Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Teori Motivasi

Posted by Dek Rizky On October - 30 - 2009

Teori motivasi :

  • Teori kepuasan ( content theory )
    • FW. Taylor -> teori motivasi klasik
      • Teori motivasi klasik / teori motivasi kebutuhan tunggal. Berpendapat bahwa manusia mau bekerja giat untuk dapat memenuhi kebutuhan fisik / biologis nya, berbentuk uang / barang dari hasil pekerjaannya
      • Konsep dasar teori ini : orang akan bekerja giat, bilamana ia mendapat imbalan materi yang mempunyai kaitan dengan tugas tugasnya. Manajer menentukan bagaimana tugas dikerjakan dengan menggunakan sistem insentif untuk memotivasi para pekerja
    • A. Maslow -> Maslow need hierarchy theory
      • Manusia merupakan makhluk sosial yang berkeinginan
      • Suatu kebutuhan yang telah dipuaskan tidak menjadi alat motivator bagi pelakunya dan hanya kebutuhan yang belum terpenuhi yang akan menjadi motivator.
    • Frederic Herzberg -> Herzberg’s two factor theory
      • Hygine factor / dissatisfiers -> faktor pemeliharaan
        kondisi ekstrentik pekerjaan : jika kondisi ini tidak ada menyebabkan kepuasan ( dibutuhkan minimal untuk menjaga ketidak puasan ) Misalnya : gaji, jamsostek, kondisi kerja, status , kebijakan perusahaan, kualitas supervise.
      • Satisfiers factor / motivators -> pemuas
        jika kondisi tersebut ada berfungsi sebagai motivator yang dapat menghasilkan prestasi kerja yang baik. Tetapi jika tidak ada akan menyebabkan ketidak puasan. Misalnya prestasi, pengakuan, pekerjaan itu sendiri, tanggung jawab, kemajuan , pertumbuhan dan perkembangan pribadi
    • Dauglas Mc. Gregor -> Teori X & Y Read the rest of this entry »

Motivasi

Posted by Dek Rizky On October - 30 - 2009

Suatu keahlian , dalam mengarahkan pegawai dan oraganisasi agar mau bekerja secara berhasil, sehingga tercapai keingin para pegawai sekaligus tercapai tujuan organisasi. ( Edwin B Flippo )

Motivasi secara umum didefinisikan sebagai inisiasi dan pengarahan tingkah laku dan pelajaran motivasi sebenarnya merupakan pelajaran tingkah laku. ( Morle J Moskowits )

Keingingan yang terdapat pada diri seseorang individu yang merangsangnya untuk melakukan tindakan tindakan ( GR terry )

Proses timbulnya motivasi seseorang :

  • Kebutuhan yang belum terpenuhi
  • Mencari dan memilih cara cara memuaskan kebutuhan
  • Perilaku yang diarahkan pada tujuan
  • Evaluasi prestasi
  • Imbalan atau hukuman
  • Kepuasan
  • Menilai kembali kebutuhan yang belum terpenuhi

Alasan orang mau bekerja :

  • The desire to live
  • The desire for position
  • The desire for power
  • The desire recognation ( Piterson & Plowman )

Kebutuhan yang dipuaskan dengan bekerja :

  • Kebutuhan fisik dan keamanan
  • Kebutuhan sosial
  • Kebutuhan egoistik

Tujuan motivasi : Read the rest of this entry »

Masukan mentah, instrumental dan lingkungan

Posted by Dek Rizky On November - 10 - 2010

Masukan mentah adalah merupakan individu yang belajar dan ini akakn mempunyai peranan yang besar dalam berhasil tidaknya dalam belajar. Untuk melihat segi segi dari masuakan yang ikut berperan dalam belajar ini ialah menyangkut segi kejasmanian, dan segi psikologis. Walaupun keduanya di bedakan tetapi tidak berarti di pisahkan karena keduanya tetap merupakan suatu kesatuan, satu dengan yang lain tidak dapat dipisahkan, kedua  segi tersebut dibedakan agar dapat melihat permasalahannya dengan lebih rinci.

untuk mencapai proses dan hasil belajar yang baik dibutuhkan keadaan jasmani yang baik, dalam arti keadaan jasmaninya sehat, tak mengalami gangguan gangguan. Bila jasmani dalam keadaan yang tidak sehat, hal tersebut akan mempengaruhi proses belajar, dan akhirnya akan mempengaruhi hasil belajarnya. Untuk menjaga keadaan jasmani atau olah raga yang terstuktur dan istarahat yang teratur. yang mempengaruhi lainnya adalah kesempurnaan alat indera agar hasil belajar baik.

Beberapa aspek mengenai segi psikologis yang berkaitan dengan proses dan hasil belajar adalah mengenai aspek persepsi, ingatan, inteligensi , perasaan atau emosi, motivasi , persepi yang kurang tepat mengenai apa yang di pelajari akan membawa hasil belajar yang kurang baik.

Menurut tikman variabel yang ada pada diri individu yang berpengaruh dalam belajar adalah menyangkut hereditym age, previous training, and special endocrine, drug or vitamin conditions

Naturalistic observation : suatu cara pendekatan yang langsung pada peristiwa yang terjadi secara alami. . Kesulitan : keadaan kelas cukup komplek  sehingga dengan demikian cukup slit untuk mengadakan pengamatan atau observasi dan mengadakan pencatatan secara tepat atau akurat, adanya tendensi mengklasifikasikan apa yang diteliti dalam keadaan komprehensif

Pendekatan laboratorium : mempelajari masalah belajar di laboratorium .Keadan di lab akan mereduksi keadaan dalam kancah yang sebenarnya. Keuntungan yaitu bahwa peneliti dpt dengan lebih baik mengendalikan penelitianya sehinga dengan demikian peneliti akan mendapatkan data yang lebih teliti. Salah satu eksperimen pada manusia di lakukan oleh ebbinghaus dalam kaitannya dengan ingatan dalam belajar.

Ingatan tidak hanya kemampuan untuk menyimpan apa yang pernah di alaminya saja, tetapi juga mencakup kemampuan untuk mencerna, menyimpan menimbulkan kembali apa yang di persepsinya. ( wooodworth dan marque,1957 p542 )

Dengan demikian secara skematis cepat dikemukakan bahwa ingatan itu mencakup kemampuan kemampan sebagai berikut : memasukan ( learning ) -> menyimpan ( retention ) -> mengeluarkan kembali ( remembering ).

metode belajar menurut ebbinghaus antara lain : the learning time methode, the relearning method, reconstruction method, the paired association method.

Teori atropi : teori yang menitik beratkan pada lama interval antara waktu memasukkan materi yang di pelajari dengan waktu menimbulkan kembali materi yang bersangkutan (disuse theory ). Teori interferensi : teori kelupaan yang menitikberatkan pada isi interval.

ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN

Posted by Dek Rizky On April - 7 - 2010

SUDARNO SHOBRON
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

Pendasaran

  • Islam adalah agama yang terakhir dan sempurna.
  • Terakhir karena setelah Islam ditetapkan sebagai dien, Allah tidak menurunkan lagi agama baru.
  • Sempurna, dilihat dari cakupan:
    1. Keberlakuannya (universal dan sepanjang masa).
    2. Kandungan ajaran (dari hidup pribadi sampai global—internasional—dari bangun tidur sampai menjelang tidur lagi), termasuk Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
    3. Keseimbangan (tawazun):
    4. * Antara dunia akhirat. Dunia sebagai lahan untuk menanam, dan akhirat tempat menikmatan hasil tanaman.
      * Antara Individu dan sosial

    5. Sederhana
    6. Rasional
  • Islam sebagai way of life, pedoman dan arahan hidup manusia, termasuk pedoman dalam mencari, mendalami dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Read the rest of this entry »

MASA DEWASA LANJUT

Posted by Dek Rizky On January - 7 - 2010

MASA LANJUT USIA (SENESCENCE)

  • Merupakan periode penutup dalam rentang hidup seseorang.
  • Merupakan periode ketika sso telah “jauh” meninggalkan periode yg lebih menyenangkan dan penuh manfaat.
  • Merupakan periode kemunduran (fisik dan mental).
  • Merupakan kelompok minoritas.

TUGAS PERKEMBANGAN MASA LANSIA

  • Menyesuaikan diri dengan menurunnya kekuatan fisik dan kesehatan.
  • Menyesuaikan diri dengan masa pensiun dan berkurangnya income keluarga.
  • Menyesuaikan diri dengan kematian pasangan hidup.
  • Membentuk hubungan dengan orang-orang yang seusia.
  • Menyesuaikan diri dg peran sosial sec luwes

BEBERAPA PANDANGAN TTG LANSIA MENURUT ROGERS:
1. Model kronologis
2. Model pandangan hukum/yuridis
3. Model Biologis
4. Model pendekatan sosio kultural
5. Model Perkemb life-span perspective

Model kronologis

  • Model pendekatan yang banyak dipakai masyarakat umum untuk menentukan kelansiaan seseorang.
  • Menggunakan usia kalender sebagai dasar dalam menentukan kelansiaan sso.
  • Orang dengan usia yang sama belum tentu mengalami proses ketuaan (aging process) yang juga sama

Model pandangan hukum/yuridis

  • Secara umum penentuan ketuaan sso berdasar dari usia kalender.
  • Dewasa lanjut secara hukum tidak selalu diikuti dengan dewasa lanjut dari sudut pandang ybs.
  • Secara yuridis individu telah memiliki hak dan kewajiban sebagai lansia.

Model Biologis

  • Menentukan ketuaan seseorang berdasar pada perubahan fisiknya (perubahan fungsi dan struktur sel, juga organ-organ tubuh yang berkaitan dengan menopause, klimakterium, dsb).
  • Berdasar pada berkerutnya kulit tubuh individu

Model pendekatan sosio kultural

  • Berdasar pada pandangan masyarakat.
  • Berdasar pada kedudukan/peran sosial yang diberikan masyarakat kepada individu, sudah tergolong lansia atau belum (masing-masing komunitas memiliki standar sendiri). Read the rest of this entry »