Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Tes Melengkapi Kalimat (Sentence Completion Test)

Posted by Dek Rizky On January - 3 - 2010

Dasar Pemikiran Sentence Completion Test

  • Termasuk dalam tes proyektif.
  • SCT terdiri dari sejumlah kalimat tidak lengkap yang disajikan untuk dilengkapi.
  • Biasanya bukan merupakan tes standar dan tidak diperlakukan secara kuantitatif
  • Penting sebagai bahan pertimbangan dalam situasi klinis
  • Asumsi: respon individu terhadap stimulus yang ambigu merupakan proyeksi dari hal-hal yang ada dalam ketidaksadaran.

Sejarah SCT Read the rest of this entry »

Mungkin yang anda maksud ini :

Met test 2

Posted by Dek Rizky On November - 10 - 2010

Informasi : Pengetahuan tentang lingkungan, menyimpan dan mengingat informasi, ambisi intelektual ( achievement ) dan minat / kepedulian terhadap lingkungan

Pengertian : kemampuan penggunaan commmon sense / keseimbangan praktis , penilaian terhadap situasi sosial, penyesuaian sosial dan perkembangan hati, nurani dan moral, pemahaman terhadap aturan dan kebiasaan.

Hitungan : Kemampuan bekerja dengan angka angka, konsetrasi dan perhatian, dan kesiagaan mental, dan kontak dengan realitas

Persamaan : kemampuan dalam membentuk konsep verbal, penalaran abstrak logis, dan kemampuan asosiatif dan ketrampilan verbal

Rentangan angka : kemampuan daya ingat jangka pendek, konsentrasi dan perhatian , dan kesiagaan mental

Perbendaharaan kata : kemampuan dalam menunjukkan kecerdasan umum, kemampuan belajar, keluasan pengetahuan, kekayaan gagasan, perkembangan bahasa dan daya ingat dan mencerminkan taraf pendidikan dan lingkungannya

Simbol angka : kemampuan dalam mempelajari tugas baru yang bersifat asosiatif, kecepatan dan ketepatan koordinasi visual motorik, ketajaman persepsi, kelenturan berpikir dan daya ingat jangka pendek

Melengkapi gambar : kemampuan dalam membedakan detail penting dan tidak penting, ketajaman persepsi terhadap detail dan konsentrasi dan perhatian.

Rancangan balok : kemampuan dalam mengukur persepsi, kemampuan dalam memahami hubungan keruangan, koordinasi visual motorik dan kemampuan penalaran verbal.

Mengatur gambar : kemampuan dalam penalaran non verbal , antisipasi terhadap akibat suatu kejadian dan kemampuan dalam menggali intelijensi sosial

Merakit objek : kemampuan dalam daya orgasnisasi visual, koordinasi persepsi visual motorik, kemampuan sintesa, koordinasi cara kerja, cara berpikir, cara merespon terhadap kegagalan, frustasi, kecemasan dan kreativitas / fleksibelitas.

Kemampuan memusatkan daya pikir : Hitungan, melengkapi gambar, rentang angka

ORganisasi persepsi : simbol angka, merakit obejek, dan merancang balok.

Pemahaman verbal : Informasi, perbeendaharan kata, pengertian, persamaan

metode pengumpul data

Posted by Dek Rizky On July - 12 - 2010

Metode pengumpul Data

  1. Observasi
  2. angket
  3. interview
  4. tes psikologi
  5. skala psikologi
  6. dokumentasi
  7. sosiometri

Sosiometri

Pengukuran berkaitan dengan orang lain, tujuan : untuk mengetahui hubungan antara individu satu dengan yang lain. Gambarnya di sebut dengan sosiogram

Observasi

Metode pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap gejala yang diselidiki. Observer dan observee berada pada pihak yang berlainan yang 1 mengamati, 2yang lain diamati. Pengamatan kadang kadang dilakukan dengan menggunakan pencatatan pencatatan terhadap gejala yang diselidiki maupun menggunakan perekaman dengan menggunakan alat mekanik, contoh : tape recorder , handycam , kamera video. Pencatatan yang menggunakan checklist, anecdotal record ( catatan istimewa )

Macam macam observasi :

  1. Observasi partisipan : peneliti ikut dalam kegiatan orang yang diobservasi
  2. Obsercasi non partisipan : Observer hanya melihat jalannya kegiatan tidak ikut dalam kegiatan observee, kemudahannya adalah dapat lansung mencatata apa yang diperlukan. Kelemahannya, yang di observasi berbuat sebaik mungkin karena tahu akan dinilai
  3. Observasi dengan one way glass / experimental : yang sengaja di lakukan untuk mengetahui gejala gejala yang ingin diteliti

Data yang dikumpulkan dari observasi dapat digunakan sebagai pelengkap data yang diperlukan.

Angket

Daftar pernyatan / pertanyaan yang berkenaan dengan keadaan orang yang diteliti, dengan kata lain angket merupakan laporan tentang diri sendiri. Angket dapat dilaksanakan secara langsung dan tidak langsung. Angket secara langsung bilamana yang menhawab adalah orang yang bersangkutan. Angket tidak langsung adalah orang lain yang menjawab. Menurut bentuknya, yaitu angket terbuka dan angket tertutup. Angket terbuka yaitu angket yang memberi kesempatan seluas luasnya pada subjek untuk menjawab. Angket tertutup adalah jawaban sudah disediakan oleh peneliti / penyusun angket, dan responden tinggal memilih jawaban yang disediakan, misalnya  jawaban SS, S , TS, STS

Interview

Metode pengumpulan data dengan tanya jawab sepihak , sesuai dengan tujuan penelitian.

Macam macam interview

  1. Guided Interview ( interview terpimpin ) : interview yang pertanyaanya sudah disiapkan, penginterview tinggal membacakan.
  2. Unguided interview ( interview tidak terpimpin / bebas )
  3. Focused interview ( sudah disiapkan untuk mslh tertentu )

Merupakan metode pembantu, data interview hanya untuk melengkapi data yang sudah terkumpul dengan metode yang lain. Namun bisa juga menjadi metode pokok terutama dalam kualitatif. Read the rest of this entry »

Deteksi inteligensi bayi

Posted by Dek Rizky On January - 3 - 2010

deteksi inteligensi bayi

Gesell Developmental Schedules

  • Usia 4 minggu – 60 bulan
  • Identifikasi resiko kerusakan neurologis dan retardasi mental
  • Observasi dan evaluasi : perkembangan motorik kasar, motorik halus, bahasa, perilaku adaptif, perilaku sosial

Bayley scales of infant development- II

  • Usia 1 bulan – 42 bulan
  • Screening hambatan perkembangan
  • Skala mental : sensori, konstansi objek, memori, komunikasi verbal, habituasi, mental mapping, bahasa, konsep matematik
  • Skala motorik : kontrol tubuh, koordinasi otot, motorik halus, gerakan dinamik, imitasi postur, stereognosis

Deteksi inteligensi pra sekolah Read the rest of this entry »

Pengertian Interview / Wawancara

Posted by Dek Rizky On September - 9 - 2009

Interview atau sering disebut juga wawancara mempunyai definis suatu proses komunikasi interaksional antara dua pihak. Cara pertukaran yang digunakan adalah cara verbal dan nonverbal dan mempunyai tujuan tertentu yang spesifik.

Ada dua macam tipe tujuan interview. Pada konseling untuk mengetahui lebih terkait pada adanya permasalahan dan mencari penyelesaiannya. Sedangkan pada kualitatif untuk memperoleh data penelitian.

Tujuan ( kedudukan ) wawancara

  • Discovery, yaitu untuk mendapatkan kesadaran baru tentang aspek kualitatif dari suatu masalah
  • Pengukuran psikologis: data yang diperoleh dari wawancara akan diinterpretasikan dalam rangka mendapatkan pemahaman tentang subjek dalam rangka melakukan diagnosis permasalahan subjek dan usaha mengatasi masalah tersebut.
  • Pengumpulan data penelitian : informasi dikumpulkan untuk mendapatkan penjelasan atau pemahaman mengenai suatu fenomena. Data dikumpulkan dengan cara wawancara karena kuesioner tidak dapat diterapkan pada subjek subjek tertentu, atau ada kekhawatiran responden tidak mengisi kuesioner ataupun tidak mengembalikan kuesioner pada peniliti.

Mengapa menggunakan wawancara ? Read the rest of this entry »

Mungkin yang anda maksud ini :