Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Pengantar Metodologi Penelitian Kualitatif

Posted by Dek Rizky On November - 5 - 2010

Paradigma Penelitian

Paradigma positivisme mengembangkan metode kuantitatif yang memandang gejala, lebih bersifat tunggal, statis dan konkrit. Paradigma postpositivisme mengembangkan metode kualitatif yang memandang realitas social sebagai sesuatu yang holistic / utuh, kompleks, dinamis dan penuh makna.

Metode kualitatif sering disebut : Metode penelitian natularistik -> karena penelitian dilakukan pada kondisi alamiah ( natural setting )

Metode etnographi : karena pada awalnya metode ini lebih banyak digunakan untuk penelitian barang antrophologi budaya

Metode kualitatif : karena data yang terkumpul dan analisisnya lebih bersifat kualitatif

Pengertian metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yangdigunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci. Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi ( menggunakan berbagai sumber berbagai teknik scara simultan untuk mendapatkan data yang pasti), analisis data bersifat induktif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makana daripada generalisasi

Perbedaan kualitatif dengan kuantitatif : aksioma ( pandangan dasar ) , karakteristik penelitian, proses penelitian.

Aksioma : kualitatif bersifat realitas yang ganda, holistic, dinamis, hasil konstruksi dan pemahaman. Hubungan peneliti dengan yang diteliti yang interaktif tidak dapat dipisakan. Hubungan variabel yang timbal balik dan interaktif. Kemungkinan generalisasi transferability hanya mungkin dalam ikatan konteks dan waktu. Peranan nilai nya terikat nilai.

Dalam penelitian kualitatif desain topik nya umum, fleksibel, berkembang, tampil dalam proses penelitian. Mempunyai tujuan untuk memperoleh pemahaman makna “verditehen”, menggambarkan realitas yang kompleks. Teknik penelitian nya dengan observasi, observasi partisipan, in depth interview, dokumentasi, triangulasi. Instrumennya peneliti sebagai instrumen, buku catatan , dan tape recoreder. Datanya deskriptif, dokumen pribadi , catatan laporan, ucapan responden, dokumen. dll. Sampelnya kecil, purposive, snowball. Berkembanga selaama proses penelitian. Analisis terus menerus sejak awal sampai dengan akhir, induktif, mencari pola, model atau tema. Hubungan dengan responden empati, akrab, kedudukan sama, setaraf, dan berjangka lama. Usulan desainnya singkat, literatur yang digunakan bersifat sementara, tidak menjadi pegangan utama, prosedur bersifat umum seperti akan merencanakan tour, masalah bersifat sementara dan akan ditemukan setelah studi pendahuluan, tidak dirumuskan hipotesis, fokus penelitian ditetapkan setelah diperoleh data awal dari lapangan. Kapan penelitian dianggap seleseai jika setelah tidak ada data yang dianggap baru. Kepercayaan terhadap hasil penelitian pengujuan kredibilitas, dependenbilitas, proses dan hasil.

Kapan metode kualitatif digunakan? Bila masalah penelitian belum jelas memahami makna dibalik data yang tampak, untuk memahami interaksi sosial, memahami perasaan orang, untuk mengembangkan teori, untuk memastikan kebenaran data, meneliti sejarah perkembangan.

Kompetensi peneliti kualitatif : memiliki wawasan yang luas dan mendalam tentang bidang yang akan diteliti, mampu menciptakan rapport kepada setiap orang yang ada pada kontesk sosial yang akan diteliti. memiliki kepekaan untuk melihat setiap gejala yang ada pada objek penelitian ( konteks sosial ), Mampu menggali sumber data dengan observasi partisipan dan wawancara mendalam secara triangulasi serta sumber sumber lain. Mampu menganalisi data secara induktif berkesinambungan mulai dari analisis deskriptif, domain, komponensial, dan tema kultural / budaya. Mampu menguji kredibilitas dependabilitas, konfirmabilitas, dan transferalita hasil penelitian. Mampu menghasilkan temuan pengetahuan, hipotesi atau ilmu baru. Mampu membuat laporan secara sitematis, jelas lengkap dan rinci

Paradigma Psikopatologi

Posted by Dek Rizky On November - 3 - 2010

Pendekatan biologis, psikologis, sosial.

BIOlogis

Teori struktural : Abnormalitas dalam struktur otak menyebabkan mental disorder

Teori biochemical : ketidak seimbangan neurotransmitter/hormon atau terganggunya reseptor pada neurotransmitter menyebabkan mental disorder.

Teori genetic : gangguan gen mengarahkan pada mental disorder

Teori psikodinamika : Semua tingkah laku, pikiran dan emosi yang normal atau abnormal sebagian besar di pengaruhi oleh proses proses ketidaksadaran. Dorongan dasar yang memotivasi perilaku manusia; dorongan sexual, dan dorongan agresif. Struktur kepribadian : ID, ego, super ego. Defense mechanisme : strategi merubah hasrat pikiran dan perasaan yang tidak di terima ke bentuk bentuk yang lebih sesuai dengan norma sosial. Neurotix paradox : jika defence mechanisme maladaptif inadequate maka akan menghasilkan perilaku patologis. Tahap perkembangan psikoseksual : tahap oral, anal, phallic, latency, genital. Penyebab abnormal :represi, fiksai, neurotik paradox. Intervensi : emotional insight melalui katarsis. Terapi : analisis mimpi

Link penting : 1 , 2 , 3

Soal UAS Kesehatan Mental

Posted by Dek Rizky On July - 18 - 2010
  1. Kesehatan jiwa adalah kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosi yang optimal diri seseorang dan perkembangan itu selaras dengan keadaan orang lain, merupakan pengertian kesehatan jiwa menurut …….
    1. a. UU No 3 1966
    2. UU No 4 1966
    3. UU No 3 1965
    4. UU No 4 1965
  2. Menurut model psikoanalisa, gangguan jiwa disebabkan karena tidak terselesaikannya konflik-konflik pada tahap perkembangan sebelumnya, penyimpangan perilaku pada masa dewasa dipengaruhi oleh perkembangan pada masa anak-anak perkmbangan kepribadian mempunyai beberapa fase yaitu, kecuali……
    1. Fase oral 0-1 tahun
    2. Fase anal 1-3 tahun
    3. c. Fase Genetalia 3-5 tahun
    4. Fase laten 5-12 tahun
  3. Ciri khas gangguan jiwa adalah sebagai berikut, kecuali……
    1. Klien tidak merasa dia sakit
    2. Klien curiga pada obat sebagai racun
    3. c. Klien mau minum obat
    4. Klien menyimpan obat untuk bunuh diri
  4. Ansietas adalah kekhawatiran yang tidak jelas dan menyebar berkaitan dengan perasaan yang tidak pasti dan tidak berdaya merupakan pendapat dari….
    1. a. Stuart (1995)
    2. David.A.Tomb. (1993)
    3. Laria (1998)
    4. As Hornby
  5. Terapiutik merupakan kata sifat yang dihubungkan dari pertumbuhan  dapat diartikan bahwa komunukasi terapiutik adalah komunikasi direncanakan secara sadar,tujuan dan kegiatanya difokuskan untuk penyembuhan klien ,merupakan pendapat dari….
    1. As Hornby
    2. Stuart
    3. David.A.Tomb
    4. Laria
  6. Hubungan terapiutik perawat klien berbeda dengan hubungan sosial sehari-hari. Dalam melakukan  komunikasi terapiutik ada 4 tahapan yang dilakukan yaitu sebagai berikut,kecuali…
    1. pra interaksi
    2. Orientasi
    3. c. Re Orientasi
    4. Tahap kerja
  7. Menetapkan iklim rasa saling percaya,merumuskan kontrak (memperkenalkan diri,penjelasan,tanggung jawab,harapan,tujuan)merupakan fase hubungan komunikasi antara perawat-klien pada fase….
    1. Pra interaksi
    2. b. Orientasi
    3. Re orientasi
    4. Tahap kerja
  8. Sifat hubungan terapiotik pada tujuan hubungan perawat denagn klien diantaranya sebagai berikut….
    1. a. Ketidak sadaran diri
    2. Identitas pribadi
    3. Kemampuan untuk membentuk suatu keintiman
    4. Meningkatkan fungsi dan kemampuan terhadap kebutuhan
  9. Kemauan dalam hidupan klien agar dapat merasakan pikiran dan perasaan tanpa kita terlarut didalamnya adalah menurut pengertian dari dimensi respon…..
    1. Keiklasan dan kesejatian
    2. Menghargai
    3. c. Impati
    4. Kongkrit

10.  Dimensi respon membawa klien pada tingkat pemikiran diri tinggi dilanjutkan dengan dimensi tindakan sebagai berikut,kecuali…. Read the rest of this entry »

Mungkin yang anda maksud ini :

Perkembangan kognitif

Posted by Dek Rizky On July - 13 - 2010

Kognisi adalah pengertian yang luas mengenai berpikir dan mengamati

dua kecenderungan individu hidup :

  • adaptasi ( asimilasi dan akomodasi )
  • organisasi -> mengintegrasikan proses proses menjadi sistem sistem yang koheren

Perkembangan kognitif menurut piaget

Klik disini

Lazarus mengemukakan teori tentang emosi yang menekankan pada appraisal atau penafsiran atau pengertian mengenai informasi yang datang dari beberapa sumber. Teori ini menyatakan bahwa emosi yang dialami itu merupakan hasil penafsiran atau evaluasi mengenai informasi yang datang dari situasi lingkungan dan dari dalam

Appraisal
dibedakan menjadi dua :

Primary appraisal :

  • bila sesuatu dirasa mengganggu maka akan ditaksir sebagai sesuatu yang tidak nyaman
  • jangka panjang atau pendek
  • akan ada respon yang stresfull atas apa yang terjadi
    ada 3 komponen :

    1. goal of relevance ( tujuan yang relevan )
    2. goal congruence ( tujuan yang cocok/sesuai/ harmonis /sebaliknya )
    3. type of ego involvement ( tipe ego yang muncul )

Secondary appraisal :

Coping options ( tindakan yang mencegah kerusakan atau yang menghasilkan manfaat atau kerusakan )

ada 3 komponen

  1. a blame or a credit ( menyalahkan atau menghargai )
  2. coping potential
  3. future expectations ( perubahan ke arah +- )

Ilmu Alam Dasar

Posted by Dek Rizky On April - 12 - 2010

tujuan pengajaran Ilmu Alamiah Dasar (Basic Natural Science) adalah : (Hari Purnama, 2003: 3 – 4)

1) Memperkenalkan konsep –konsep dasar dalam IPA.
2) Memberikan wawasan pengetahuan, pengertian dan apresiasi terhadap objek dan cara pemikiran serta cara – cara pendekatan alam IPA dan teknologi.
3) Memberikan bekal untuk memanfatkan bahan dan cara pemikiran, cara – cara pendekatan dan hasil – hasil dalam IPA dan teknologi.
4) Mengembangkan interaksi yang selaras dan displin ilmu aksakta dan non – eksakta.

Disamping tujuan yang telah dikemukakan, Ilmu Alamiah Dasar (Basic Natural Science) mempunyai fungsi antara lain : ([Hari Purnama, 2003: 4] atau [H. Abu Ahmad & A. Supatmo, 1998: vi])
1)Mengembangkan apresiasi IPA dan teknologi kepada mahasiswa non – eksakta.
2)Mendorong dan mengembangkan kemanfaatan Ilmu Alamiah Dasar (Basic Natural Science) pada perkembangan diri, ilmu dan profesi pada mahasiswa non – eksakta.

Tahapan pemikiran manusia

  • Mitos : pengetahuan yang tidak objektiv, melainkan subjektif. Pengetahuan yang mendasarkan pada kepercayaan, bersifat intuitif atau imajinatif
  • Penalaran : Berpikir rasionalistik memisahkan antara pengetahuan yang benar ( masuk akal ) dan pengetahuan atas dasar keyakinan rasio terbentuk tetapi blm ditemukan metode berfikir objektif
  • Berpikir Ilmiah, untuk menetapkan kebenaran harus mendasarkan pada pemikiran yang mendalam ( rasional ) dan pengamatan ( empiris )

Teori Alam semesta

  • Teori Ledakan dahsyat ( BIG BANG )
    Gepreges Lamaitre (  1930 ),  Alam semesta atau galaksi galaksi berasal dari suatu massa yang meledak dengan dahsyat yang bagian bagianya terlempar ke segala arah
  • Teori Ekspansi dan konstraksi
    Para ilmuwan menduga bahwa sebelum terbentuntuk nya alam semesta telah terjadi suatu siklus antara masa ekspansi dan masa konstraksi. Energi dari reaksi inti hydrogen dapat membangkitkan ekspansi alam sehingga terbentuklah galaksi galaksi dan bintang bintangnya dan unsur unsur lainnya. Pada masa kontraksi galaksi dan bintang bintang itu menciut dan meredup sambil memancarkan energi kalor yang sangat tinggi.
  • Teori Creatio Continua
    Fred Hoyle , Bendi dan Gold. Mereka berpendapat bahwa saat diciptakan alam semesta ini tidak ada. Alam semesta ini selamanya ada dan akan tetap ada, dengan kata lain, alam semesta tidak pernah bermula dan tidak pernah berakhir. Pada setiap saat ada partikel pertikel tersebut kemudian mengembun menjadi kabut kabut spiral dengan bintang bintang dan jasad jasad alam semesta. Karena partikel yang dilahirkan lebih besar dari pada yang lenyap, maka jumlah materi makin bertambah dan mengakibatkan pemuaian alam semesta. Pengembangan ini akan mencapai titik batas kritik pada 10milyar tahun lagi. Tetapi dalam waktu 10 milyar ini akan dihasilkan kabut kabut baru. Menurut teori ini 90% materi alam semesta adalah oksigen. Dari hydrogen ini akan membentuk helium dan zat lainnya.

Teori terbentuknya tata surya

  • Teori Nebular
    Teori terjadinya tata surya mulanya di kemukakan oleh Immanuel Kant ( 1755 ) seorang ahli filsafat bangsa jerman dan pierre simon lapace ( 1796 ) seorang ahli fisika bangsa perancis. Keduanya berpendapat bahwa tata surya berasal dari kabut, sehingga disebut teori kabut kant – laplace. Immanuel Kant : tata surya itu berasal dari gumpalan kabut gas panas yang berputar pada porosnya. Kemudian kabut tersebut menjjadi padat dan atas dasar prinsip tarik menarik dan tolak menolak dari bagian bagian kabut yang memadat itu dipusatnya membentuk inti menjadi matahari sedangkan bagian bagian lainnya bersatu lalu memisahkan diri dari yang lainnya dan menjadi lah planet. Dengan demikian planet planet itu terbentuk bersamaan dengan matahari. Laplace : tata surya berasal dari nebula / kabut gas pijar bercampur dengan debu yang berputar pada porosnya. Akibat percepatan rotasinya , kabut makin mengecil dan bentuknya menjadi seperti cakram ( pipih ). Karena percepatanya makin besar., maka keadaan kabut menjadi tidak stabil dan terlepas membentuk cincin gas, lalu memeadat. Dan berlangsung terus menerus sehingga membuat ketidakstabilan baru sehingga membentuk cincin gas yang baru dan memadat lagi. dst
  • Teori tidal
    James H Jeans dan harold jeffres ( 1919 ). Ratusan juta tahun lalu sebeuah bintang bergerak mendekati matahari dan kemudian menghilang. Pada waktu itu sebagian matahari terlepas dan tertarik. Dari bagian matahari yang terlepas ini lah kemudian terbetnuk planet planet
  • Teori Bintang kembar
    Matahari merupakan sepasang bintang kembar. Oleh suatu sebab salah satu bintang meledak, dan oleh gaya tarik grativitasi bintang yang satunya, pecahan tersebut teteap berasda disekitar dan beredar mengelilinginya
  • Teori GP Kuiper
    Pada tahbun 1950 GP Kuiper mengajukan teori berdasarkan keadaan yang ditemui di luar angkasa tata surya dan menyuarakan penyempurnaan atas teori teori yagn telah dikemukakan yang mengandaikan matahari serta semua planet planet berasal dari  gas purba yang berada di ruang angkasa. Pda saat ini terdapat banyak kabut gas dan diantaranya kabut terluihat dalam proses melahirkan bintang.