Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Perkembangan Psikologi ( Sejarah )

Posted by Dek Rizky On May - 5 - 2009

Perkembangan Psikologi ( Sejarah )

I. Psikologi Filosofis/Metafisis/Spekulatif -> fisuf yunani kuno socrates ( 469 – 399 SM ), Plato ( 427 – 347 SM ), dan aristoteles ( 384 – 322 SM ). Aktivitasnya bersifat renungan / spekulasi dan sulit dipertanggung jawabkan.

II. Psikologi Ilmiah –> Wilhelm Wundt ( 1879 ) di Leipzig, Jerman. Aktivitasnya bersifat empirik / positif objektif

Physical Science + Chemistry –> Biology Science –> Behavior Science –> Psikologi bagian dari Behavior Science

Materi Sejarah Psikologi

1. Biologi ( ilmu hayat )

  • Antropologi : Genetika, hereditas, ( Hk. Mendel ) –> IQ, bakat, sifat

2. Sosiologi

Ilmu kemasyarakatan ( kelompok ) karena individu adalah homo socius. Hal ini menjelaskan bentuk – bentuk pergaulan hidup ( psikologi sosial )

3. IPA

Read the rest of this entry »

Psikologi Perkembangan Kognisi dan Bahasa

Posted by Dek Rizky On April - 21 - 2009

Perkembangan Kogntif dan Bahasa Anak

A. Perkembangan Kognitif Anak

Menurut PIAGET perkembangan ini dibagi dalam 4 tahap:
1. Sensori Motor (usia 0-2 tahun)
Dalam tahap ini perkembangan panca indra sangat berpengaruh dalam diri anak.
Keinginan terbesarnya adalah keinginan untuk menyentuh/memegang, karena didorong oleh keinginan untuk mengetahui reaksi dari perbuatannya.
Dalam usia ini mereka belum mengerti akan motivasi dan senjata terbesarnya adalah ‘menangis’.
Menyampaikan cerita/berita Injil pada anak usia ini tidak dapat hanya sekedar dengan menggunakan gambar sebagai alat peraga, melainkan harus dengan sesuatu yang bergerak (panggung boneka akan sangat membantu). Read the rest of this entry »

Psikologi Perkembangan

Posted by Dek Rizky On April - 6 - 2009

Silabus Psikologi Perkembangan

  • Cakupan Psikologi Perkembangan
  • Perkembangan – Pertumbuhan
  • Hukum – Prinsip Perkembangan
  • Periodisasi Perkembangan
  • Masa kehamilan dan pengaruhnya
  • Perkembangan masa anak : Fisik, Psikomotorik, bahasa, emosi, sosial, moral, seks, minat, kepribadian, dan kognisi
  • Tugas Perkembangan anak
  • Hambatan perkembangan anak

Cakupan Psikologi Perkembangan

  • Mengulas perkembangan individu sejak konsepsi sampai dengan menjelang remaja
  • Obyeknya adalah perkembangan manusia sebagai individu
  • Rentang usia perkembangan yang dilihat sejak terjadinya konsepsi sampai lanjut usia
  • Tinjauannya pada perkembangan yang berlaku universal ( umum )
  • Pengenalan metode dalam penelitian psikologi perkembangan

Perkembangan ( development ) dan Pertumbuhan ( growth ) Read the rest of this entry »

Ciri ciri penelitian kualitatif

Posted by Dek Rizky On November - 5 - 2010

Situasi dalam situasi alamiah. Desain bersifat alamiah, yaitu peneliti tidak berusaha untuk memanipulasi setting penelitian, melainkan melakukan studi terhadap suatu fenomena dalam studi terhadap suatu fenomena dalam situsai dimana fenomena itu ada. Penelitian kualitatif memberikan penekanan pada dinamika dan proses.

Analisis induktif. Metode kualitatif secara khusus berorientasi pada eksplorasi,penemuan dan logika induktif ( mencoba memahami situasi tersebut menampilkan diri ). Analisis induktif dimuali dengan observasi khusu khusu yang akan memunculkan tema tema, kategori kategori, dan pola hubungan diantara kategori kategori tersebut.

Kontak personal langsung. Kegiatan lapangan merupakan aktivitas sentral dari sebagian besar penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif menekankan pentingnya kedekatan dengan orang orang dan situasi penelitan , agar peneliti memperoleh pemahaman jelas tentang realitas dan kondisi nyata kehidupan sehari hari.

Perspektif holistik . Peneliti yang menggunakan metodologi penelitian kualitatif berusaha untuk memahami fenomena dan situasi situasi sebagai satu kesatuan. Satu kesatuan yang sungguh sungguh ada di dalam artinya yang khusus, dan didalam kumpulan dari hunungan hubungan yang muncul serta relevan dengan konteks dimana dia ada. Peneliti kualitatif berusaha untuk memahami gestalt, totalitias dan unifying nature dari setting setting tertetntu. Pendekatan holistic berasumsi keseluruhan adalah lebih besar, dan jumlah bagian bagiannya.

Orientasi pada kasus unik. Penelitian kualitatif yang baik akan menampilkan kedalaman dan detil, karena fokusnya memang penyelidikan yang mendalam pada sejumlah kecil kasus, yang di pilih sesuai dengan tujuan khusus penelitian.

Persepektif dinamis. Penelitian kualitatif melihat gejala sosial sebagai suatu yang dinamis dan berkembanga, bukan sebagai suatu hal yang statis dan tak berubah dalam perkembangan kondisi dan waktu. Minat penelitian kualitatif adalah mendiskripsikan dan memahami proses dinamis yang terjadi berkenaan dengan gejala yang diteliti.

—————–

Pokok pokok pikiran pendekatan kualitatif : pendekatan kualtiatif berasumsi bahwa manusia adalah makhluk yang aktif yang mempunyai kebebasan kemauan , yang perilakunya hanya dapat dipahami dalam konteks budayanya dan yang perilakunya tidak didasarkan pada hukum sebab akibat. Peneltian dengan pendekatan kualitatif bertujuan untuk memahami objeknya , tidak untuk membuat generalisasi, melankan membuat ekstrapolasi. Metode pengumpulan data yang paling mewakili karakteristik pendekatan kualitatif adalah observasi partisipan dan indepth interview.

Data kualitatif : kriterita kualitas data kualitatif, pengmpulan dan pengukuran data,strategi analisis data.

Kriteria kualitas data kualitatif : deskripsi tentang berbagai situasi, kejadian, orang, interaksi, dan perilakunya ang diteliti secara detail. Kutipan langsung dari orang orang tentang pengalaman pengalaman mereka, perilaku, kepercayaan, dan pemikiran pemikirannya. Seluruh bagian dari dokumen, korespondensi records, dan case histories. Deskripsi terperinci , kutipan langsung, dan dokumentasi kasus, merupakan data mentah dari dunia empiris. Data di kumpulkan berdasarkan secara opend ended narative.

Data kualitatif : partisipasi dan observasi secara langsung merupakan cara terbaik untuk memahami kompleksitas berbagai situasi secara menyeluruh. Data kualitatif harus berupa penjabaran yang mampu membuat para pembacanya bisa memahami tentang apa yang telah terjadi, dan bagaimana hal itu terjadi.

Pengumpulan dan pengukuran data kualitatif : pengukuran kualitatif memungkinkan peneliti untk mencatat dan memahami orang dalam istilahnya secara pribadi. Data kualitatif bersifat mendalam, melalui ktipan langsung dan deskripsi yang teliti Depth dan detil nya dat abergantung pada sifat dan tujuan penelitian yang dilakukan

Strategi analisis data : peneliti mencoba mengartikan situasi tanpa menentukan ekspektasi terlebih dahulu di dalam setting penelitian. Memngkinkan dimensi dimensi yang penting untuk muncul dari analisa kasus yang diteliti, tanpa hip0tesis terlebih dahulu. Strategi penelitian kualitatif bersifat induktif.

Aplikasi metodologi kualitatif : Discover apa yang terjadi, verify apa yang telah ditemukan dengan cara : kembali ke dunia empiris yang diteliti, menguji sejauh mana analisa yang muncul cocok dengan fenomena , dan mampu menjelaskan apa yang sedang di observasi.

Paradigma Psikopatologi

Posted by Dek Rizky On November - 3 - 2010

Pendekatan biologis, psikologis, sosial.

BIOlogis

Teori struktural : Abnormalitas dalam struktur otak menyebabkan mental disorder

Teori biochemical : ketidak seimbangan neurotransmitter/hormon atau terganggunya reseptor pada neurotransmitter menyebabkan mental disorder.

Teori genetic : gangguan gen mengarahkan pada mental disorder

Teori psikodinamika : Semua tingkah laku, pikiran dan emosi yang normal atau abnormal sebagian besar di pengaruhi oleh proses proses ketidaksadaran. Dorongan dasar yang memotivasi perilaku manusia; dorongan sexual, dan dorongan agresif. Struktur kepribadian : ID, ego, super ego. Defense mechanisme : strategi merubah hasrat pikiran dan perasaan yang tidak di terima ke bentuk bentuk yang lebih sesuai dengan norma sosial. Neurotix paradox : jika defence mechanisme maladaptif inadequate maka akan menghasilkan perilaku patologis. Tahap perkembangan psikoseksual : tahap oral, anal, phallic, latency, genital. Penyebab abnormal :represi, fiksai, neurotik paradox. Intervensi : emotional insight melalui katarsis. Terapi : analisis mimpi

Link penting : 1 , 2 , 3