Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Behaviorisme Dipandang Dari Segi Psikologi Islam

Posted by Dek Rizky On March - 25 - 2009

A.Pengertian Behaviorisme

Aliran psikologi yang menekankan pada tingkah laku / perilaku manusia ( individu ) sebagai makhluk reaktif yang memberikan respon terhadap lingkungandi sekitarnya. Pengalaman dan pemeliharaan akan membentuk perilaku orang tersebut.

B.Tokoh – Tokoh Beserta Teorinya

1.Edward Lee Thorndike ( S – R Bond / Connectionism ) Read the rest of this entry »

Teori sigmund freus : psikoanalisis

Posted by Dek Rizky On June - 25 - 2009

Teori Sigmund freud : psikoanalisis

Cogito ergo sum menetapkan bahwa objek psikologi kesadaran. Tugas psikologi adalah menganalisis kesadaran itu, kesadaran digambarkan terdiri dari unsur – unsur struktural yang sangat erat hubungannya dengan proses – proses dalam pancaindera.

Sigmund freud, bapak psikoanalisis dilahirkan di moravia tanggal 6 mei 1856. Karya utamanya yang pertama : “traumdeutung” ( takbir mimpi, the interpretation of dream, 1900 )

Pokok pokok teori freud mengenai kepribadian. Read the rest of this entry »

Soal UAS Kesehatan Mental

Posted by Dek Rizky On July - 18 - 2010
  1. Kesehatan jiwa adalah kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosi yang optimal diri seseorang dan perkembangan itu selaras dengan keadaan orang lain, merupakan pengertian kesehatan jiwa menurut …….
    1. a. UU No 3 1966
    2. UU No 4 1966
    3. UU No 3 1965
    4. UU No 4 1965
  2. Menurut model psikoanalisa, gangguan jiwa disebabkan karena tidak terselesaikannya konflik-konflik pada tahap perkembangan sebelumnya, penyimpangan perilaku pada masa dewasa dipengaruhi oleh perkembangan pada masa anak-anak perkmbangan kepribadian mempunyai beberapa fase yaitu, kecuali……
    1. Fase oral 0-1 tahun
    2. Fase anal 1-3 tahun
    3. c. Fase Genetalia 3-5 tahun
    4. Fase laten 5-12 tahun
  3. Ciri khas gangguan jiwa adalah sebagai berikut, kecuali……
    1. Klien tidak merasa dia sakit
    2. Klien curiga pada obat sebagai racun
    3. c. Klien mau minum obat
    4. Klien menyimpan obat untuk bunuh diri
  4. Ansietas adalah kekhawatiran yang tidak jelas dan menyebar berkaitan dengan perasaan yang tidak pasti dan tidak berdaya merupakan pendapat dari….
    1. a. Stuart (1995)
    2. David.A.Tomb. (1993)
    3. Laria (1998)
    4. As Hornby
  5. Terapiutik merupakan kata sifat yang dihubungkan dari pertumbuhan  dapat diartikan bahwa komunukasi terapiutik adalah komunikasi direncanakan secara sadar,tujuan dan kegiatanya difokuskan untuk penyembuhan klien ,merupakan pendapat dari….
    1. As Hornby
    2. Stuart
    3. David.A.Tomb
    4. Laria
  6. Hubungan terapiutik perawat klien berbeda dengan hubungan sosial sehari-hari. Dalam melakukan  komunikasi terapiutik ada 4 tahapan yang dilakukan yaitu sebagai berikut,kecuali…
    1. pra interaksi
    2. Orientasi
    3. c. Re Orientasi
    4. Tahap kerja
  7. Menetapkan iklim rasa saling percaya,merumuskan kontrak (memperkenalkan diri,penjelasan,tanggung jawab,harapan,tujuan)merupakan fase hubungan komunikasi antara perawat-klien pada fase….
    1. Pra interaksi
    2. b. Orientasi
    3. Re orientasi
    4. Tahap kerja
  8. Sifat hubungan terapiotik pada tujuan hubungan perawat denagn klien diantaranya sebagai berikut….
    1. a. Ketidak sadaran diri
    2. Identitas pribadi
    3. Kemampuan untuk membentuk suatu keintiman
    4. Meningkatkan fungsi dan kemampuan terhadap kebutuhan
  9. Kemauan dalam hidupan klien agar dapat merasakan pikiran dan perasaan tanpa kita terlarut didalamnya adalah menurut pengertian dari dimensi respon…..
    1. Keiklasan dan kesejatian
    2. Menghargai
    3. c. Impati
    4. Kongkrit

10.  Dimensi respon membawa klien pada tingkat pemikiran diri tinggi dilanjutkan dengan dimensi tindakan sebagai berikut,kecuali…. Read the rest of this entry »

Mungkin yang anda maksud ini :

Sistem Visual

Posted by Dek Rizky On July - 12 - 2010

Penglihatan adalah sebuah sistem yang sangat kompleks, tertata, dan proses yang sangat terorganisisr. Proses ini terdiri dari sistem optik (mata, otot mata, syaraf optik) dan sistem persepsi (otak). Semua bagian harus dalam kondisi dan berfungsi baik agar penglihatan dapat terjadi secara sempurna.

BAGAIMANA KITA MELIHAT?
MELIHAT => Ada bayangan di retina dan dihantarkan ke otak (cortex visual)
Bayangan : Lebih kecil, terbalik, hitam dan dua dimensi
di KESADARAN (lobus occipitalis) bayangan menjadi : Lebih besar, Tegak, 3 dimensi, berwarna-warni

SYARAT TERJADI PENGLIHATAN

  • Agar gambar dapat dikirim oleh sistem optik, syaratnya:
  • Mata berada pada posisi yang tepat.
  • Ukuran pupil harus disesuaikan dengan kondisi cahaya.
  • Ukuran bola mata dan kornea harus tepat, memungkinkan gambar fokus secara tepat dalam makula (area kecil dalam retina yang bertanggung jawab pada penglihatan paling tajam)
  • Lensa harus menyesuaikan ketajamannya untuk menyediakan refraksi yang tepat untuk lewatnya cahaya. Refraksi: kemampuan mata untuk mengubah arah cahaya agar jatuh tepat di retina
  • Bagian transparan di mata harus bersih (kornea, aqueous, lensa, vitreous)
  • Retina harus berfungsi (sel penerima cahaya berfungsi baik)
  • Syaraf optik harus mampu mengirimkan gambar ke visual cortex (area di otak yang bertanggung jawab dalam prosesing penglihatan)

PROSES PENGLIHATAN
Agar sistem optik berfungsi optimal, maka otak harus mampu memonitoring proses adaptasi (mis: respon pupil, posisi mata, penyesuaian lensa). Otak juga harus mampu memproses penerimaan gambar. Malfungsi otak dapat menyebabkan malfungsi pada sistem optik dan sistem persepsi, menghasilkan gangguan penglihatan. Read the rest of this entry »

Pengertian Interview / Wawancara

Posted by Dek Rizky On September - 9 - 2009

Interview atau sering disebut juga wawancara mempunyai definis suatu proses komunikasi interaksional antara dua pihak. Cara pertukaran yang digunakan adalah cara verbal dan nonverbal dan mempunyai tujuan tertentu yang spesifik.

Ada dua macam tipe tujuan interview. Pada konseling untuk mengetahui lebih terkait pada adanya permasalahan dan mencari penyelesaiannya. Sedangkan pada kualitatif untuk memperoleh data penelitian.

Tujuan ( kedudukan ) wawancara

  • Discovery, yaitu untuk mendapatkan kesadaran baru tentang aspek kualitatif dari suatu masalah
  • Pengukuran psikologis: data yang diperoleh dari wawancara akan diinterpretasikan dalam rangka mendapatkan pemahaman tentang subjek dalam rangka melakukan diagnosis permasalahan subjek dan usaha mengatasi masalah tersebut.
  • Pengumpulan data penelitian : informasi dikumpulkan untuk mendapatkan penjelasan atau pemahaman mengenai suatu fenomena. Data dikumpulkan dengan cara wawancara karena kuesioner tidak dapat diterapkan pada subjek subjek tertentu, atau ada kekhawatiran responden tidak mengisi kuesioner ataupun tidak mengembalikan kuesioner pada peniliti.

Mengapa menggunakan wawancara ? Read the rest of this entry »

Mungkin yang anda maksud ini :