Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Perkembangan emosi kognisi dan sosial

Posted by Dek Rizky On July - 13 - 2010

Pengantar

  • Peran emosi tidak hanya sebagai dependent variable melainkan berperan juga sebagai independent variable
  • Sebagai dependent variable: bahwa emosi merupakan dampak dari peristiwa sebelumnya, misalnya pola asuh orang tua akan mempengaruhi perkembangan emosi seorang anak, penghargaan (appraisal) yang diberikan lingkungan akan berpengaruh terhadap emosi seseorang, hasil olah pikir seseorang (fungsi kognitif) akan berpengaruh terhadap emosinya.

Peran emosi sebagai independent variable
Dapat dilihat pada topik berikut ini:

  • Kontribusi emosi terhadap kesehatan somatik (somatic health)
  • Kontribusi emosi terhadap kehidupan subjektif (subjective well-being)
  • Kontribusi emosi terhadap fungsi sosial (social functioning)

Kontribusi emosi terhadap kesehatan somatik (somatic health)

  • Pengaruh langsung
  • Pengaruh tidak langsung

Pengaruh langsung emosi terhadap kesehatan somatik

  • Stressor akan menyebabkan kondisi ketidakseimbangan secara fisiologis. Ketidakseimbangan kondisi fisiologis akan menyebabkan meningkatnya ketidaksehatan. Ketidaksehatan yang meningkat akan mempengaruhi predisposisi konstitusional. Predisposisi konstitusional akan menimbulkan ketidaksehatan secara spesifik
  • Any stressor ? physiological disequilibrium ? increased illness susceptibility ? constitutional predisposition ? specific illness

Pengaruh tidak langsung emosi terhadap kesehatan somatik

  • Relasi seseorang dengan lingkungan akan menimbulkan penghargaan (appraisal). Penghargaan akan menumbuhkan emosi tertentu dan strategi koping. Strategi koping juga berperan terhadap munculnya emosi tertentu. Strategi koping yang dipilih oleh seseorang akan menimbulkan ketidaksehatan tertentu. Di sisi lain, emosi tertentu akan menimbulkan gangguan fisiologis yang mengarah pada ketidaksehatan tertentu.

Pengaruh tidak langsung emosi terhadap kesehatan somatik
Person-environment relationship ? appraisal
specific emotion ? specific pattern of physiological disturbances

Appraisal

  • copyng specific illnes
  • Kontribusi emosi terhadap kehidupan subjektif (subjective well-being)
  • Appraisal (penghargaan) akan mempengaruhi emosi akut maupun mood (suasana hati) yang pada akhirnya akan mempengaruhi kehidupan subjektif seseorangKehidupan subjektif akan terlihat pada kemampuan unjuk diri (self –presentation), strategi koping (coping strategy)

Kontribusi emosi terhadap fungsi sosial (social function)

  • Banyak penelitian dilakukan oleh Psikolog tentang hal itu, terutama mengenai sejauhmana peran emosi negatif (misalnya kecemasan dan stress) terhadap performansi seseorang.
  • Negative emotion (emosi negatif, misal: kecemasan dan stres) akan berdampak pada strategi koping yang digunakan oleh seseorang. Strategi koping yang digunakan sering disebut dengan self-handicapping strategies.
  • Positive emotion (emosi positif, misalnya rasa cinta atau kasih sayang, bahagia) akan menimbulkan sikap prososial dan performansi positif.

MASA DEWASA LANJUT

Posted by Dek Rizky On January - 7 - 2010

MASA LANJUT USIA (SENESCENCE)

  • Merupakan periode penutup dalam rentang hidup seseorang.
  • Merupakan periode ketika sso telah “jauh” meninggalkan periode yg lebih menyenangkan dan penuh manfaat.
  • Merupakan periode kemunduran (fisik dan mental).
  • Merupakan kelompok minoritas.

TUGAS PERKEMBANGAN MASA LANSIA

  • Menyesuaikan diri dengan menurunnya kekuatan fisik dan kesehatan.
  • Menyesuaikan diri dengan masa pensiun dan berkurangnya income keluarga.
  • Menyesuaikan diri dengan kematian pasangan hidup.
  • Membentuk hubungan dengan orang-orang yang seusia.
  • Menyesuaikan diri dg peran sosial sec luwes

BEBERAPA PANDANGAN TTG LANSIA MENURUT ROGERS:
1. Model kronologis
2. Model pandangan hukum/yuridis
3. Model Biologis
4. Model pendekatan sosio kultural
5. Model Perkemb life-span perspective

Model kronologis

  • Model pendekatan yang banyak dipakai masyarakat umum untuk menentukan kelansiaan seseorang.
  • Menggunakan usia kalender sebagai dasar dalam menentukan kelansiaan sso.
  • Orang dengan usia yang sama belum tentu mengalami proses ketuaan (aging process) yang juga sama

Model pandangan hukum/yuridis

  • Secara umum penentuan ketuaan sso berdasar dari usia kalender.
  • Dewasa lanjut secara hukum tidak selalu diikuti dengan dewasa lanjut dari sudut pandang ybs.
  • Secara yuridis individu telah memiliki hak dan kewajiban sebagai lansia.

Model Biologis

  • Menentukan ketuaan seseorang berdasar pada perubahan fisiknya (perubahan fungsi dan struktur sel, juga organ-organ tubuh yang berkaitan dengan menopause, klimakterium, dsb).
  • Berdasar pada berkerutnya kulit tubuh individu

Model pendekatan sosio kultural

  • Berdasar pada pandangan masyarakat.
  • Berdasar pada kedudukan/peran sosial yang diberikan masyarakat kepada individu, sudah tergolong lansia atau belum (masing-masing komunitas memiliki standar sendiri). Read the rest of this entry »

TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN DEWASA MADYA

Posted by Dek Rizky On January - 6 - 2010

Penyesuaian diri terhadap perubahan fisik

  • mrpk penyesuaian yg cukup sulit, krn baik indiv. Laki-laki mau pun perempuan hrs mengubah penampilan.
  • Individu hrs menyadari bahwa kondisi fisiknya tidak lagi sekuat masa lalu, bahkan ada beberapa organ tubuh yg sdh mulai “aus”.
  • Individu hrs menyadari bahwa daya tarik seksual, dorongan seks, dan kemampuan berreproduksi sdh smkn berkurang, bahkan pada sebagian besar perempuan kemampuan reproduksinya telah berakhir.

Penyesuaian diri terhadap perubahan minat Read the rest of this entry »

MASA REMAJA

Posted by Dek Rizky On June - 29 - 2009

PENGERTIAN REMAJA
Adolescence berasal dari “adolescere” yang berarti “tumbuh” atau “tumbuh menjadi dewasa”
Adolescence memiliki arti lebih luas (dibanding pubertas), yaitu mencakup kematangan mental, emosional, sosial, dan fisik.

CIRI-CIRI MASA REMAJA

  • Merupakan periode transisi/peralihan
  • Merupakan periode perubahan, misalnya: perubahan kepekaan emosi, bentuk tubuh, peran, minat, dan nilai.
  • Merupakan masa mencari jati diri/identitas diri.
  • Merupakan masa yang tidak realistik, karena mereka memandang sesuatu dari “kacamata”-nya sendiri, yang kadang jauh dari realita

TUGAS PERKEMBANGAN MASA REMAJA Read the rest of this entry »

jenis hambatan perkembangan

Posted by Dek Rizky On June - 29 - 2009

Jenis hambatan perkembangan

  • Hambatan emosional ( emotional problems )
  • Hambatan intelektual ( Intelectual problems )
  • Hambatan sosial ( social problems )
  • Hambatan perilaku ( behavior problems )

Hambatan emosional : suatu hambatan perilaku yang disebabkan oleh kondisi emosi yang tidak menyenangkan, karena emosi anak tidak berkembanng secara adekuat sesuai usia kronologisnya. Dengan kata lain semua bentuk manifes perilaku anak, yang disebabkan oleh adanya masalah pada emosinya. Read the rest of this entry »