Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Konsep dasar teori piaget

Posted by Dek Rizky On June - 29 - 2009

Konsep dasar teori teori piaget

Aspek aspek perkembangan kognitif :

  1. Kematangan
    merupakan pengembangan dari susunana syaraf ( berhubungan dengan organ – organ fisik manusia ). Misalnya : kemampuan mendengar dan melihat merupakan akibat kematangan susunan syarat.
  2. Pengalaman
    Yaitu hubungan timbal balik organisme dengan lingkungannya ( dunianya )
  3. Transmisi sosial
    yaitu pengaruh – pengaruh yang diperoleh dalam hubungannya dengan lingkungan sosial, misalnya cara pengasuhan dan pendidikan dari orang tua / orang dewasa kepada anak
  4. Equilibrasi
    yaitu adanya kemampuan mengatur dalam diri anak, sehingga ia selalu mampu mempertahankan keseimbangan dan penyesuaian diri dengan lingkungannya. Sistem mengatur ini memiliki 2 faktor. yaitu : Read the rest of this entry »

Teori sigmund freus : psikoanalisis

Posted by Dek Rizky On June - 25 - 2009

Teori Sigmund freud : psikoanalisis

Cogito ergo sum menetapkan bahwa objek psikologi kesadaran. Tugas psikologi adalah menganalisis kesadaran itu, kesadaran digambarkan terdiri dari unsur – unsur struktural yang sangat erat hubungannya dengan proses – proses dalam pancaindera.

Sigmund freud, bapak psikoanalisis dilahirkan di moravia tanggal 6 mei 1856. Karya utamanya yang pertama : “traumdeutung” ( takbir mimpi, the interpretation of dream, 1900 )

Pokok pokok teori freud mengenai kepribadian. Read the rest of this entry »

Teori – teori utama klinis

Posted by Dek Rizky On April - 26 - 2009

Teori – teori utama :

  • Psikoanalisis

psikoanalisis : analisi / pemeriksaaan yang cermat terhadap pikiran

Psikodinamika : Menekankan pada berbagai kekuatan dan konflik mental dan emosional dan mengacu pada pemikiran Freud

Fokus pada impuls – impuls tak sadar dan trauma masa kanak – kanak dan pentingnya pertahanan terhadap kecemasan

Psikoanalisis : Proses terapiutik untuk pasien pasien psikoneurotik, dengan metode standar Read the rest of this entry »

Persepektif – persepektif teoritis psikologi klinis

Posted by Dek Rizky On April - 26 - 2009

Persepektif – persepektif teoritis psikologi klinis

Empat persepektif utama :

  1. Sistem biopsikososiopolitik
  2. stres dan coping
  3. Waktu dan perkembangan sepanjang siklus kehidupan. Development -> patterned change prosess. Development. Tahap – tahap perkembangan, perkembangan emosi dan seksual, perkembangan kognitif dan perkembangan sosial dan moral. variable penting : waktu dan perubahan -> risk dan protective factors.
  4. self. Corsini ( 1999 ) : totalitas dari semua karakteristik, atribut yang disadari maupun tidak, mental maupun fisik, yang dimiliki seseorang. Dalam bidang klinis : semua individu memiliki ide tentang seperti apakah dirinya, apa yang dapat dilakukannya, dan apa yang tidak dapat dilakukannya.

Sistem biopsikososiopol

  • Entitas yang dikaji adalah seperangkat unit yang saling berinteraksi dan bukan entitas yang terpisah; dan terorganisasi menjadi hierarki
  • Kontribusi : pandangan bahwa jika satu bagian / hubungan dalam satu sistem berubah maka fungsi seluruh sistem ikut berubah Read the rest of this entry »

Masukan mentah, instrumental dan lingkungan

Posted by Dek Rizky On November - 10 - 2010

Masukan mentah adalah merupakan individu yang belajar dan ini akakn mempunyai peranan yang besar dalam berhasil tidaknya dalam belajar. Untuk melihat segi segi dari masuakan yang ikut berperan dalam belajar ini ialah menyangkut segi kejasmanian, dan segi psikologis. Walaupun keduanya di bedakan tetapi tidak berarti di pisahkan karena keduanya tetap merupakan suatu kesatuan, satu dengan yang lain tidak dapat dipisahkan, kedua  segi tersebut dibedakan agar dapat melihat permasalahannya dengan lebih rinci.

untuk mencapai proses dan hasil belajar yang baik dibutuhkan keadaan jasmani yang baik, dalam arti keadaan jasmaninya sehat, tak mengalami gangguan gangguan. Bila jasmani dalam keadaan yang tidak sehat, hal tersebut akan mempengaruhi proses belajar, dan akhirnya akan mempengaruhi hasil belajarnya. Untuk menjaga keadaan jasmani atau olah raga yang terstuktur dan istarahat yang teratur. yang mempengaruhi lainnya adalah kesempurnaan alat indera agar hasil belajar baik.

Beberapa aspek mengenai segi psikologis yang berkaitan dengan proses dan hasil belajar adalah mengenai aspek persepsi, ingatan, inteligensi , perasaan atau emosi, motivasi , persepi yang kurang tepat mengenai apa yang di pelajari akan membawa hasil belajar yang kurang baik.

Menurut tikman variabel yang ada pada diri individu yang berpengaruh dalam belajar adalah menyangkut hereditym age, previous training, and special endocrine, drug or vitamin conditions

Naturalistic observation : suatu cara pendekatan yang langsung pada peristiwa yang terjadi secara alami. . Kesulitan : keadaan kelas cukup komplek  sehingga dengan demikian cukup slit untuk mengadakan pengamatan atau observasi dan mengadakan pencatatan secara tepat atau akurat, adanya tendensi mengklasifikasikan apa yang diteliti dalam keadaan komprehensif

Pendekatan laboratorium : mempelajari masalah belajar di laboratorium .Keadan di lab akan mereduksi keadaan dalam kancah yang sebenarnya. Keuntungan yaitu bahwa peneliti dpt dengan lebih baik mengendalikan penelitianya sehinga dengan demikian peneliti akan mendapatkan data yang lebih teliti. Salah satu eksperimen pada manusia di lakukan oleh ebbinghaus dalam kaitannya dengan ingatan dalam belajar.

Ingatan tidak hanya kemampuan untuk menyimpan apa yang pernah di alaminya saja, tetapi juga mencakup kemampuan untuk mencerna, menyimpan menimbulkan kembali apa yang di persepsinya. ( wooodworth dan marque,1957 p542 )

Dengan demikian secara skematis cepat dikemukakan bahwa ingatan itu mencakup kemampuan kemampan sebagai berikut : memasukan ( learning ) -> menyimpan ( retention ) -> mengeluarkan kembali ( remembering ).

metode belajar menurut ebbinghaus antara lain : the learning time methode, the relearning method, reconstruction method, the paired association method.

Teori atropi : teori yang menitik beratkan pada lama interval antara waktu memasukkan materi yang di pelajari dengan waktu menimbulkan kembali materi yang bersangkutan (disuse theory ). Teori interferensi : teori kelupaan yang menitikberatkan pada isi interval.