Kuliah Dek Rizky Psikologi

Ilmu pengetahuan tentang psikologi

Search Results

Perkembangan Emosi, Kognisi dan Sosial

Posted by Dek Rizky On April - 6 - 2010

By
Wiwien Dinar Pratisti
Fakultas Psikologi
Universitas Muhammadiyah Surakarta

pengantar

  • Why introduce into science an unneeded term, such as emotion, when there are already scientific terms for everything we have to describe?
  • I predict: the “will” has virtually passed out of our scientific psychology today; the emotion is bound to do the same.
  • In 1950 American Psychologist will smile at both these terms as curiosities of the past (pendapat yang kontra dengan pembahasan tentang emosi)
  • The emotions have always been of central concern to men.
  • In every endeavor, in every major human enterprise, the emotion are somehow involved.
  • Almost every great philosopher from Aristotle to Spinoza, from Kant to Dewey, from Bergson to Russell has been concerned with the nature of emotion and has speculated and theorized about its origins, expressions, effects, its place in the economy oh human life.
  • Theologians have recognized the significance of certain emotions in connection with religious experience and have made the training of emotions a central, if implicit, part of religious training.
  • Writers, artists, and musicians have always attempted to appeal to the emotions, to affects and move the audience through symbolic communication.
  • And the development in the last half century of psychoanalysis, clinical psychology, and psychosomatic medicine has brought the role of emotion in health and disease sharply to our attention (pendapat yang mendukung pentingnya mempelajari emosi) Read the rest of this entry »

Teori perkembangan anak

Posted by Dek Rizky On June - 29 - 2009

Teori dalam perkembangan anak

  1. Psikoanalisis ( Freud ):
    • kepribadian terdiri dari 3 struktur yaitu id, ego dan super ego
    • kebanyakan pemikiran anak anak bersifat tidak disadari
    • tuntutan struktur kepribadian yang saling berhubungan menyebabkan kecemasan
    • mekanisme pertahanan, khusunya represi, melindungi ego dan mengurangi kecemasan.
    • Masalah berkembang karena pengalaman masa anak anak
    • individu melalui 5 tahap perkembangan psikoseksual, yaitu oral anal phallic latency dan genital
    • Selama masa phalic, oedipus complex merupakan sumber utama konflik
  2. Psikososial (Erikson ) :
    menekankan pada 8 tahap perkembangan psikososial, yaitu : Read the rest of this entry »

perkembangan psiko – fisik siswa

Posted by Dek Rizky On June - 27 - 2009

Perkembangan psiko -fisik siswa

Pengertian

Pertumbuhan (growth ) : perubahan kuantitatif yang mengacu pada jumlah, ukuran dan luas yang bersifat konkrit

Perkembangan ( Development ) : Perbuhan kualitatif mengacu pada mutu fungsi organ jasmaniah. Bukan organ – organ jasmaniahnya itu sendiri.

Aliran Perkembangan : Read the rest of this entry »

Psikologi Perkembangan

Posted by Dek Rizky On April - 6 - 2009

Silabus Psikologi Perkembangan

  • Cakupan Psikologi Perkembangan
  • Perkembangan – Pertumbuhan
  • Hukum – Prinsip Perkembangan
  • Periodisasi Perkembangan
  • Masa kehamilan dan pengaruhnya
  • Perkembangan masa anak : Fisik, Psikomotorik, bahasa, emosi, sosial, moral, seks, minat, kepribadian, dan kognisi
  • Tugas Perkembangan anak
  • Hambatan perkembangan anak

Cakupan Psikologi Perkembangan

  • Mengulas perkembangan individu sejak konsepsi sampai dengan menjelang remaja
  • Obyeknya adalah perkembangan manusia sebagai individu
  • Rentang usia perkembangan yang dilihat sejak terjadinya konsepsi sampai lanjut usia
  • Tinjauannya pada perkembangan yang berlaku universal ( umum )
  • Pengenalan metode dalam penelitian psikologi perkembangan

Perkembangan ( development ) dan Pertumbuhan ( growth ) Read the rest of this entry »

Ciri ciri penelitian kualitatif

Posted by Dek Rizky On November - 5 - 2010

Situasi dalam situasi alamiah. Desain bersifat alamiah, yaitu peneliti tidak berusaha untuk memanipulasi setting penelitian, melainkan melakukan studi terhadap suatu fenomena dalam studi terhadap suatu fenomena dalam situsai dimana fenomena itu ada. Penelitian kualitatif memberikan penekanan pada dinamika dan proses.

Analisis induktif. Metode kualitatif secara khusus berorientasi pada eksplorasi,penemuan dan logika induktif ( mencoba memahami situasi tersebut menampilkan diri ). Analisis induktif dimuali dengan observasi khusu khusu yang akan memunculkan tema tema, kategori kategori, dan pola hubungan diantara kategori kategori tersebut.

Kontak personal langsung. Kegiatan lapangan merupakan aktivitas sentral dari sebagian besar penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif menekankan pentingnya kedekatan dengan orang orang dan situasi penelitan , agar peneliti memperoleh pemahaman jelas tentang realitas dan kondisi nyata kehidupan sehari hari.

Perspektif holistik . Peneliti yang menggunakan metodologi penelitian kualitatif berusaha untuk memahami fenomena dan situasi situasi sebagai satu kesatuan. Satu kesatuan yang sungguh sungguh ada di dalam artinya yang khusus, dan didalam kumpulan dari hunungan hubungan yang muncul serta relevan dengan konteks dimana dia ada. Peneliti kualitatif berusaha untuk memahami gestalt, totalitias dan unifying nature dari setting setting tertetntu. Pendekatan holistic berasumsi keseluruhan adalah lebih besar, dan jumlah bagian bagiannya.

Orientasi pada kasus unik. Penelitian kualitatif yang baik akan menampilkan kedalaman dan detil, karena fokusnya memang penyelidikan yang mendalam pada sejumlah kecil kasus, yang di pilih sesuai dengan tujuan khusus penelitian.

Persepektif dinamis. Penelitian kualitatif melihat gejala sosial sebagai suatu yang dinamis dan berkembanga, bukan sebagai suatu hal yang statis dan tak berubah dalam perkembangan kondisi dan waktu. Minat penelitian kualitatif adalah mendiskripsikan dan memahami proses dinamis yang terjadi berkenaan dengan gejala yang diteliti.

—————–

Pokok pokok pikiran pendekatan kualitatif : pendekatan kualtiatif berasumsi bahwa manusia adalah makhluk yang aktif yang mempunyai kebebasan kemauan , yang perilakunya hanya dapat dipahami dalam konteks budayanya dan yang perilakunya tidak didasarkan pada hukum sebab akibat. Peneltian dengan pendekatan kualitatif bertujuan untuk memahami objeknya , tidak untuk membuat generalisasi, melankan membuat ekstrapolasi. Metode pengumpulan data yang paling mewakili karakteristik pendekatan kualitatif adalah observasi partisipan dan indepth interview.

Data kualitatif : kriterita kualitas data kualitatif, pengmpulan dan pengukuran data,strategi analisis data.

Kriteria kualitas data kualitatif : deskripsi tentang berbagai situasi, kejadian, orang, interaksi, dan perilakunya ang diteliti secara detail. Kutipan langsung dari orang orang tentang pengalaman pengalaman mereka, perilaku, kepercayaan, dan pemikiran pemikirannya. Seluruh bagian dari dokumen, korespondensi records, dan case histories. Deskripsi terperinci , kutipan langsung, dan dokumentasi kasus, merupakan data mentah dari dunia empiris. Data di kumpulkan berdasarkan secara opend ended narative.

Data kualitatif : partisipasi dan observasi secara langsung merupakan cara terbaik untuk memahami kompleksitas berbagai situasi secara menyeluruh. Data kualitatif harus berupa penjabaran yang mampu membuat para pembacanya bisa memahami tentang apa yang telah terjadi, dan bagaimana hal itu terjadi.

Pengumpulan dan pengukuran data kualitatif : pengukuran kualitatif memungkinkan peneliti untk mencatat dan memahami orang dalam istilahnya secara pribadi. Data kualitatif bersifat mendalam, melalui ktipan langsung dan deskripsi yang teliti Depth dan detil nya dat abergantung pada sifat dan tujuan penelitian yang dilakukan

Strategi analisis data : peneliti mencoba mengartikan situasi tanpa menentukan ekspektasi terlebih dahulu di dalam setting penelitian. Memngkinkan dimensi dimensi yang penting untuk muncul dari analisa kasus yang diteliti, tanpa hip0tesis terlebih dahulu. Strategi penelitian kualitatif bersifat induktif.

Aplikasi metodologi kualitatif : Discover apa yang terjadi, verify apa yang telah ditemukan dengan cara : kembali ke dunia empiris yang diteliti, menguji sejauh mana analisa yang muncul cocok dengan fenomena , dan mampu menjelaskan apa yang sedang di observasi.