Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Teknik sampling dan sample

Posted by Dek Rizky On July - 12 - 2010

Populasi : semua individu yang akan dikenai generalisasi

Sample : sebagian dari populasi yang dipandang sebagai wakil dari populasi.

Keduanya harus bersifat sama yaitu di reduksi

Teknik sampling : random dan non random

Teknik mengambil sample, agar sample mewakili populasi

Random : memberi kesempatan sama, dengan cara sembarangan. Undian, ordinal, table, dan komputer

Non random : tak memberi kesempatan sama pada anggota sample

Jenis jenis teknik sampling dan sample

Ada beberapa cara teknik sampling ialah random dan non random

  1. Stratified sampling
    Cara mengambil sample dengan memperhatikan strata ( tingkatan ) di dalam populasi, non random -> stratified non random sampling.
  2. Proportional sampling
    teknik sampling yang memperhatikan proporsi (perbandingan); sesuai dengan proporsi. mengahasilkan proporsional sample , kalau random namanya proposional random sampling.
  3. Purposive sampling
    Tujuan : purposive, purposive sample
    Ciri ciri : umum yang pada umumnya sudah disepakati, diketahui bersama
  4. Quota sampling -> quota sample
    teknik pengambilan sample dengan memperhatikan jumlahnya yang sudah ditentukan lebih dahulu
  5. Cluster sampling -> cluster sample
    teknik pengambilan sample dengan memperhatikan kelompok kelompok dalam populasi , tidak memperhatikan individu, namun kelompoknya.

Sample yang representatif :

Untuk memperoleh sample yang representatif terhadap populasi harus memperhatikan beberapa hal :

  1. Variabilitas populasi
    bervariasinya anggota sample di dalam populasi, ini tidak bisa di rubah atau memanipulasinya. Misal : dalam populasi terdiri dari macam macam individu tersebut dapat dipilih sebagai wakil atau sample yang representatif
  2. besarnya sample
    semakin besar sample semakin mendekati kebenaran terutama bila populasinya heterogen. Bias : sampel yang bila dikenakan pada populasi tidak mengenai kebenaran. Besar kecilnya sample ikut menentukan kebenaran dari penelitian. bila sample kurang dari 100 maka sample dipakai semua, bila jumlah besar, misal 500, samplenya harus 20-25 % sampai dengan 10-15%. bila populasinyalebih besar lagi maka prosentase dapat dikurang 15-20% atau bisa kurang.
  3. Teknik pengambilan sample : dengan cara random. Bila random, semakin sempurna, maka sample semakin representatif terhadap hasil populasi
  4. Kecermatan memasukkan nya dari populasi
    makin lengkap ciri ciri populasi yang dimaukkan dalam sample maka makintinggi representatifnya sample

Analisis Data

Data yang dikumpulkan lewat alat pengumpul diselediki terlebih dahulu reliabilitas dan validitasnya apakah sudah memenuhi syarat atau belum. Dengan menggunakan try out. Setelah itu baru diterjunkan untuk penelitian,  Untuk mengambl data bila alat tersebut sudah memnuhi syarat , datanya juga akan memenuhi syarat pula, pada umumnya meskipun alat pengambil datanya sudah valid, reliabel datanya soal yang belum dijawab / menjawab. Keliru sehingga data yang diperoleh harus diseleksi juga, memenuhi syarat  diatur dalam tabel agar memudahkan untuk pengolahan. Bial mungkin di buat dalam tabel induk, master tabel.

Untuk menganalisi data ada 2 macam cara

1. Statistik : Analisis data statistik digunakan bila datanya berwujud angka atau kuantitatif.

2. non statsitik  : Analisis non statistik digunakan bila datanya bukan berwujud angka, : berkategori, wujud, kualitas, dan bukan angka

Mungkin yang anda maksud ini :

Loading...

1 Response

  1. d i rivani Said,

    kalau tenik pengambilan sampel dengan prosentase 20 – 25 % twh menurut siapa ya????

    Posted on February 25th, 2011 at 11:36 AM

Add A Comment