Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Perbedaan psikodiagnostika dan assesment psikologi

Posted by Dek Rizky On October - 23 - 2009

Asesmen Psikologis dan Psikodiagnostika

Asesmen Psikologis

Istilah psikotes (atau psychological testing) kadang-kadang digunakan masyarakat untuk menggambarkan berbagai aktivitas dalam proses seleksi yang menggunakan pendekatan psikologis. Perlu diluruskan di sini bahwa psikotes sebenarnya hanyalah salah satu bagian dari proses tersebut. Keseluruhan rangkaian kegiatan itu lebih tepat disebut sebagai ASESMEN PSIKOLOGIS atau PEMERIKSAAN PSIKOLOGIS.

Menurut Gregory (1992) asesmen adalah etimasi mengenai tingkat maupun besarnya kecenderungan atribut psikis seseorang.

Asesmen (assessment) adalah kegiatan mengukur dan mengadakan estimasi terhadap hasil pengukuran atau membanding-bandingkan dan tidak sampai ke taraf pengambilan keputusan.

Asesmen psikologi selanjutnya disebut pemeriksaan psikologi ketika melakukan proses untuk mendapatkan gambaran atau pemahaman tentang seseorang individu yang selanjutnya akan digunakan dalam pengambilan keputusan.

Aspek yang digali dalam asesmen psikologis
[ad#kliksaya]

Pertama, aspek kecerdasan umum atau sering disebut inteligensi umum. Untuk mudahnya, bisa dikatakan inteligensi adalah kemampuan dasar seseorang untuk memahami dunia sekitar, yang pemahamannya itu bisa diaplikasikan untuk meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu isi tes atau tugas untuk menggali inteligensi umum biasanya mendorong seseorang menangkap hal-hal penting dari sesuatu dan mengerahkan daya analisis untuk menangkap hubungan di antara sejumlah komponen-komponennya. Read the rest of this entry »

Kategori Interview

Posted by Dek Rizky On October - 8 - 2009

Kategori interview :

Pernyataan, dalam pernyataan ada beberapa macam seperti :

  • E-ex ( eksplorasi eksternal )
    e-ex adalah eksplorasi eksternal, dimana diluar referensi itee. Contoh : Itee : “Saya sering bertengkar dengan ayah saya” lalu si iteer menanyakan : “Berapa kali seminggu anda bertengkar dengan ayah?Anda juga sering bertengkar dengan ibu?”. Kategori ini dipakai bila iter menanyakan hal hal baru yang tidak langsung menyambung apa yang dikatakan oleh itee. Iter bertanya tanpa memperhitungkan jalan pikiran itee.
  • E-in ( eksplorasi internal )
    E-in adalah eksplorasi internal, di dalam refgerensi itee . Contoh itee : ” Saya sering bertengkar dengan ayah saya.” Iteer menanyakan “Bisa nda jelaskan apa yang anda maksud dengan bertengkar?”. Iter menanyakan lebih lanjut, meminta penjelasan tentang hal hal yang kurang jelas atau membingungkan.
  • Ev ( evaluasi )
    Evaluasi adalah penilaian. contoh itee :”Saya sering bertengkar dengan ayah saya.” Lalu iteer bilang :”ah, yang bener?”. Bila iter tidak mempercayai atau meragukan pernyataan itee. Iter memberi penilaian terhadap apa yang dikatakan itee.
  • A ( asumsi / antisipasi ) Read the rest of this entry »

fase fase perkembangan

Posted by Dek Rizky On July - 12 - 2009

fase perkembangan yang dikemukakan oleh freud :

  • fase oral ( 0 – 1 ). pada fase ini mulut merupakan daerah pokok aktivitas dinamis. sumber kenikmatan yang pokok diasalkan dari mulut adalah makan.
  • fase anal ( 0 – 3 ). Pada fase ini cathexis dan anti carthexis berpusat pada fungsi eliminatif ( pembuangan kotoran ). Pengeluaran faeces menghilangkan sumber sumber ketidak senangan dan menghasilkan rasa lega. Ketika pembiasan akan kebersihan ( toilet training ) dimulai – pada tahun kedua – anak mendapat pengalaman pertama tentang pengaturan impuls impuls dari luar. Dia harus menunda kenikmatan yang timbul dari defekasi. Pengaruh yang diterima oleh anak dalam pembiasan akan kebersihan ini dapat mempunyai pengaruh yang jauh pada sifat sifat kepribadian kemudian : apabila ibu bersikap keras dan menekan, anak mungkin menahan faecesnya sehingga anak mempunyai sifat kurang bebas. Apabila ibu bersikap membimbing dengan kasih sayang dan memuji anak defekasi, maka anak menjadi dasar kreativitas dan produktivitas. Read the rest of this entry »

MASA REMAJA

Posted by Dek Rizky On June - 29 - 2009

PENGERTIAN REMAJA
Adolescence berasal dari “adolescere” yang berarti “tumbuh” atau “tumbuh menjadi dewasa”
Adolescence memiliki arti lebih luas (dibanding pubertas), yaitu mencakup kematangan mental, emosional, sosial, dan fisik.

CIRI-CIRI MASA REMAJA

  • Merupakan periode transisi/peralihan
  • Merupakan periode perubahan, misalnya: perubahan kepekaan emosi, bentuk tubuh, peran, minat, dan nilai.
  • Merupakan masa mencari jati diri/identitas diri.
  • Merupakan masa yang tidak realistik, karena mereka memandang sesuatu dari “kacamata”-nya sendiri, yang kadang jauh dari realita

TUGAS PERKEMBANGAN MASA REMAJA Read the rest of this entry »

Teori perkembangan anak

Posted by Dek Rizky On June - 29 - 2009

Teori dalam perkembangan anak

  1. Psikoanalisis ( Freud ):
    • kepribadian terdiri dari 3 struktur yaitu id, ego dan super ego
    • kebanyakan pemikiran anak anak bersifat tidak disadari
    • tuntutan struktur kepribadian yang saling berhubungan menyebabkan kecemasan
    • mekanisme pertahanan, khusunya represi, melindungi ego dan mengurangi kecemasan.
    • Masalah berkembang karena pengalaman masa anak anak
    • individu melalui 5 tahap perkembangan psikoseksual, yaitu oral anal phallic latency dan genital
    • Selama masa phalic, oedipus complex merupakan sumber utama konflik
  2. Psikososial (Erikson ) :
    menekankan pada 8 tahap perkembangan psikososial, yaitu : Read the rest of this entry »