadakan estimasi terhadap hasil pengukuran atau membanding-bandingkan dan tidak sampai ke taraf pengambilan keputusan.

Asesmen psikologi selanjutnya disebut pemeriksaan psikologi ketika melakukan proses untuk mendapatkan gambaran atau pemahaman tentang seseorang individu yang selanjutnya akan digunakan dalam pengambilan keputusan.

Aspek yang digali dalam asesmen psikologis
[ad#kliksaya]

Pertama, aspek kecerdasan umum atau sering disebut inteligensi umum. Untuk mudahnya, bisa dikatakan inteligensi adalah kemampuan dasar seseorang untuk memahami dunia sekitar, yang pemahamannya itu bisa diaplikasikan untuk meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu isi tes atau tugas untuk menggali inteligensi umum biasanya mendorong seseorang menangkap hal-hal penting dari sesuatu dan mengerahkan daya analisis untuk menangkap hubungan di antara sejumlah komponen-komponennya. Read the rest of this entry »