Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Psikologi Perkembangan

Posted by Dek Rizky On April - 6 - 2009

Silabus Psikologi Perkembangan

  • Cakupan Psikologi Perkembangan
  • Perkembangan – Pertumbuhan
  • Hukum – Prinsip Perkembangan
  • Periodisasi Perkembangan
  • Masa kehamilan dan pengaruhnya
  • Perkembangan masa anak : Fisik, Psikomotorik, bahasa, emosi, sosial, moral, seks, minat, kepribadian, dan kognisi
  • Tugas Perkembangan anak
  • Hambatan perkembangan anak

Cakupan Psikologi Perkembangan

  • Mengulas perkembangan individu sejak konsepsi sampai dengan menjelang remaja
  • Obyeknya adalah perkembangan manusia sebagai individu
  • Rentang usia perkembangan yang dilihat sejak terjadinya konsepsi sampai lanjut usia
  • Tinjauannya pada perkembangan yang berlaku universal ( umum )
  • Pengenalan metode dalam penelitian psikologi perkembangan

Perkembangan ( development ) dan Pertumbuhan ( growth ) Read the rest of this entry »

Soal UAS Kesehatan Mental

Posted by Dek Rizky On July - 18 - 2010
  1. Kesehatan jiwa adalah kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosi yang optimal diri seseorang dan perkembangan itu selaras dengan keadaan orang lain, merupakan pengertian kesehatan jiwa menurut …….
    1. a. UU No 3 1966
    2. UU No 4 1966
    3. UU No 3 1965
    4. UU No 4 1965
  2. Menurut model psikoanalisa, gangguan jiwa disebabkan karena tidak terselesaikannya konflik-konflik pada tahap perkembangan sebelumnya, penyimpangan perilaku pada masa dewasa dipengaruhi oleh perkembangan pada masa anak-anak perkmbangan kepribadian mempunyai beberapa fase yaitu, kecuali……
    1. Fase oral 0-1 tahun
    2. Fase anal 1-3 tahun
    3. c. Fase Genetalia 3-5 tahun
    4. Fase laten 5-12 tahun
  3. Ciri khas gangguan jiwa adalah sebagai berikut, kecuali……
    1. Klien tidak merasa dia sakit
    2. Klien curiga pada obat sebagai racun
    3. c. Klien mau minum obat
    4. Klien menyimpan obat untuk bunuh diri
  4. Ansietas adalah kekhawatiran yang tidak jelas dan menyebar berkaitan dengan perasaan yang tidak pasti dan tidak berdaya merupakan pendapat dari….
    1. a. Stuart (1995)
    2. David.A.Tomb. (1993)
    3. Laria (1998)
    4. As Hornby
  5. Terapiutik merupakan kata sifat yang dihubungkan dari pertumbuhan  dapat diartikan bahwa komunukasi terapiutik adalah komunikasi direncanakan secara sadar,tujuan dan kegiatanya difokuskan untuk penyembuhan klien ,merupakan pendapat dari….
    1. As Hornby
    2. Stuart
    3. David.A.Tomb
    4. Laria
  6. Hubungan terapiutik perawat klien berbeda dengan hubungan sosial sehari-hari. Dalam melakukan  komunikasi terapiutik ada 4 tahapan yang dilakukan yaitu sebagai berikut,kecuali…
    1. pra interaksi
    2. Orientasi
    3. c. Re Orientasi
    4. Tahap kerja
  7. Menetapkan iklim rasa saling percaya,merumuskan kontrak (memperkenalkan diri,penjelasan,tanggung jawab,harapan,tujuan)merupakan fase hubungan komunikasi antara perawat-klien pada fase….
    1. Pra interaksi
    2. b. Orientasi
    3. Re orientasi
    4. Tahap kerja
  8. Sifat hubungan terapiotik pada tujuan hubungan perawat denagn klien diantaranya sebagai berikut….
    1. a. Ketidak sadaran diri
    2. Identitas pribadi
    3. Kemampuan untuk membentuk suatu keintiman
    4. Meningkatkan fungsi dan kemampuan terhadap kebutuhan
  9. Kemauan dalam hidupan klien agar dapat merasakan pikiran dan perasaan tanpa kita terlarut didalamnya adalah menurut pengertian dari dimensi respon…..
    1. Keiklasan dan kesejatian
    2. Menghargai
    3. c. Impati
    4. Kongkrit

10.  Dimensi respon membawa klien pada tingkat pemikiran diri tinggi dilanjutkan dengan dimensi tindakan sebagai berikut,kecuali…. Read the rest of this entry »

Mungkin yang anda maksud ini :

Apa yang menarik perhatian para pewawancara kerja?

Posted by Dek Rizky On July - 16 - 2010

Penelitian terhadap para eksekutif personalia yang terkemuka untuk bisa mengungkapkan faktor faktor yang bisa mempengaruhi keberhasilan suatu wawancara di ilhami oleh robert half, inc, perusahaan yang merekrut eksekutif di bidang keungan, akuntansi, dan pengolahan data yang terbesar di dunia.

subject penelitian terdiri dari 100 orang direktur personalia dan manajer, separuh bekerja di berbagai perusahaan fortune 500 dan separuhnya dipilih dari buku panduan “who’s who in the american society for personnel administration”

hasil dari penelitian menunjukkan bahwa :

  1. para pewawancara sangat memperhatikan penampilan pakaian yang rapi dan serasi
  2. para pewawancara menyukai calon pegawai yang bersemangat dan mudah memberi tanggapan
  3. mengajukan pertanyaan tentang pekerjaan
  4. tidak menanyakan secara langsung tentang gaji atau fasilitas menguntungkan lain pada awal wawancara
  5. walaupun anda sangat membutuhkan pekerjaan itu, jangan menunjukkannya
  6. Jangan membesar besarkan keterampilan atau keberhasilan anda
  7. Para pewawancara lebih menyukai calon karyawan yang pandangan matanya menatap mereka secara langsung
  8. Para pewawancara menyukai calon karyawan yang telah mengetahui seluk beluk perusahaan
  9. para calon karyawan yang tampak sangat yakin akan dirinya jauh lebih besar kemungkinannya meninggalkan kesan positif bagi pewawancara dari pada mereka yang bertindak malu malu

Perusahaan perekrutan karyawan mencatat bahwa hasil penelitiannya tersebut tidak menjamin sepenuhnya karyawan akan diterima, namun akan memperbesar kemungkinan untuk diterima.

Mencocokkan karyawan dengan organisasi dan pekerjaanya

Mencocokkan kemampuan dan ketrampilan karyawan sesuai dengan persyaratan kerja merupakan inti dari proses penyaringan, seleksi dan penempatan.

Psikologi industri dan organisasai dewasa ini lebih menekankan pada kesesuaian antara keperluan, nilai, dan harapan karywana dengan apa yang ditawarkan organisasi serta pekerjaan

Wanous, 1980, mengemukakan suatu cara untuk mencocokkan individu dengan pekerjaan dan organisasi, yang disebutnya sebagai model pasangan ( matching model ) . Sudut praktis model ini adalah tinjauan awal pekerjaan nyata ( RJP, realistic job preview ), yaitu memberikan informasi secara langsung tentang organisasai dan pekerjaan dicapai dengan menggabungkan wawancara film, satu hari bekerja, sampel pekerjaan, atau diskusi kelompok dengan pegawai yang sudah ada.

Konsep tersebut berasal dari hasil penelitian terhadap organisasi yang seringkali mengalami kegagalan dalam usaha memenuhi harapan yang di utarakan selama proses perekrutan dan penyaringan tradisional ( pada saat pelamar menampilkan sisi terbaiknya ).

kesenjangan antara harapan kerja dan kenyataan kerja, dapat menimbulkan perasaan ketidakpuasan terhadap perusahaan dan pekerjaan,  dan peningkatan jumlah keluar masuknya karyawan, ongkos prekrutan, penyaringan dan seleksi.

Dengan RJP, bila calon karyawan kurang merasa tidak yakin perusahaan akan memberikan harapannya, maka mereka dapat mengundurkan diri. Kedua, calon karyawan yang memtuskan untuk menerima pekerjaan akan mengurangi rasa kekecewaannya di kemudian hari.

Teknik teknik seleksi

Posted by Dek Rizky On July - 16 - 2010

Yaitu menggunakan

  1. Tes pengetahuan akademik, yang bertujuan untuk mengetahui tingkat penguasaan materi pengetahuan akademik calon pekerja. Materi tes yang diberikan harus disesuaikan dengan bidang pendidikan dan tingkat pendidikan. Di samping itu pula diberikan materi tes yang berhubungan dengan bidang pekerjaan yang ditawarkan.
  2. Tes psikologis
    • Test bakat ( aptitude test ) yaitu mengukur kemampuan potensi ( IQ ) , bakat khusus seperti bakat ketangkasan mekanik, kemampuan juru tulis, kemampuan daya abstraksi, kemampuan berhitung, kemampuan daya analis, kemampuan perencanaan, kemampuan sintesa, kemampuan persepsi calon pekerja.
    • Test psiikologi yang digunakan antara lain : otis employment test, the adaptability test, the wesman personnel classification test, test of cognitive ability, test of mechanical ability
    • Test kecenderungan untuk berprestasi ( achievement test ), tes ini untuk mengukur ketrampilan dan pengetahuan calon pekerja, baik secara oral maupun tertulis
    • Test minat bidang pekerjaan ( vocational interest ) , tes ini mengukur suatu ajabatan atau bidang pekerjaan. Melalui test ini dapat diketahui apakah pilihan pekerjaan calon pekerja sesuai dengan minatnya. Minat di bidang pekerjaan yang dimaksud adalah :
      • outdoor ( peneliti lingkungan, bertani, beternak, pengawas hutan )
      • mechanical ( ahli tehnik, montir , operator ),
      • computational ( akuntan, kasir, pemegang buku )
      • scientific ( dokter, insinyur, ahli kimia, pilot, perawat, ahli ilmu pengetahuan )
      • persuasif : aktor , artis, penyiar radio, pelayan toko, pengarang, ahli hukum
      • artistik : pelukis, arsitek, perancang, penata rambut
      • literaty : penulis, novel, sejarawan, pengajar, wartawan. editor, ahli perpustakaan, kritikus drama
      • musical : penyanyi, pemain alat musik, pagelaran konser
      • social service : perawat, pramuka, penyuluh dan pekerja sosial
      • clerical : akuntan, juru arsip, sekertaris, ahoi statistika, pengelola lalu lintas

      Test yang digunakan adalah Kuder preference record vocational test

    • Test kepribadian ( personality test ) test ini mengukur kedewasaan emosi, kesukaan bergaul, tanggung jawab, penyesuaian diri, objektivitas diri, simptom ketakutan. Test yang digunakan antara lain adalah the minnesota multiphasic, personality inventory, baum test, warteg test, draw man test, HTP test
    • wawancara : pertemuan antara dua orang atau lebih  secara berhadapan ( face to face ) dalam rangka untuk mencapai tujuan tertentu, yaitu untuk mengetahui dan memperdalam data pribadi calon pekerja
    • Test kesehatan
    • biografi
    • home visit

Efek kematangan seksual pada puber

Posted by Dek Rizky On January - 1 - 2010

efek kematangan seksual pada puber

Tertarik pada lawan jenis dan berusaha mencari perhatian/menjadi pusat perhatian lawan jenis, merindu puja dari orang lain, menurut Hurlock masa puber disebut sebagai masa perubahan dari makhluk aseksual menjadi makhluk seksual.

Dimensi psikologis masa puber

  • Citra tubuh. Individu sangat memperhatikan tubuh mereka dan membangun citra tubuhnya sendiri. Individu lebih sering merasa tidak puas dengan tubuhnya, dan bila dibandingkan antar jenis kelamin, maka perempuan lebih sering merasa tidak puas dengan tubuhnya dibanding laki laki. Read the rest of this entry »