Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Tes Psikologi

Posted by Dek Rizky On October - 26 - 2009

Pengertian test psikologi

  • Suatu pengukuran yang standar dan objektif terhadap sampel perilaku.

Persyaratan alat tes

  • Standarisasi — norma
  • Objektifitas
  • Reliabilitas
  • Validitas

Konsep dasar dan metodologis tes psikologi :

  • Angka kasar ( raw score ) tidak bermakna -> diberi makna berdasar norma
    Norma :

    • Tingkat perkembangan yang dicapai : mental age, skala ordinal, grade equivalent
    • Posisi relatif dalam kelompok tertentu : persentile, standard score, deviasi IQ
  • Relativitas norma :
    • Interpretasi skor tes harus mengacu pada alat test yang digunakan
    • Norma tes tidak absolut, universal atau permanen
    • Perlu membandingkan skor dari tes yang berbeda atau membuat norma subkelompok / lokal Read the rest of this entry »

Skala stimulus & Validitas

Posted by Dek Rizky On January - 10 - 2011

P = f/n

S = bb + {( 0,50 – Pkb)/p } x i

Pkt = 1/2 p + pkb

Validitas di konsepskan sebagai sejauh mana tes mampu mengukur atribut yang seharusnya di ukur. Suatu alat ukur yang tinggi validitasnya akan menghasilkan eror pengukuran yang kecil artinya skor setiap subjek yang diperoleh alat ukur tersebut tidak jauh berbeda dari skor sesungguhnya.

Ada 3 konteks validitas dalam psikologi :

  1. Validitas penelitian
    Derajat kesesuaian hasil penelitian dengan keadaan aktual.
    Ada 2 sisi validitas ini :
    Validitas Internal : Mempersoalkan kesesuaian data hasil penelitian dengan keadaan aktual -> disimpulkan dari data data yg didapat; di perlukan instrument pengambilan data harus andal
    Validitas Eksternal : mempersoalkan kesesuaian data generalisasi hasil penelitian dengan keadaan aktual, diperlukan teknik samplingnya harus andal
  2. Validitas soal
    Derajat kesesuaian antara suatu soal dengan perangkat soal lain
    Ukuran valid soal adalah korelasi antara skor pada perangkat soal
    Isi valid soal adalah daya pembeda soal
    Valid soal bukan validitas tes
  3. Validitas test
    Derajat fungsi mengukur suatu test / derajat kecermatan ukur suatu tes
    ukuran validitas tes adalah arah isi, arah rekaan teoritis dan arah kriteria alat ukur
    Ada 3 kriteria : Content validity, construct validity, and criterion validity

Tipe Validitas

  1. Validitas isi
    Menunjukkan sejauh mana item item dalam tes mencakup keseluruhan kawasan isi yang hendak di ukur.
    Dilakukan dengan melihat apakah item item telah ditulis sesuai dengan blue print
  2. Validitas konstrak
    Menunjukan sejauh mana test mengukur konstrak / trait yang hendak di ukur

Psikologi Eksperimen

Posted by Dek Rizky On November - 6 - 2010

Psikologi adalah ilmu yang memplejari tentang psikis seseorang. Psikis adalah keadaan jiwa yang bisa di pelajari melalui proses berfikir (kognisi ), emosi (afeksi ) dan perilaku ( konasi )

eksperimen adalah salah satu metode dalam ilmu pengetahuan untuk menemukan jawaban atas pertanyaan sementara / hipotesis secara ilmiah. Perbedaan metode penelitian eksperimen dengan metode lain adalah adanya perlakuan atau manipulasi terhadap subjek penelitian

Psikologi eksperimen : salah satu cabang dari ilmu psikologi yang menitikberatkan pada penggunaan metode penelitian eksperimen dalam meneliti dan mengembangkan ilmu psikologi.

Metode penelitian adalah prosesp, prinsip dan prosedur yang di gunakan untuk mendekati problem dan mencari jawaban. Pendekatan umum untuk mengkaji topik penelitian.

Ciri ciri penelitian eksperimen : peneliti mengubah kondisi kondisi tertentu memnurut rencana yang di tentukan, adanya variabel bebas dan tergantung, adanya kesetaraan kelompok sebelum dan sesudah di berikan perlakuan, adanya kendali penuh pada peneliti untuk memberi perlakuan sehingga memenuhi syarat validitas dan realibilitas penelitian, adanya prosedur randomisasi atas subjek dan kelompok untuk menjamin kesempatan yang sama bagi semua anggota populasi.

Etika penelitian eksperimen : kebebasan bagi publik untuk dapat mengakses data hasil penelitian, menjaga kerahasiaan dan privasi subjek penelitian, mengirimkan hasil penelitian kepada subjek penelitian, memberikan hal subjek dan meminta persetjuan terlebih dahulu, memberitahukan secara jujur tentang prosedur yang telah di lakukan, memberikan terapi atau bantuan kepada subjek yang mengalami akibat negatif baik secara fisik atau psikis dari penelitian, sampai kembali sehat seperti keadaan semuula sebelum penelitian, penelitian yang melibatkan binatang harus memperhatikan akibat negatif yang mungkin dialami binatang.

validitas penelitian

validitas internal. Berhubungan dengan efek yang ditimbulkan oleh perlakuan, menunjukkan sejauh mana perubahan yang diamati dalam suatu eksperimen benar terjadi karena variabel x.. Efek perlakuan dikatakan valid jika secara meyakinkan timbul atau terjadi hanya dikarenakan variabel perlakuan yang diberikan oleh eksperimeter. gangguan validitas : sejarah, kematangan subjek, pengujian, instrumentasi, regeresi statistik, bias dalam seleksi , dropout.

Validitas eksternal. Berhubungan dengan tingakat generalisasi, penerapan, aplikasi hasil eksp pada suatu populasi, menunjukan sejauh mana hasil suatu penelitian eksperimen dapat digenaralisasikan pada populasi. Suatu hasil penelitian eksperimen dikatakan valid bila hasil penelitian mempunyai generalisasi yang luas pada populasi dan dapat diaplikasikan dalam kejadian di masyarakat.
Macamnya validitas eksternal : validitas populasi, ekologi.
Faktor yang mengganggu validitas eksternal : interaksi seleksi dengan perlakuan.Interaksi kondisi dengan perlakuan. Interaksi history dengan perlakuan

Laporan penelitian

1. Judul

2. latar belakang maslah

3. tujuan penelitian

4. manfaat penelitian

5. kerangka berfikir

6. hipotesis

7. variable penelitian

8 definisi operasional

9. subjek penelitian

10. alat ukur

11. perlakuan / maniplasi

12. rancangan atau design eksp

13. hasil penelitian

14. analisis data

15. pembahasan

16. kesimpulandan saran

Penyusunan Skala Psikologi

Posted by Dek Rizky On October - 31 - 2010

PSP mempelajari tentang pengukuran psikologis, yang terdiri dari atribut atribut kognitif dan atribut atribut non kognitif.

Permasalahan dalam pengukuran sehingga membuat alat ukur yang objektif

Pengembangan alat ukur psikologis, terdiri dari : alat ukur kognitif ( tes prestasi belajar ) dan alat ukur non kognitif ( skala sikap )

Kriteria alat alat ukur objektif, terdiri dari validitas dan reliabilitas.

Pengertian skala

Alat ukur : suatu alat yang di pakai untuk membobot sesuatu. Sistem pengukuran : scalling : penempatan atribut / objek pada titik titik tertentu sepanjang suatu kontinum. Atribut itu karakteristik yang dimiliki individu atau objek yang bersifat psikologis maupun fisiologis.

Kontinum : suatu garis khayal yang mencoba menggambarkan tingkat atribut psikologis dari yang paling tidak ke paling iya. Kontinum psikologis : deretan letak atribut yang dihasilkan oleh skala psikologi. Kontinum fisik : deretan letak atribut fisik yang diperoleh dari hasil skala fisik.

Ketepatan judgement ini akan mempengaruhi 2 hal. Objek yang akan di ukur, biasanya bersifat fisik akan lebih mudah di ukur di banding psikologis. Metode pengukuran : cara mengukur suatu objek, hindari hal hal yang subjektif.

Level Pengukuran : Nominal, Ordinal, interval dan rasio. Nominal mempunyai kelebihan pengkodean dapat berubah asala tidak merusak identifikasi / kategorisasi. Ordinal : hasil pengukuran berupa ukuran yang bertingkat atau berjenjang meskipun jarak antar jenjang tidak sama. bisa ke atas, bisa ke bawah. Interval : berjenjang dengan jarak antar jenjang / interval sama. Rasiio : skala interval dengan titik o mutlak / ansolut

Alat ukur psikologi dapat dibedakan menjadi 2. Yang bersifat kognitif maupun non kognitif. Perbedaan antara alat ukur kognitif dengan non kognitif. Kalau kognitif itu stimulasinya terstruktur, respon dapat di kategorikan benar/salah, bersifat objektif. Kalau non itu stimulus unstructured, stimulus yang arah responnya tidak di ketahui subjek. Semua respon di terima dan bersifat proyektif.

Tes dan pengukuran. Tes ( secara fisik ) : Sekumpulan pertanyaan yang harus di jawab / tugas yang harus di kerjaakan yang akan memberikan informasi mengenai aspek aspek psikologis tertentu berdasarkan jawaban terhadap pertanyaan pertanyaan / cara dan hasil subjek dalam melakukan tugas tugas tersebut

Syarat kualitas yang harus di penuhi : Anna astasi : tes pada dasarnya merupakan suatu pengukuran yang objektif dan standar terhadap sample perilaku. Frederick G Brown, tes adalah prosedur yang sistematik guna mengukur sample perilaku seseorang. Lee J cronbach tes adalah suatu prosesdur sistematis guna mengamati perilaku individu dan menggolongkannya dalam suatu skala atau menggunakan kategori yang sistematis.

Pengertian test

  • Tes adalah prosedur yang sistematis.
    • Item item dalam test disusun menurut cara dan aturan tertentu.
    • Prosedur administrasi tes, dan pemberian angka (scoring) terhadap hasilnya harus jelas dan di spesifikasikan secara terperinci.
    • Setiap orang yang mengambil test itu harus mendapat item item yang sama dalam kondisi sebanding.
  • Tes berisi sampel perilaku
    • Item item yang di sajikan dalam suatu test tidak akan dapat mencakup seluruh materi yang mungkin ditanyakan.
    • kelayakan suatu test tergantung pada sejauh mana item item dalam test mewakili secara representatif dalam kawasan perilaku yang di ukur
  • Test mengukur perilaku
    • item item dalam test menghendaki subjek menunjukkan apa yang di ketahui dan apa yang telah di pelajari dengan cara menjawab atau mengerjakan tugas tugas yang di kehendaki

Tidak tercakup dalam pengertian test

  • Pengertian test tidak membatasi formatnya, artinya test dapat disusun dalam berbagai bentuk dan tipe sesuai dengan maksud dan tujuan penyusunannya
  • tes tidak membatasi macam materi yang dapat dicakupnya. Artinya test dapat dirancang untuk melakukan pengukuran terhadap hasil belajar, abilitas, bakat maupun intelegensi.
  • Subjek yang di kenai test selalu harus tahu bahwa dirinya di kenai test.

Istilah test dalam pengukuran sering digunakan secara bergantian, tyler mengatakan bahwa pengukuran adalah pemberian angka berdasrkan suatu aturan tertentu

Ciri pokok pengukuran : Adanya proses pembandingan. Artinya mengukur adalah membandingkan atribut yang hendak di ukur dengan alat ukurnya secara deskriptif, atau menyatakan hasil ukur secara kuantitatif hanya dengan satuan / besaran ukurannya saja tanpa memberikan penilaian kualitatif.

Klasifikasi test : Cranbach membagi test menjadi 2 kelompok besar.

  • Tes yang mengukur performansi maksimum : dirancang untuk mengerjakan apa yang mampu dilakukan oleh seseorang dan seberapa baik ia mampu melakukannya. Ciri cirinya : stimulus nya terstruktur dan jelas tujuannya. Subjek tau betul arah jawaban yang di kehendaki. Jawaban subjek di pilih sebagai jawaban benar/salah, petunjuk pengerjaannya sederhana, cara pemberian skornya seringkali di beritahukan pada subjek. waktu pengerjaannya di batasi. Contoh test intelegensi, bakat, prestasi belajar, kemampuan
  • Tes yang mengukur performasi tipical : dirancang untuk mengungkap kecenderungan reaksi atau perilaku individu ketika berada dalam situasi situasi tertentu. Cirinya : stimulusnya ambigu, memungkinkan untuk di interpretasikan secara subjektif, subjek tidak mengetahui arah jawaban yang diarahkan, jawaban subjek tidak di pilih sbg benar dan salah, cara scoring nya tidak di beritahukan . Contoh tes minat, sikap dan berbagai skala kepirbadian

Tes prestasi belajar : dibedakan dengan test kemampuan lain bila di lihat dari tujuannya. Tujuannya : mengungkat keberhasilan seseorang dalam belajar. Tujuan ini membawa konsekuensi bahwa dalam konstruksinya selalu mengacu pada program belajar yang dituangkan dalam silabus materi pelajaran.  Mengungkap performasi maksimal subjek dalam menguasai bahan bahan / materi yang di ajarkan.

Fungsi test prestasi belajar :

  • Fungsi penempatan : Penggunaan hasil test prestasi belajar untuk klasifikasi individu ke dalam bidang / jurusan yang sesuai dengan kemampuan yang telah di perlihatkannya.
  • Fungsi formatif : untuk melihat sejauh mana kemajuan belajar yang telah di capai di capai oleh siswa dalam suatu program pelajaran
  • Fungsi diagnostik : untuk mendiagnosis kesukaran kesukaran dalam belajar, mendeteksi kelemahan siswa yang di apat di perbaiki segera.
  • fungsi sumatif : untuk memperoleh informasi tetntang penguasaan pelajarn yang telah di rencanakan sebelumnya, dalam suatu program pelajaran untuk menentukan apakah siswa dapat dinyatakan lulus dalam program pendidikan tersebut, atau apakah siswa dinyatakan dapat melanjutkan kejenjang lebih tinggi

Sistem reproduksi

Posted by Dek Rizky On July - 12 - 2010

sistem reproduksi Adalah suatu rangkaian dan interaksi organ dan zat dalam organisme yang dipergunakan untuk berkembang biak.

WHY,,,???
Mempertahankan keberadaan jenisnya…..

ORGAN REPRODUKSI
Pria menghasilkan gamet jantan atau spermatozoa.

Wanita menghasilkan sel telur (ovum) yang dibentuk di dalam ovarium.

MASA KANAK-KANAK

  • ANAK WANITA
    • BELUM ADA PERBEDAAN ANTA RA ANAK WANITA DGN PRIA KECUALI PADA ALAT KELAMIN
    • DADA TETAP RATA (FLAT)
    • BAHU & PANGGUL SAMA BE-SARNYA
    • BELUM MENGALAMI MENAR-CHE (MENSTRUASI PERTAMA)
    • RAMBUT HALUS PADA KETIAK (AXIS) DAN KEMALUAN (PUBIS) BELUM TUMBUH
  • ANAK LAKI-LAKI (PRIA)
    • BELUM ADA PERBEDAAN ANTARA ANAK WANITA DGN PRIA KECUALI PADA ALAT KELAMIN
    • DADA SAMPAI DEWASA TETAP RATA (FLAT)
    • BAHU & PANGGUL SAMA BE-SARNYA
    • BELUM MENGALAMI MIMPI BASAH (WET DREAM)
    • RAMBUT HALUS PADA KETIAK (AXIS) DAN KEMALUAN (PUBIS) BELUM TUMBUH

MASA REMAJA (AKIL BALIQ)

  • REMAJA WANITA (13 THN)
    • PAYUDARA MULAI BERKEMBANG, AREOLA & PUTING
    • MENGALAMI MENARCHE PD USIA ANTARA 9 -14 THN
    • BAHU TETAP, TETAPI PANGGUL MULAI SDKT MELEBAR
    • RAMBUT AXIS & PUBIS MULAI TUMBUH (SEGITIGA TERBALIK)
  • REMAJA PRIA (16 THN)
    • PAYUDARA (DADA) TETAP RATA (FLAT) => TDK BERKEMBANG
    • MENGALAMI MIMPI BASAH PD USIA ANTARA 13-16 THN
    • BAHU MULAI SEDIKIT MELEBAR, TETAPI PANG-GUL TETAP RAMPING
    • RAMBUT AXIS & PUBIS MU LAI TUMBUH (EMPAT PERSEGI PANJANG)

MASA DEWASA (ADULT)

  • WANITA DEWASA
    • PAYUDARA PERTUMBUHAN MAKSIMAL
    • PANGGUL MELEBAR SECA RA MAKSIMAL
    • MENSTRUASI AKAN SANG- AT TERATUR
    • PERTUMBUHAN RAMBUT AXIS SEMAKIN LEBAT (UMUMNYA WANITA MENCUKURNYA), RAMBUT PUBIS SEMAKIN RIMBUN
  • PRIA DEWASA
    • DADA TETAP RATA
    • BAHU MELEBAR SECARA MAKSIMAL
    • MIMPI BASAH BISA JADI TERATUR 1 BlN SEKALI
    • PERTUMBUHAN RAMBUT AXIS SEMAKIN LEBAT, JG RAMBUT PUBIS
    • TUMBUH JAKUN (ADAM’S APPLE)

REPRODUKSI PRIA

  • TERDIRI DARI: PENIS YG DPT MENGALAMI EREKSI => PD PENIS TERDAPAT KORPUS CAVERNOSUM & KORPUS SPONGIOSUM (JARINGAN BUNGA KARANG = SPONS) YG BERFUNGSI DPT TERISI DARAH SEHINGGA TERJADINYA EREKSI
  • EREKSI => KARENA ALIRAN DARAH YANG MASUK KE DLM PENIS KONSTAN TAPI YG KELUAR TIDAK KONS-TAN SHG JARINGAN BUNGA PENUH OLEH DARAH
  • EJAKULASI => KELUARNYA SEMEN (SPERMA + GETAH KELENJAR ASESORIS PRIA) SETELAH MENGALAMI EREKSI
  • KELENJAR ASESORIS PRIA => VESIKULA SEMINALIS, PROSTAT, BULBO URETHRALIS (COWPER’S) & LITTRE (URETHRALIS)
  • BAGIAN DEPAN DARI PENIS (PREPUTIUM (KULUB) BG ALAT KELAMIN PRIA YG DI KHITAN (SUNAT) AGAR TERJAMIN KEBERSIH-AN & KESEHATAN
  • KEPALA & BAGIAN BWH DARI PENIS SANGAT PEKA
  • ADA SEPASANG TESTES (TESTIS, SELAPUT PENGGANTUNG TESTIS => MESORCHIUM) DLM KAN-TUNG SKROTUM, YG AKAN MEMPRODUKSI SPERMA PD SUHU DI BAWAH SUHU TUBUH (LBH KRG 35 DERAJAD)
  • PEMBENTUKAN SERTA PEMATANGAN SPERMA TERJADI DLM TESTIS, TERUTAMA DLM TUBULUS SEMINIFERUS
  • KELUARNYA SPERMA DARI TUBUH MELALUI => Testis => Epididimis (kaput, trunkus, kauda) => VAS DEFERENS => kel. Asesoris =>URETHRA => keluar tubuh
  • PROSES PEMBENTUKAN & PEMATANGAN SPERMA
  • SPERMATOGONIUM => SPERMATOGONIUM A & B => SPERMATOGONIUM A MERUPAKAN BAKAL CALON SPERMATOGONIUM LAGI, SEDAGKAN SPERMATOGONI UM B => SPERMATOSIT PRIMER => SPERMATOSIT SEKUNDER => SPERMATIDv SPERMATOZOA
  • PERISTIWA SPERMATOGONIUM => SPERMATOZOA =>T SPERMATOGENESIS
  • PERISTIWA SPERMATOGONIUM => SPERMATID => SPERMIOGENESIS
  • SEDANGKAN PERISTIWA SPERMATID=> SPERMATO-ZOA => TRANSFORMASI ATAU PEMATANGAN DGN TUMBUHNYA EKOR UTK PERGERAKAN SPERMA
  • SETIAP TESTIS MELALUI TUBULUS SEMINIFERUS AKAN MENGHASILKAN 200 – 250 JUTA SPERMATOZOA
  • SETIAP 3 TUBULUS SEMINIFERUS AKAN MENGHASIL-KAN HORMON TESTOSTERON (LIBIDO) => MKNYA PRIA JARANG TERJADI ANDROPAUSE
  • SALURAN PENGELUARAN SPERMA DAN URIN =>SAMA YAITU URETHRA DAN PANJANGNYA TERGANTUNG DARI PANJANGNYA PENIS INDIVIDU
  • PANJANG NORMAL PENIS (INDONESIA)=> 5 – 14 CM SELAGI TIDUR (TDK LG EREKSI)
  • MAKIN PENDEK PENIS DAYA EREKSI MAKIN TINGGI, MAKIN PANJANG PENIS, DAYA EREKSI MAKIN RENDAH

REPRODUKSI WANITA

  • TERDIRI DARI: KLITORIS => TERLETAK PALING ATAS=> EKIVALEN DGN PENIS => DPT MENGALAMI EREKSI => TAPI TERTA- RIK KE DALAM SEHINGGA TDK TERLIHAT
  • TUDUNG KLITORIS DI KHITAN (DI TOREH) UNTUK MEM- PERKECIL BANYAKNYA CAIRAN KELUAR PADA SAAT DI RANGSANG KETIKA DEWASA (MENIKAH)
  • DI BAWAH KLITORIS TERDAPAT LUBANG TEMPAT KELUARNYA URINE
  • VAGINA => TEMPAT COITUS & MELAHIRKAN BAYI
  • KELENJAR ASESORIS WANITA=> SEPASANG KELEN-JAR BARTHOLIN YG BERHUBUNGAN ERAT DGN STIMULI KLITORIS
  • ADANYA LABIUM (BIBIR) MINOR (KECIL)
  • SEPASANG OVARI => DI KIRI KANAN RONGGA PERUT => SEBESAR KENARI DAN DILINDUNGI SELAPUT MESOVARIUM
  • DI DALAM OVARIUM TERDAPAT BAKAL TELUR (OOGONIUM) YG SDH JENUH PD SAAT BAYI WANITA DI LAHIRKAN ? JUMLAH ANTARA 100.000 – 450.000
  • MAKIN CEPAT MENDAPAT HAID MAKIN LAMBAT MENO-PAUSE; MAKIN LAMBAT MENDAPAT HAID MAKIN CEPAT MENOPAUSE
  • SEPASANG SALURAN TELUR (OVIDUCT) TEMPAT MASUKNYA TELUR
  • RAHIM, TERDIRI DARI MULUT RAHIM & ENDOMETRIUM => TEMPAT IMPLANTASI TELUR YG SDH DIBUAHI SPERMA
  • SELAPUT DARA (HYMEN) tdd 4 TIPE:
    1. KRIBIFORMIS (RINGKIH) => ASIA termasuk INDONESIA => MEMPUNYAI PORISPT SARINGAN KELAPA (kecil =>7 hr; besar=> 3 hr; kombinasi => 5 hr)
    2. SEMILUNARIS (ASIA SELATAN=> INDIA, ARAB & EROPA)=> ELASTIS
    3. SEPTALIS (AFRIKA, NEGRO, AMERIKA LATIN, INDIAN)=> SANGAT ELASTIS
    4. IMPERFORATA => JUSTRU TDK MEMPUNYAI PORI-2 SEHINGGA DARAH HAID TIDAK PERNAH KELUAR=> MENGUMPUL MULAI DI VAGINA, RAHIM SAMPAI SALURAN TELUR => DI PECAHKAN/DI ROBEK SHG DARAH HAID KELUAR

Menstruasi (haid) :

  • Ovum tidak dibuahi, dinding rahim yang telah menebal dan penuh dengan pembuluh darah, akan rusak dan luruh/runtuh.
  • Bersama-sama dengan ovum, jaringan tersebut dikeluarkan melalui vagina.

fertilisasi

  • Fertilisasi adalah proses peleburan antara satu sel sperma dengan satu sel telur (ovum) yang sudah matang.
  • PERTEMUAN ANTARA SEL TELUR DGN SEL SPERMA TERJADI DI SEPERTIGA SALURAN TELUR (TUBA FALOPII) => FERTILISASI
  • HASIL PERTEMUAN SEL TELUR DGN SEL SPERMA => ZIGOTE
  • PERTEMUAN ANTARA SEL TELUR DGN SEL SPERMA DI STIMULI OLEH HORMON ESTROGEN
  • PENGHAMBATAN PERTEMUAN ANTARA SEL TELUR DGN SEL SPERMA PADA DUAPERTIGA BAGIAN ATAU TIGAPERTIGA BAGIAN DARI SALURAN TELUR DILAKUKAN OLEH HORMON PROGESTERON
  • TELUR DI OVULASI MELALUI OVARI MASUK KE SALUR-AN MELALUI JARINGAN FIMBRIAE

PREGNANSI (KEHAMILAN)

  • DIMULAI DGN TERBENTUKNYA ZIGOTE => INTI SEL TELUR KETEMU DGN INTI SEL SPERMA
  • SEL SPERMA AKAN MENGELUARKAN 3 ENZIM UTAMA YAITU: CPE (CORONA PENETRATING ENZYME), AKROSIN & HIALURONIDASE
  • SETELAH SEL SPERMA SATU MASUK, MAKA SEL TE-LUR AKAN MEMBENTUK MEMBRAN (SELAPUT) PROTEKSI (PERLINDUNGAN) AGAR SPERMA-2 BERIKUT TDK DPT MENEMBUS SEL TELUR
  • PERSAINGAN (KOMPETISI) SANGAT SPORTIF =>40 % MATI, 30 % ABNORMAL, 30 % BERSAING ANTARA 15 % KE KANAN/KIRI => AKHIRNYA TINGGAL 2,5 %=> DIBUTUHKAN HANYA 1 SPERMA UNTUK MEMBUAHI